Elohim Ministry umum Bersabar dalam Kesesakan

Bersabar dalam Kesesakan



Nats : Roma 12:12, “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa

Syalom bapak ibu saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . . .

Beberapa teman memberi kami sebuah tembikar Raku. “Setiap tembikar dibentuk dengan tangan,” menurut keterangan labelnya, “suatu proses yang memungkinkan jiwa pekerja seni berbicara melalui pekerjaan yang diselesaikan dengan ketepatan khusus.” Setelah tanah liat dibentuk oleh penjura, tembikar itu dibakar dalam tungku api. Kemudian, saat masih merah karena terbakar, tembikar itu dibenamkan dalam tumpukan serbuk gergaji, dan dibiarkan di sana sampai jadi. Hasilnya adalah produk yang unik ”tidak ada duanya,” label itu menegaskan.

Begitu juga dengan kita. Kita memiliki bukti cetakan tangan Sang Penjura. Dia juga telah berbicara melalui karya-Nya“dengan ketepatan dan keintiman khusus”. Kita masing-masing dibentuk dengan cara khusus untuk pekerjaan khusus: “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya, Dia mau, supaya kita hidup di dalamnya” (Efesus 2:10).

Namun, meskipun kita diciptakan untuk melakukan pekerjaan baik, kita belum sempurna. Kita harus mengalami tungku api penderitaan. Sakit hati, patah semangat, penuaan tubuh adalah prosesproses yang digunakan Allah untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah dimulai- Nya.

Karena itulah sebagai anak-anak Tuhan kita harus memiliki Firman Tuhan yang menjadi dasar yang kokoh dalam kehidupan kita. Rasul Paulus memberikan nasehat  untuk tetap bersukacita dalam pengharapan, dengan alasan:

Dengan memiliki pengharapan kita akan tetap optimis menjalani kehidupan ini.

Pengharapan kita bukan kepada apa yang tidak pasti, tetapi kepada Firman dan Janji Tuhan yang pasti digenapi. Milikilah pengharapan didalam Tuhan yang akan melahirkan optimisme yaitu semangat karena percaya. “Kebangkrutan terburuk dalam kehidupan ini ketika kita kehilangan pengharapan” Oprah Winfrey mengatakan hidup harus optimis. ” jika anda ingin menyelesaikan tujuan anda, anda perlu memulai dengan semangat”

Pengharapan menjadikan hidup penuh damai.

Roma 15 :13, Semoga Allah sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.

Janganlah kita sampai kehilangan pengharapan, karena dengan pengharapan kita memiliki masa depan, dengan pengharapan ada kepastian. Dan yang penting adalah jangan sampai salah kepada siapa pengharapan kita. Pengharapan yang pasti hanya kepada  Tuhan Yesus, Sang sumber pengharapan. Roma 5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Marcus Tullius Cicero mengatakan “hidup dan harapan selalu sejalan, hidup tanpa pengharapan adalah kehidupan yang gelap tiada cahaya”

Jangan takut dengan tungku api yang mengepung Anda. “Sabarlah dalam kesesakan” dan nantikanlah produk jadinya. “Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun” (Yakobus 1:4).

Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa.
Percayalah, setelah proses “pembakaran” itu selesai, Anda akan menjadi tembikar indah yang memantulkan kemuliaan Allah. Jangan menyerah pada proses, sebab di balik tungku api ada tangan kasih Allah yang sedang bekerja


💡 Hikmat Hari Ini

“Tuhan tidak pernah salah membentuk hidup kita. Tungku kesesakan hanyalah alat-Nya untuk menghasilkan kemuliaan yang kekal.”


Tuhan Yesus Memberkati

TC

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedala Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

2 thoughts on “Bersabar dalam Kesesakan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *