
Renungan Harian Anak, Senin 10 Januari 2021
Matius 25 :14-30
Hallooo, shalom adik-adik Elohim Kids… Pasti adik-adik ditahun yang baru ini adik-adik semakin semangat untuk menjadi lebih baik lagi. Sudah semangat untuk merenungakan Firman Tuhan bukan? Ayo kita mulai ….
Hari ini kita belajar untuk menjadi anak yang setia dan Bertanggung jawab, dan kakak mau menceritakan perumpamaan dalam Matius 25:14-30 yang tentang Talenta
Perumpamaan ini menceritakan tentang seorang tuan yang mempercayakan miliknya kepada para hambanya. Masing-masing hambanya menerima beberapa keping uang dalam talenta sesuai dengan kesanggupannya. Apa yang dilakukan seorang tuan kepada para hambanya dengan memberikan uang yang berbeda-beda, bukan karena ia tidak sanggup memberikan seluruh hambanya jumlah yang sama. Bukan pula karena ia lebih mengasihi hambanya yang satu daripada yang lain, melainkan karena ia tahu benar kemampuan/kesanggupan masing-masing hambanya.
Lama setelah itu dia datang dan meminta pertanggungjawaban dari para hambanya. Ada yang semangat, ada yang diam saja. Sekalipun mendapatkan jumlah uang yang berbeda, dua orang yang dapat lima dan dua merasa sangat senang. Tidak hanya senang, mereka juga menghargai setiap pemberian yang diterima, yaitu dengan menjaganya dan mengembangkannya, sehingga talenta yang mereka terima bertambah. Wah…senang sekali si tuan yang memberi uang itu, ternyata hambanya bisa menghargainya dengan baik, sehingga mereka mendapat pujian, “Hambaku yang baik dan setia.” Berbeda dengan hambanya yang ketiga, ia hanya mengubur uangnya yang satu keping itu. Hamba yang ketiga ini tidak menghargai hal-hal yang kecil. Pikirnya, ”Ah cuma 1 keping, buat apaan ini ngga berguna, ah malas ah, biarin aja.” Akhirnya tuannya kecewa dan marah.
Adik-adik, Tuhan memberikan kepada kita banyak hal, kepintaran, kemampuan, akal budi, dan lain-lain. Tuhan sudah memberikannya kepada kita semua, sekarang kita patut bersyukur dan menjaga dengan baik. Sekalipun sedikit, tetapi itu berharga. contohlah hamba yang pertama dan kedua, yang bergembira untuk setiap pemberian Tuhan. Jangan seperti hamba yang ketiga, malas dan tidak menghargai pemberian Tuhan, membuat Tuhan kecewa.
Talenta itu bisa berarti bermacam-macam, bakat, keahlian, kepandaian pokoknya segala sesuatu yang bisa kita kerjakan untuk melakukan kebaikan dan memuliakan nama Tuhan. Firman Tuhan mengingatkan kita untuk mengembangkan talenta dari Tuhan dengan cara berlatih dan menggunakannya untuk kemuliaan nama Tuhan.
Kita percaya bahwa Tuhan menciptakan setiap orang secara unik, tidak ada yang sama, dan kepada setiap orang telah diberikan kemampuan/potensi yang berbeda-beda. Ayo belajar menghargai setiap pemberian Tuhan, baik itu yang besar/banyak ataupun kecil/sedikit, dengan mengembangkannya. Kita juga harus ingat bahwa Mengembangkan talenta membutuhkan proses, jangan menyerah dan terus kembangkan. Kerjakanlah setiap hari walaupun itu sederhana. Yang penting juga semua talenta yang kita kembangkan bertujuan untuk menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan nama Tuhan
Ayat Hafalan
Matius 25: 23b, ” engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.”
Komitmenku hari ini
Aku mau belajar untuk setia dan bertanggung jawab dalam semua tugas yang diberikan kepadaku, walaupun itu kecil dan sederhana aku mau mengerjakan yang terbaik
SF090122 – SP