Renungan Harian Youth, Sabtu 24 Mei 2025
Shalom, salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Apa kabarnya hari ini, rekan-rekan youth semuanya? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.
Sebuah tulisan yang sering juga kita dengar, tua itu pasti, tapi dewasa itu adalah pilihan. Mungkin secara umur seseorang bisa dikatakan tua, namun dari segi yang lain belum tentu sudah dewasa. Menurut Maslow, orang dewasa adalah orang yang dapat mengaktualisasikan dirinya yakni dengan mengenali potensi dalam dirinya dan telah menerima dirinya sendiri. Berbicara tentang dewasa, dalam KBBI sendiri, dewasa berarti sampai umur, akil balig, bukan anak-anak atau remaja lagi, telah mencapai kematangan baik secara fisik, pikiran, pandangan, emosional dan sebagainya.
Gambaran Rasul Paulus dalam suratnya di Perjanjian Baru sama halnya seperti perkembangan jasmani. Dalam suratnya, Paulus juga menjelaskan bahwa ada anak-anak secara rohani dan dewasa rohani.
Korintus 14 :20,”Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!”
Pastinya kita semua juga mengetahui bagaimana kehidupan dimasa kanak-kanak. Berbagai macam ciri-ciri dari anak-anak antara lain, selalu meminta dan juga menuntut; suka ngambek atau belum bisa mengendalikan emosi; suka merengek kepada orang tua ketika meminta sesuatu; baperan; cepat bosan; mau menang sendiri; selalu menyalahkan orang lain; selalu cari-cari perhatian dan ingin jadi pusat perhatian; bahkan banyak lagi. Apakah teman-teman memiliki ciri-ciri di atas? Berarti teman-teman masih kanak-kanak.
Rasul Paulus juga menuliskan dalam I Korintus 13: 11 ,”Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.”
Tentunya didalam pengiringan kita kepada Tuhan, kita tidak boleh menjadi bayi ataupun kanak-kanak terus. Namun kita harus semakin dewasa didalam Kristus. Secara jasmani, orang dewasa sudah dapat bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, dapat berpikir sedemikian rupa dan dapat menentukan pilihan-pilihan didalam kehidupan. Ketika kita sudah berada didalam Tuhan, penggilan kita bukan hanya menjadi bayi atau kana-kanak terus, namun kita harus menjadi dewasa dalam Tuhan. Beberapa ciri-ciri dari dewasa rohani adalah :
1. Mengalami pertumbuhan iman dalam kebenaran
Efesus 4 :13,”sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.”
Tanda kedewasaan rohani bukan diukur dari seberapa lamanya kita menjadi Kristen, aktifitas kita di gereja, ataupun rajin melayani saja; tapi seberapa sungguh kita menjalani Firman Tuhan dalam kehidupan. Dan harusnya setiap kita orang-orang yang percaya kepada Kristus mengalami perubahan dan pertumbuhan rohani setiap hari Bersama dengan Tuhan. Jika kita tidak alami pertumbuhan rohani, maka rohani kita terancam mati. Karena rohani yang hidup adalah rohani yang terus bertumbuh ke arah Kristus.
2 Fokus pada pertobatan sendiri daripada orang lain
Yesus sendiri menyampaikan kepada orang-orang yang mengikutinya pada waktu itu, bahwa jangan melihat selumbar dimata orang namun balok dimata sendiri tidak dapat dilihat (Matius 7:1-5). Dewasa rohani berarti fokus untuk memperbaiki diri sehingga semakin hari semakin serupa Kristus. D.L Moody ;,”Saya punya banyak masalah dengan diri saya sendiri, daripada dengan semua orang yang pernah saya temui.”
3. Terlatih dalam membedakan baik dan jahat (Ibrani 5:14)
Makanan keras adalah untuk orang-orang yang sudah dewasa karena mempunyai panca indra yang terlatih untuk membedakan yang baik daripada yang jahat. Mungkin nasehat dan teguran yang datang dalam kehidupan kita keras, seperti makanan keras tadi, namun itu membawa perubahan dan pertumbuhan dalam kehidupan rohani kita.
Karena orang dewasa tidak bosan dengan teguran dan nasehat dan pada akhirnya memperbaiki diri menjadi lebih baik.
Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, menjadi dewasa rohani bukanlah hal yang instan tetapi ada proses perubahan, pertobatan dan pertumbuhan iman kepada Tuhan dalam kehidupan setiap kita. Untuk itu diperlukan pengenalan yang sungguh akan Tuhan dalam kehidupan kita.
“Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri, ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan, kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus Tuhan kita.” (2 Petrus 1:5-8).
Tuhan Yesus memberkati
MW – AdS
PENGUMUMAN
Mengundang rekan-rekan semuanya untuk bisa hadir dalam Youth yang akan diadakan nanti sore SABTU, 24 Mei 2025 jam 17.00 di Gedung Gereja Elohim Batu
Tema youth celebration kita sore ini adalah ~ “ My Desire” ~

YESAYA 26 : 8 Ya TUHAN, kami juga menanti-nantikan saatnya Engkau menjalankan penghakiman; kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau. Setiap orang pasti punya kesukaan atau ketertarikan lebih terhadap sesuatu entah itu berupa benda atau aktivitas tertentu. Melalui bacaan saat ini Yesaya mengajak untuk mengerti bahwa ada satu kesukaan atau kegiatan menyenangkan yang akan selalu membawa dampak positif bagi orang yang melakukannya. Firman Tuhan hari ini menginspirasi kita untuk selalu menantikan kehadiran Tuhan dalam hidup dan merindukan keadilan dan kebenarannya dalam dunia ini. sumber kebahagiaan dan kesenangan kita seharusnya terletak pada hubungan dengan Tuhan. … kami tunggu yaaaa
Dan jangan lupa Ibadah besok jam 06.00 WIB serta Sekolah minggu jam 08.00 di GPdI Elohim batu