Elohim Ministry anak “Jujur … Siapa Takut?”

“Jujur … Siapa Takut?”



Renungan Harian Anak, Selasa 18 November 2025

Shalom adik-adik Elohim Kids! Kakak senang sekali bisa menemani kalian belajar firman Tuhan hari ini. Yuk tetap semangat, tetap bersukacita, dan terus menjadi anak-anak Tuhan yang hebat! Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan tentang berani menjadi anak yang JUJUR

Adik-adik, siapa yang pernah tidak sengaja berbohong? Mungkin bilang sudah mandi padahal belum, bilang sudah belajar padahal masih main, atau menyalahkan orang lain atas kesalahan kita sendiri. Nah, kebohongan itu kecil… tapi bisa membuat hati Tuhan sedih, lho. Hari ini kita mau belajar tentang pentingnya berkata jujur dari kisah Kain dan Habel.

Suatu saat Rino dan Riko, bermain balok bersama. Mereka sedang membangun menara tinggi-tinggi. Tiba-tiba, ketika Riko ingin mengambil balok di bawah, tangannya tanpa sengaja menyenggol menara itu hingga roboh berantakan. Mama yang mendengar suara berisik pun datang dan bertanya dengan tenang, “Siapa yang merusakkan menara balok ini?” Saat itu Riko merasa sangat takut dimarahi. Jantungnya berdebar-debar dan ia bingung harus berkata apa. Karena takut dituduh salah, Riko menjawab cepat,
“Itu Rino, Ma! Rino yang merobohkannya!” Padahal Rino sama sekali tidak menyentuh menara itu. Ia hanya diam dan terkejut mendengar pengakuan adiknya. Riko tahu bahwa yang ia katakan itu tidak benar… tapi ia berharap mama tidak akan memarahinya.

Adik-adik, mungkin kelihatannya hanya kebohongan kecil, tetapi kebohongan kecil lama-lama bisa membuat kita terbiasa untuk tidak jujur. Dan setiap kali kita berbohong, hati Tuhan menjadi sedih karena Tuhan sangat menyukai anak-anak yang jujur.

Kisah hari ini diambil dari Kejadian 4:1–16, tentang Kain dan Habel.

Kain dan Habel adalah kakak beradik. Suatu hari, karena iri hati dan marah, Kain melakukan hal yang jahat kepada Habel sampai adiknya itu meninggal. Tuhan tahu semuanya, tetapi Ia tetap bertanya kepada Kain, “Di mana Habel, adikmu?” Apa jawaban Kain? “Aku tidak tahu,” katanya. Wah… Kain berbohong kepada Tuhan!

Tuhan tidak senang karena Kain bukan hanya melakukan kejahatan, tetapi juga menutupi perbuatannya dengan dusta. Akibatnya, Kain mendapat hukuman dan kesulitan dalam hidupnya. Adik-adik, Tuhan ingin kita menjadi anak-anak yang jujur. Ketika kita jujur, orang lain akan percaya kepada kita, dan Tuhan pun berkenan kepada hidup kita. Kebohongan datangnya dari si jahat, tetapi kejujuran berasal dari Tuhan.

Apa yang adik-adik bisa lakukan untuk belajar menjadi anak yang jujur

  1. Berani berkata jujur meskipun takut — percayalah Tuhan akan menolongmu.
  2. Mengakui kesalahan tanpa menyalahkan orang lain.
  3. Berlatih jujur dalam hal kecil, seperti berkata benar tentang PR, tugas, atau barang yang kita pinjam.
  4. Berdoa kepada Tuhan agar diberikan hati yang bersih dan tidak mudah berbohong.

Ayat Hafalan

Amsal 16:13 “Bibir yang jujur dikenan raja, dan orang yang berbicara jujur dikasihi-Nya.”

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau mengajarkan kami tentang kejujuran. Tolong kami supaya selalu berkata jujur, berani mengakui kesalahan, dan hidup menyenangkan hati-Mu. Berkati kami hari ini dan lindungi kami dalam setiap langkah. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

“Kejujuran membuat hatimu bersih, hidupmu diberkati, dan Tuhan berkenan kepada anak-anak yang berani untuk hidup jujur .”

YNP – KCP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedala Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *