Renungan harian Anak, Senin 24 Mei 2025
Shalom, Adik-Adik Elohim Kids! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat, penuh sukacita, dan siap untuk mendengarkan firman Tuhan! Sebelum kita memulai aktivitas hari ini, mari kita bersama-sama merenungkan firman Tuhan yang berjudul “Berani Karena Percaya.”
Adik-adik, dalam kelas sekolah minggu, kak Lisa membawa kotak bertuliskan Dunkin donat bertanya kepada anak-anak “siapa yang berani menebak isi dari kotak yang Kakak pegang ini? Tapi ada satu syarat! Adik-adik hanya boleh melihat dari luar saja, tanpa membuka tutupnya. Nah, siapa yang yakin bahwa isi dalam kotak ini adalah makanan? Kenapa bisa yakin?… kemudian beberapa anak angkat tangan dan berkata “Itu donat” dan benar memang isinya adalah donat. Kemudian kak Lisa membagikan kepada murid-murid yang ada. Tentu saja, karena anak-anak mengenali kemasannya, pernah melihat atau mencobanya sebelumnya. Jadi, ada kebenaran yang bisa kita dilihat, sehingga mereka bisa mengatakan dengan penuh keyakinan bahwa isinya adalah donat.

Hal yang sama terjadi dengan Rasul Paulus dan Barnabas ketika mereka mengajar tentang Injil Tuhan. Mereka tidak ragu-ragu menceritakan Injil karena mereka yakin dan percaya bahwa Injil adalah kebenaran yang menyelamatkan. Dalam Kisah Para Rasul 14:1-17, Paulus dan Barnabas pergi ke Ikonium untuk memberitakan Injil. Banyak orang yang percaya kepada Tuhan, tetapi ada juga yang tidak senang dan mencoba menghasut orang-orang untuk menolak mereka. Bahkan, mereka ingin menyakiti Paulus dan Barnabas! Ketika mereka tahu ada bahaya, akhirnya mereka meninggalkan kota itu dan pergi ke kota lain untuk tetap melanjutkan pelayanan mereka. Tapi apakah mereka takut dan berhenti memberitakan Injil? Tentu tidak! Mereka tetap memberitakan firman Tuhan dengan penuh keberanian, karena mereka percaya bahwa Tuhan menyertai mereka.

Saat tiba di Listra, Paulus bertemu dengan seorang pria yang lumpuh sejak lahir. Dengan penuh keyakinan, Paulus berkata kepadanya, “Berdirilah tegak di atas kakimu!” Seketika itu juga, orang lumpuh itu sembuh dan bisa berjalan! Melihat kejadian luar biasa ini, orang-orang di kota itu mengira Paulus dan Barnabas adalah dewa dan mulai menyembah mereka. Tapi apa yang dilakukan Paulus dan Barnabas? Apakah mereka senang dipuja-puja? TIDAK! Mereka justru menolak dihormati, karena mereka tahu bahwa hanya Tuhan yang layak dipuji dan disembah. Paulus dan Barnabas tetap berani berkata benar, meskipun mereka tahu risikonya. Dan benar saja, setelah itu orang-orang yang iri kepada Paulus membujuk orang banyak untuk melempari Paulus dengan batu! Paulus sampai luka parah, tetapi Tuhan tidak meninggalkannya. Paulus tetap selamat dan bisa melanjutkan perjalanan untuk memberitakan Injil ke kota lain.
Dari kisah Paulus dan Barnabas, kita belajar bahwa keberanian sejati datang dari iman kepada Tuhan. Jika kita percaya kepada Tuhan, kita tidak akan takut menghadapi kesulitan, ejekan, atau tantangan. Adik-adik, apakah pernah ada teman yang mengejek atau menertawakan karena kalian pergi ke gereja atau membaca Alkitab? Jangan takut! Tuhan Yesus selalu bersama kita, seperti Dia menyertai Paulus dan Barnabas.
Mari kita menjadi anak-anak Tuhan yang berani hidup dalam kebenaran!
Ayat Hafalan:
“Sebab Allah tidak memberikan kepada kita roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.” (2 Timotius 1:7)
Komitmenku Hari Ini
Aku mau belajar percaya dan mengandalkan Tuhan dalam setiap keadaann hidup dalam kebenaran dan berani melakukan yang benar, meskipun menghadapi tantangan
“Jangan takut untuk hidup dalam kebenaran! Tuhan menyertai dan memberi kita keberanian!”
Tuhan Yesus memberkati, adik-adik! 🙏😊
Elkids 230325 – SP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan