📖 Amsal Pasal 25, Kumpulan nasihat tentang perkataan yang bijaksana, pengendalian diri, kerendahan hati, serta cara menghadapi sesama dengan kasih dan hikmat..
📖 Amsal Pasal 26, Nasihat tentang kebodohan, kemalasan, pertengkaran, gosip, dan bahaya membalas atau mengikuti perilaku orang yang tidak bijaksana.

Rangkuman Kebenaran :
Perkataan yang tepat pada waktunya dapat membawa manfaat dan menjadi berkat bagi orang lain. Orang percaya perlu mengendalikan diri, tidak membanggakan diri, dan memperlakukan musuh dengan kebaikan. Hikmat menolong kita merespons berbagai situasi dengan kelembutan, kesabaran, dan sikap yang benar. “Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak.”Amsal 25:11
Hikmat diperlukan agar kita tidak terjebak dalam kebodohan, kemalasan, dan perkataan yang menimbulkan pertengkaran. Orang percaya perlu berhati-hati terhadap gosip dan fitnah karena perkataan dapat memperbesar konflik. Tidak semua perkataan harus dibalas; terkadang kebijaksanaan justru terlihat dalam memilih untuk tidak melanjutkan pertengkaran. “Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran.” Amsal 26:20
Orang percaya perlu mengendalikan diri, tidak membanggakan diri, dan memperlakukan musuh dengan kebaikan dan orang percaya perlu berhati-hati terhadap gosip dan fitnah karena perkataan dapat memperbesar konflik. Amin, terima kasih Tuhan atas berkat Mu pada pagi hari ini.