
Bacaan: KEJADIAN 9:1-17
Selamat pagi adik-adik semua. Bagaimana kabarnya hari ini. Yuk sama-sama kita belajar Firman Tuhan pada hari ini. Jangan lupa dibaca yah ayat renungannya hari ini, berdoa minta Roh Kudus memberikan pengetahuan untuk membantu kita memahami Firman Tuhan pada hari ini.
Adik-adik Semua pasti tau yang namanya pelangi kan? Warna-warna yang muncul setelah hujan itu. Kakak mau bahas sedikit dengan si MeJiKuHiBiNiU ini. Pelangi merupakan fenomena alam yang ajaib karena sesungguhnya pelangi hanya sebuah ilusi optik pada air dan cahaya yang terbentuk karena cahaya. Cahaya tersebut kemudian menghasilkan beragam warna spektrum. Ketika cahaya tersebut melewati air, maka akan dibiaskan menjadi warna-warna komponen yang kemudian membentuk pelangi. Sebenarnya, pelangi bisa muncul kapan saja dan dimana saja. Asalkan, ada tetesan air di udara dan sinar matahari bersinar dari belakangnya dengan sudut rendah.
Nah bagaimana dengan pelangi di Alkitab? Apa pelangi juga ada dalam kisah-kisah di Alkitab? Jawabannya tentu lah ada. Pelangi dipakai sebagai lambang perjanjian lho adik-adik. Yuk kita belajar bersama dari pembacaan renungan kita hari ini.
Perjanjian yang ada di dalam Alkitab biasanya melibatkan tiga hal: pihak-pihak yang berjanji, isi perjanjian, dan syarat-syarat perjanjian. Isi perjanjian biasanya menyangkut tentang apa yang harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Syarat perjanjian adalah sanksi yang diberlakukan kalau seandainya salah satu pihak tidak setia kepada isi perjanjian yang dibuat. Dalam perjanjian antara Allah dan manusia, tentu saja Allah tidak mungkin tidak setia karena Ia selalu menggenapi janji-Nya kepada umat-Nya.
Dalam Kejadian pasal 9 ada perjanjian antara Allah dan Nuh, Allah memerintahkan Nuh dan keturunannya untuk beranakcucu, memenuhi bumi, serta menguasainya. Perintah ini sama seperti perintah yang Tuhan telah berikan sebelumnya kepada Adam. Selain perintah tersebut, Tuhan menyatakan pemeliharaan-Nya dengan mengizinkan Nuh untuk tidak membatasi jenis makanannya hanya dengan tumbuh-tumbuhan saja seperti sebelumnya. Namun ada perintah lain lagi yang Tuhan berikan kepada Nuh dan keturunannya untuk saling menghargai kehidupan manusia.

Setelah menyatakan apa yang akan dilakukan Nuh dan keturunannya, Tuhan menyatakan apa yang akan Dia lakukan. Tuhan berjanji untuk tidak lagi memusnahkan penghuni bumi dengan air bah. Dan sebagai tanda yang mengingatkan Dia kelak, Tuhan akan memperlihatkan busur-Nya bila awan menunjukkan tanda akan hujan. Busur itulah yang kita sebut sebagai Pelangi, tanda perjanjian antara Allah dan manusia.
Penampakan pelangi tak hanya mengingatkan kita bahwa Tuhan telah menyelamatkan kita. Kita sebagai orang yang telah diselamatkan seharusnya membawa kabar baik tersebut kepada orang lain agar mereka juga ikut mengalami kasih dan kebaikan Tuhan. Kiranya melalui kebaikan dan kemurahan hati kita, dapat menjadi jalan bagi orang-orang untuk melihat dan menikmati janji keselamatan dari Tuhan yang indah seperti pelangi
Ayat hafalan
Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi.” (Kejadian 9:16)
Komitmenku hari ini
Jadilah berkat bagi orang lain supaya mereka kenal kepada kasih Tuhan Yesus Kristus dan menikmati Pelangi kebaikkanNya yang menyelamatklan kehidupan kita
MEK – KCP