Elohim Ministry youth Iman dan Ketaatan Maria

Iman dan Ketaatan Maria



Renungan Harian Youth, Sabtu 20 Desember 2025

Ayat  : Lukas 1:28 – 38

Salam Sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Apa kabarnya rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.

Pernahkah didalam kehidupan kita menghadapi masalah yang berat sampai-sampai sangat sulit bagi kita untuk melakukan firman Tuhan? Sebuah cerita, ada seorang ayah yang anaknya meninggal dunia karena ditabrak mobil? Ayah tersebut mempunyai 3 pilihan. Pertama, ia bisa mendatangi orang yang menabrak anaknya dan mmebunuhnya. Ini disebut balas dendam. Kedua, si ayah bisa menyerahkan pihak penabrak kepada polisi. Hal ini disebut dengan keadilan. Ketiga, sang ayah bisa melakukan sesuatu, secara kapasitas manusia yang tidak mungkin dilakukan, yaitu mengampuni si penabrak dan kemudian mengadopsinya sebagai anaknya sendiri, lalu ia memberikan semua warisan yang seharusnya jadi bagian anaknya yang meninggal kepada si penabrak dan menganggap si penabrak seperti anak kandungnyanya sendiri. Inilah yang dinamakan kasih karunia.

Sebuah kasih karunia Tuhan yang luar biasa dapat kita lihat dalam Lukas 1:28 -38, pemberitahuan tentang kelahiran Yesus Kristus. Malaikat Gabriel datang menghampiri Maria untuk memberitahukan bahwa ia akan menjadi ibu dari Mesias, Anak Allah yang hidup. Mendengar berita ini, tentu saja Maria terkejut. Bagaimana mungkin terjadi?? Kenyataannya Maria belum menikah. Bagaimana kalau keluarganya mengusir dia karena hamil? Bagaimana jika masyarakat mengucilkan dia? Bagaimana dengan Yusuf, tunangannya? Dan bagaimana dengan konsekwensi-konsekwensi lainnya? Maria terkejut akan pernyataan dari malaikat ini, namun Maria tidak menolak.

Apa sebabnya Maria bisa mempunyai iman dan ketaan terhadap perintah dan misi yang Tuhan sampaikan?

Tidak gampang bagi Maria untuk percaya dan taat akan kehendak Allah yang datang dalam kehidupannya. Maria memilih untuk percaya dan taat walaupun nantinya ada resiko-resiko yang harus ia tanggung. Namun Maria sadar apa yang dibebankan dalam kehidupannya, bukanlah beban biasa, namun beban yang mulia. Maria sadar bahwa dirinya yang terpilih mengemban tugas yang mulia, sebagai ibu dari Mesias adalah karena kasih karunia dan kehendak Allah semata-mata. Iman dengan ketaatan total kepada perintah Tuhan, mungkin kedengarannya seperti tuntutan yang berat bagi kita yang mendengarnya; karena itulah Firman Tuhan berkata, “kasih karunia yang dianugrahkannya kepada kita lebih besar daripada itu.”(Yakobus 4:6a). Jika kita merendahkan diri dengan iman dan  ketaatan kepada Tuhan, maka Tuhan akan menyediakan semua kasih karunia yang kita perlukan untuk mentaati perintah-perintah-Nya (2Kor 12:9).

Banyak orang mengetahui nama seseorang tetapi tidak mengenal pribadi orang tersebut. Sama halnya dengan Tuhan, Pentingnya dalam kehidupan kita mengenal dengan benar siapa yang kita sembah. “Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar.” (I Yoh. 5:20). Maria Mengenal siapa Tuhan yang dia sembah. Maria dapat sedemikian taat kepada Tuhan, karena Maria mengenal dengan benar siapa Allah. Maria mengenal Allah yang luar biasa yang berkarya dalam kehidupan bangsa Israel. Dia adalah Allah yang bertanggung jawab, yang tidak pernah keliru, rancangannya tidak pernah gagal, sebab rancangannya adalah rancangan keselamatan dan damai sejahtera.

Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, apakah kita sudah hidup dengan iman dan ketaatan kepada Allah seperti Maria? Akui dan sadari bahwa kasih karunia Tuhan cukup dalam kehidupan kita. Walaupun diperhadapkan dengan pilihan dan berbagai-bagai resiko yang akan kita tanggung, belajarlah seperti Maria yang sadar akan kasih karunia Allah yang memampukan kita menghadapi apapun dalam kehidupan kita. Serta kenallah Allah dengan benar. Allah yang kita sembah adalah Allah yang berkuasa dan bertanggung jawab dalam kehidupan kita.

Ketaatan Maria lahir dari iman yang teguh dan pengenalan yang benar akan Allah. Ia menyadari bahwa segala sesuatu terjadi karena kasih karunia Tuhan, dan karena itu ia sanggup berkata “ya” kepada panggilan-Nya.

Dalam hidup kita pun, Tuhan memanggil kita untuk memiliki iman seperti Maria — iman yang percaya sekalipun belum melihat, iman yang taat meskipun penuh risiko. Karena di balik setiap ketaatan, ada rencana Tuhan yang indah sedang dikerjakan.

“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37)

💡 Hikmat Hari Ini

“Iman yang sejati selalu melahirkan ketaatan, dan ketaatan yang sejati hanya mungkin karena kasih karunia.”

MW – AdS                                                                   

🎄✨ ELOHIM YOUTH CELEBRATION ✨🎄

📅 Sabtu, 20 Desember 2025
🕔 Jam 17.00 WIB
📍 GPdI Elohim Batu Jl. Diponegoro No.125, Batu

🌟 Tema: “THE JOYFUL CHRISTMAS”
Sukacita Natal yang Sejati

Natal adalah tentang Yesus yang datang membawa sukacita sejati — sukacita yang nggak tergantung keadaan. Malaikat berkata: “Jangan takut!” Karena Juruselamat telah lahir — dan Dia datang juga buat kita hari ini. 🙌

Buat kamu anak muda:✨ Lagi capek? ✨ Lagi takut? ✨ Lagi bingung sama hidup? Datang dan alami sukacita Natal yang beda, bukan yang cuma dirayakan, tapi dihidupi.

🎉 Ajak temanmu & datang bareng! Mari rayakan Natal dengan hati yang penuh sukacita,
karena Yesus hadir di tengah kita.

#ElohimYouth #TheJoyfulChristmas #YouthChristmas #SukacitaNatal

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *