📖 Yeremia Pasal 24, Dua keranjang buah ara menggambarkan perbedaan nasib umat Yehuda, sekaligus janji pemulihan bagi mereka yang dibawa ke pembuangan.
📖 Yeremia Pasal 25, Yeremia memperingatkan Yehuda dan bangsa-bangsa tentang hukuman akibat ketidaktaatan, sekaligus menubuatkan masa pembuangan selama tujuh puluh tahun.

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yeremia Pasal 24
Allah tetap bekerja bahkan di tengah pembuangan dan kesulitan. Ia berjanji memulihkan umat-Nya serta memberikan hati yang mengenal Dia. Kita belajar bahwa keadaan sulit tidak selalu berarti ditinggalkan Allah. Tetaplah berharap kepada-Nya dan bersedia mengalami pembaruan hati. “Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku ini akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepada-Ku dengan segenap hatinya.” — Yeremia 24:7
🟦 Yeremia Pasal 25
Allah berulang kali mengingatkan umat-Nya untuk bertobat, tetapi mereka menolak mendengarkan. Ketidaktaatan membawa konsekuensi, dan penghakiman Allah juga menjangkau bangsa-bangsa lain. Kita diajak untuk peka terhadap firman Tuhan, meninggalkan jalan yang salah, dan hidup dalam ketaatan. “Sejak dari tahun yang ketiga belas pemerintahan Yosia bin Amon, raja Yehuda, sampai hari ini, jadi sudah dua puluh tiga tahun lamanya, firman TUHAN datang kepadaku dan terus-menerus aku mengucapkannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya.” — Yeremia 25:3
Kita belajar bahwa keadaan sulit tidak selalu berarti ditinggalkan Allah. Kita diajak untuk peka terhadap firman Tuhan, meninggalkan jalan yang salah, dan hidup dalam ketaatan. Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini.