1 Korintus 12 – Karunia Roh Kudus untuk Membangun Tubuh Kristus
Paulus menjelaskan bahwa ada berbagai karunia Roh Kudus, tetapi semuanya berasal dari Roh yang sama untuk kepentingan bersama. Gereja digambarkan sebagai satu tubuh dengan banyak anggota; setiap anggota memiliki fungsi yang unik dan penting. Tidak ada bagian yang boleh merasa lebih rendah atau lebih tinggi dari yang lain, karena semuanya saling membutuhkan.
Kesimpulan:
Setiap orang percaya menerima karunia untuk melayani. Semua karunia berbeda-beda tetapi harus digunakan untuk membangun tubuh Kristus, bukan untuk kesombongan pribadi.
1 Korintus 13 – Jalan yang Lebih Utama: Kasih
Paulus menunjukkan bahwa sekalipun seseorang memiliki karunia rohani yang luar biasa, tanpa kasih semuanya sia-sia. Kasih itu sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak sombong, dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Karunia-karunia lain akan berhenti, tetapi kasih tidak pernah berkesudahan. Kasih adalah yang terbesar di antara iman, pengharapan, dan kasih.
Kesimpulan:
Kasih adalah dasar dari semua karunia dan pelayanan. Tanpa kasih, segala sesuatu menjadi hampa. Jalan yang lebih utama dalam hidup Kristen adalah hidup dalam kasih Kristus kepada Allah dan sesama.

1 Korintus 12–13 mengingatkan kita bahwa setiap karunia adalah untuk membangun jemaat dan harus diiringi dengan kasih. Kasih adalah inti dari kehidupan rohani dan menjadi ukuran sejati dalam pelayanan.
“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.” (1 Korintus 13:13)