π Wahyu 19 β Pesta Kawin Anak Domba dan Kristus sebagai Raja
Di surga terdengar sorak-sorai besar memuliakan Allah karena penghakiman-Nya atas Babel yang jahat. Yohanes melihat pesta kawin Anak Domba, di mana umat kudus digambarkan sebagai mempelai perempuan yang sudah dipersiapkan dengan jubah putih bersih. Lalu Kristus digambarkan sebagai Penunggang Kuda Putih yang datang dengan kuasa, mengalahkan binatang, nabi palsu, dan pasukan mereka.
Kesimpulan:
Kristus adalah Raja yang berkuasa, dan umat-Nya dipanggil untuk setia sebagai mempelai yang siap menyambut-Nya.

π Wahyu 20 β Kerajaan Seribu Tahun dan Penghakiman Terakhir
Iblis diikat selama seribu tahun sementara orang-orang kudus memerintah bersama Kristus. Setelah itu, Iblis dilepaskan sebentar, menyesatkan bangsa-bangsa, lalu dikalahkan dan dilemparkan ke dalam lautan api. Yohanes melihat takhta putih besar, di mana semua orang dihakimi menurut perbuatannya, dan siapa yang tidak tertulis dalam Kitab Kehidupan dilemparkan ke dalam lautan api.
Kesimpulan:
Kristus memerintah atas segala sesuatu, Iblis dikalahkan, dan setiap orang akan menghadapi penghakiman Allah. Keselamatan hanya dimiliki mereka yang namanya tertulis dalam Kitab Kehidupan.
Wahyu 19β20 Kristus adalah Raja yang menang dan akan mengadakan pesta kawin Anak Domba bersama umat-Nya. Pada akhirnya, Iblis dihukum untuk selamanya dan semua manusia dihakimi, sehingga keselamatan hanya ada dalam Kristus.
βSebab hal itu adalah benar: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.β (Wahyu 19:9)