Elohim Ministry anak “Dia Ingat akan Perjanjian-Nya”

“Dia Ingat akan Perjanjian-Nya”



Renungan Harian Anak, Sabtu 21 Februari 2026

https://open.spotify.com/episode/1OefWsjYcoHWQVATJ4KDgt?si=dWNTumZIQe2YRa7gv07fJA

Shalom adik-adik yang dikasihi Tuhan! Pernahkah kalian merasa sedih karena seseorang terlihat seperti lupa pada janjinya? Hari ini kita akan belajar bahwa Tuhan tidak pernah lupa pada janji-Nya.

Dalam Kejadian 9:13–15, Tuhan berjanji kepada Nuh bahwa Ia tidak akan lagi memusnahkan bumi dengan air bah. Sebagai tanda perjanjian itu, Tuhan menaruh pelangi di awan. Setiap kali pelangi muncul, itu menjadi tanda bahwa Tuhan mengingat janji-Nya. Bukan karena Tuhan bisa lupa, tetapi supaya manusia yakin bahwa Tuhan setia.

Sebelumnya kakak punya sebuah cerita yang menarik

Beberapa hari ini Roni terlihat sedih. Ia merasa ayahnya lupa janji untuk membelikannya sepatu sekolah yang baru. Padahal, sebenarnya ayah tidak lupa. Di akhir bulan, pekerjaan ayah sangat banyak dan harus segera diselesaikan. Roni sempat bertanya kepada ibunya. Ibu menjelaskan bahwa ayah hanya sedang mencari waktu yang tepat. Dan benar saja, pada hari Jumat siang ayah membuat kejutan! Ia menjemput Roni di sekolah bersama keluarga. Mereka pergi membeli sepatu baru, lalu makan bersama dan menikmati waktu kebersamaan.

Di meja makan, ayah meminta maaf karena baru bisa menepati janji hari itu. Bukan karena tidak mau, tetapi karena ingin melakukannya di waktu yang tepat. Roni pun memeluk ayahnya dan meminta maaf karena sudah sempat marah dan berpikir yang tidak-tidak. Ia bersyukur ayahnya ternyata tetap menepati janji.

Adik-adik, Tuhan juga seperti itu—bahkan jauh lebih setia! Setelah air bah pada zaman Nuh, Tuhan berjanji tidak akan menghukum bumi dengan cara yang sama lagi. Ia memberi pelangi sebagai tanda perjanjian.

Apakah Tuhan bisa lupa? Tidak! Tuhan tidak pernah lupa. Tetapi Tuhan tahu bahwa kita sering takut dan kuatir. Karena itu, Tuhan memberikan tanda yang bisa kita lihat supaya hati kita tenang. Pelangi mengingatkan kita bahwa Tuhan setia. Dalam Yesaya 54:9, Tuhan kembali menegaskan bahwa seperti Ia setia kepada Nuh, demikian juga kasih-Nya kepada kita tidak berubah. Kadang kita berbuat salah—berbohong, tidak taat, atau bertengkar. Kita mungkin takut Tuhan tidak sayang lagi. Tetapi Tuhan tetap mengasihi kita. Ia setia pada janji-Nya dan siap mengampuni saat kita datang kepada-Nya.

Adik-adik Saat saat kalian merasa takut, sedih, atau merasa bersalah karena melakukan kesalahan, datanglah kepada Tuhan dalam doa. Ingatlah pelangi sebagai tanda kesetiaan-Nya. Ucapkan doa sederhana, minta ampun jika bersalah, dan percaya bahwa Tuhan tetap mengasihi. Adik-adik juga bisa belajar menepati janji kepada orang tua dan teman, karena kita ingin meneladani Tuhan yang setia.

Kesimpulan Renungan hari ini

Ayat Hafalan

“…maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu…” (Kejadian 9:15)

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah lupa pada janji-Mu. Saat aku takut atau merasa bersalah, tolong aku ingat bahwa Engkau selalu setia dan mengasihiku. Ajarku juga untuk menjadi anak yang setia. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.

Hikmat Hari Ini

Tuhan setia pada janji-Nya, dan kasih-Nya tidak pernah berubah.

YNP – IFM

🌟 IBADAH ANAK ELOHIM 🌟

📅 Minggu, 22 Februari 2025 | ⏰ Pukul 08.00 WIB
📍 GPdI Elohim Batu Jl. Diponegoro No. 125, Kota Batu

💛 Tema minggu ini “The Thankful Heart” diambil dari kisah Yesus menyembuhkan 10 orang kusta dalam 📖 Lukas 17:11–19

Pernah nggak… kita berdoa sungguh-sungguh, lalu Tuhan menjawab doa kita…
tapi kita lupa kembali bilang, “Terima kasih Tuhan”?

Minggu ini kita akan belajar bahwa: Semua berkat berasal dari Tuhan karena Hati yang bersyukur menyenangkan hati Tuhan

Karena mukjizat itu luar biasa… tetapi hati yang bersyukur lebih indah lagi.

Yuk datang dan bawa hati yang siap berkata:
“Terima kasih, Tuhan Yesus.”

Sampai jumpa di Ibadah Anak Elohim besok🌈✨

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *