Renungan Harian Anak, Jumat 19 Juni 2026
Syalom adik-adik Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak berharap adik-adik semua sehat, penuh sukacita, dan selalu dalam penyertaan Tuhan. Sebelum kita memulai aktivitas hari ini, yuk kita belajar mendengarkan kebenaran Firman Tuhan yang menguatkan hati kita.
Adik-adik, pernahkah kalian merasa sedih, takut, atau memiliki sesuatu yang membuat hati tidak tenang? Mungkin karena tugas sekolah, nilai ujian, masalah dengan teman, atau sesuatu yang belum terjadi tetapi sudah membuat kita khawatir. Kadang ketika sedih, kita memilih diam dan menyimpan semuanya sendiri. Kita berpikir tidak ada yang mengerti perasaan kita. Tetapi Tuhan mengajarkan bahwa kita tidak perlu menghadapi kesedihan sendirian. Tuhan mau kita datang kepada-Nya dalam doa dan menceritakan semua yang ada di hati kita. Selain itu, Tuhan juga memberikan orang-orang yang mengasihi kita, seperti orang tua dan keluarga, yang dapat menjadi tempat kita berbagi dan mendapatkan dukungan.
Sejak pulang sekolah siang itu, wajah Rani terlihat murung. Biasanya Rani bercerita banyak hal kepada mamanya, tetapi hari itu ia hanya diam. Mama melihat wajah Rani dan bertanya, “Rani, kenapa wajahmu terlihat sedih? Ada sesuatu yang membuat kamu kepikiran? Ceritakan kepada Mama.” Akhirnya Rani berkata, “Rani takut, Ma. Besok ada ujian. Rani takut tidak bisa mengerjakan soal dan nilainya tidak bagus.” Mama tersenyum dan berkata, “Rani sudah belajar dengan sungguh-sungguh, bukan? Mama bangga karena Rani sudah berusaha. Mari kita berdoa bersama supaya Tuhan menolong Rani. Apa pun hasilnya, Mama tetap mengasihi Rani dan menghargai usaha Rani.” Mendengar perkataan Mama, hati Rani menjadi lebih tenang. Kesedihannya berkurang karena ia tidak lagi menyimpan kekhawatirannya sendiri.

Tuhan Peduli dengan Kesedihan Kita 📖 Nehemia 2:1-8
Adik-adik, dalam Alkitab kita mengenal Nehemia, seorang yang bekerja sebagai juru minuman raja di kerajaan Persia. Suatu hari ketika Nehemia menghadap Raja Artahsasta, raja melihat wajah Nehemia yang tampak sedih. Raja pun bertanya apa yang membuat hatinya muram. Walaupun merasa takut, Nehemia berani menceritakan kesedihannya, yaitu karena ia sedih melihat keadaan Yerusalem, kota asal bangsanya, yang telah hancur. Nehemia memiliki kerinduan untuk membantu membangun kembali kota itu. Tuhan kemudian bekerja melalui Raja Artahsasta sehingga Nehemia mendapat izin untuk pergi dan melakukan tugas tersebut.

Dari kisah Nehemia kita belajar bahwa Tuhan selalu peduli terhadap apa yang kita rasakan. Tuhan mengetahui setiap kesedihan, kekhawatiran, dan masalah yang ada dalam hati kita. Karena itu, kita tidak perlu menyimpan semuanya sendiri, tetapi datang kepada Tuhan dalam doa dan menceritakan apa yang kita alami. Kita juga dapat berbagi cerita kepada orang tua atau orang yang kita percaya. Seperti Tuhan menolong Nehemia melalui Raja Artahsasta, Tuhan juga dapat memakai orang-orang di sekitar kita untuk menguatkan dan membantu kita.
Adik-adik, mulai hari ini ketika merasa sedih atau memiliki masalah, jangan menyimpan semuanya sendirian. Ceritakan kepada Tuhan melalui doa dan ceritakan juga kepada orang yang mengasihi kita. Belajarlah untuk percaya bahwa Tuhan mendengar doa kita dan sanggup memberikan pertolongan. Kita juga bisa belajar menjadi teman yang baik dengan mau mendengarkan cerita orang lain dan menghibur mereka ketika sedang sedih.
Kesimpulan Renungan
Kesedihan adalah bagian dari kehidupan, tetapi kita tidak pernah berjalan sendirian. Seperti Nehemia yang membawa kesedihannya kepada Tuhan dan mendapatkan pertolongan, kita juga dapat datang kepada Tuhan dalam doa. Tuhan adalah Bapa yang mengasihi kita, yang mendengar setiap cerita kita, dan yang memberikan kekuatan saat kita menghadapi kesulitan.
Ayat Hafalan
📖 Matius 11:28 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Komitmenku Hari Ini
Hari ini aku mau belajar tidak menyimpan kesedihan sendiri. Aku mau datang kepada Tuhan dalam doa dan berani bercerita kepada orang yang mengasihiku. Aku percaya Tuhan selalu mendengar dan menolong aku.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu peduli kepada kami. Engkau tahu setiap kesedihan dan kekhawatiran yang ada di hati kami. Tolong kami supaya selalu percaya kepada-Mu dan mau datang kepada-Mu dalam doa. Pakailah orang-orang di sekitar kami untuk menguatkan kami, dan ajar kami juga menjadi anak yang peduli kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
Hikmat Hari Ini
“Tuhan selalu mendengar cerita hatiku dan tidak pernah meninggalkan aku.”
Tuhan Yesus memberkati
YNP -GCT
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>