Elohim Ministry youth Kasih Bukan Sekedar Kata

Kasih Bukan Sekedar Kata



Renungan Harian Youth, Sabtu 14 Februari 2026

https://open.spotify.com/episode/3VfFJ2Wwlg6J4ZSCSH9q1K?si=8dTW4JxZSMC163DGJhINcg

Salam Sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Apa kabarnya rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.

Valentine, Cokelat, dan Makna Kasih yang Sebenarnya

Setiap tanggal 14 Februari, media sosial dipenuhi dengan ucapan manis, foto bunga, cokelat, hadiah, dan kata-kata romantis. Hari Valentine sering diidentikkan dengan perasaan berbunga-bunga, perhatian khusus, dan ekspresi cinta. Tidak salah untuk mengekspresikan kasih. Namun sebagai remaja dan pemuda Kristen, kita perlu bertanya: apakah kasih hanya soal kata-kata indah dan momen yang terlihat manis?

Di zaman sekarang, sangat mudah mengatakan “aku peduli,” “aku sayang,” atau “aku ada buat kamu.” Tetapi tidak semua ucapan diikuti dengan tindakan. Kita hidup di era caption yang menyentuh hati, tetapi sering kekurangan aksi nyata. Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa kasih sejati tidak berhenti pada kata-kata, melainkan dibuktikan melalui perbuatan dan dalam kebenaran.

Kasih bukanlah hal yang baru dalam kehidupan orang percaya. Karena kasih harusnya menjadi ciri dan identitas kita sebagai pengikut Kristus. Kasih butuh aksi bukan teori. Seseorang bisa saja membuktikan kasihnya kepada orang lain baik itu melalui kata-kata yang indah, namun Tuhan menghendaki agar kita dapat mengasihi sesama kita dengan perbuatan dalam kebenaran. Bukan hanya sekedar kata-kata belaka. I Yohanes 3:18,”Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran”

 Bayangkan ketika kita berjalan di pinggir Pantai, lalu ada seseorang yang tenggelam, dan kita dapat berenang. Apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan menonton dan memfoto orang yang tenggelam itu dari pinggir pantai sambil berdoa agar orang tersebut selamat? Atau kita mengumpulkan orang terlebih dahulu untuk rapat, lalu memperbincangkan dengan gaya ap akita akan berenang dalam proses penyelamatan tersebut? Saya menjamin setelah rapat dipinggir Pantai tersebut, orangnya sudah mati tenggelam. Atau kita akan segra bertindak dengan berenang dan menolong orang yang akan tenggelam tersebut?

Tuhan Yesus memberikan suatu contoh dalam kebenaran firman, pada Lukas 10 :25 -37. Dalam perumpamaan mengenai “Orang Samaria yang baik hati” itu, kita menemukan tokoh imam dan orang Lewi. Mereka melihat seorang Israel, orang sebangsanya yang memiliki iman yang sama sedang mengalami musibah. Dirampok dan terluka parah, namun mereka tidak lakukan tindakan apa-apa sama sekali. Kedua tokoh diatas bisa kita gambarkan sebagai orang percaya , pelayan Tuhan, aktivis gereja, atau orang-orang yang terdidik dalam iman dan lain sebagainya. Namun jika pengetahuan kita mengenai kasih tidak disertai tindakan, maka segala sesuatunya itu akan menjadi sia-sia. Orang Samaria merupakan bangsa campuran, dan dalam kamus Alkitab dikatakan bahwa orang Samaria dibenci oleh orang Yahudi karena perbedaan agama dan kebiasaan. Tetapi apa yang lakukan oleh orang Samaria Ketika melihat ‘orang yang membencinya’ dalam keadaan sekarat.

Lukas 10: 33,”…dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.” Hatinya tergerak oleh belas kasihan untuk menolong dan langsung bertindak mengobati lukanya dan dirawat lebih lanjut. Tuhan berkenan kepada sikap orang Samaria itu yang didorong oleh belas kasihan terhadap sesamanya.

Yohanes menasihati kita agar kita mengasihi bukan hanya dengan perkataan saja, namun juga dengan perbuatan kita. Maka kasih yang seperti itu yang akan menjadi bukti paling nyata bahwa seseorang telah memiliki hidup yang baru. I Yohanes 3:14,”Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari alam maut kedalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap didalam maut.” Kasih yang kita nyatakan itu juga harus dikerjakan dalam kebenaran, artinya :

1. Kasih itu jangan pura-pura (Roma 12 ;9)

Ketika kita mengasihi, kasih yang kita nyatakan kepada sesama harus dengan motivasi yang benar. Firman Tuhan mengatakan, kasih itu jangan pura-pura, jauhi yang jahat dan lakukan yang baik. Oleh sebab itu, jangan kita mengasihi hanya karna mau dipuji orang. Jangan kita mengasihi karena ingin cari muka. Jangan kita mengasihi karena keuntungan pribadi. Namun, kasih sejati haruslah tulus, tanpa ada kemunafikan, dan bukan hanya basa basi saja. Seperti Tuhan Yesus yang telah mengasihi kita tanpa syarat bahkan rela mengorbankan dirinya diatas kayu salib agar kita beroleh hidup yang kekal, demikian juga kita harus mengasihi sesama kita.Bahkan Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi musuh, sekalipun orang tersebut tidak layak untuk dikasihi.

2. Lakukan untuk Tuhan (Kolose 3:23)

Sebagaimana kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, maka kita harus memahami setiap peran, pekerjaan ataupun tanggung jawab yang kita kerjakan hanyalah untuk memuliakan Sang Pencipta kita. Termasuk ketika kita menjalin relasi dengan orang lain, baik dalam lingkup keluarga, pertemanan dan lain sebagainya, kita memperlakukannya sama seperti kita mengasihi Tuhan. Oleh sebab itu, mari kita melakukan yang terbaik dalam setiap peran dan tanggung jawab kita termasuk terhadap sesama kita.

Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, Mari kita memandang kepada kasih dan pengorbanan Yesus bagi hidup kita, sehingga kita dapat mewujudkan kasih tersebut melalui tindakan kita, Satu tindakan kasih akan lebih bermakna dibandingkan dengan seribu teori tentang kasih.

Refleksi Renungan

Di momen Valentine ini, kita perlu menguji hati kita: apakah kasih yang selama ini kita nyatakan hanya sebatas kata-kata, atau sudah terlihat dalam tindakan nyata? Kita mungkin mudah mengucapkan perhatian, tetapi apakah kita sungguh hadir saat orang lain membutuhkan? Apakah kasih kita tulus, atau masih disertai motivasi tersembunyi? Mari kita belajar mengasihi dengan perbuatan dan dalam kebenaran, karena kita telah lebih dahulu menerima kasih yang sejati dari Kristus.

Hikmat Hari Ini

Kasih sejati tidak hanya terdengar di bibir, tetapi terlihat dalam tindakan.

Tuhan memberkati. 💛

💘✨ ELOHIM YOUTH CELEBRATION – VALENTINE SPECIAL ✨💘
📅 Saturday, 14 February 2026
🕔 Pukul 17.00 WIB |  GPdI Elohim Batu

🎯 Tema:
💖 “SINGLE, DATING, OR BROKEN — YOU ARE STILL LOVED” 💖

Valentine sering identik dengan pasangan, cokelat, dan status hubungan.
Tapi bagaimana kalau kamu… Single? Lagi dating? Atau bahkan lagi patah hati?

Ini kabar baiknya: Statusmu tidak menentukan nilai kasihmu.

💖 Valentine ini bukan soal “siapa yang punya pasangan”,
tapi tentang siapa yang tahu dirinya dikasihi Allah.

🔥 Rekan Youth, apapun statusmu — kamu tetap dikasihi. Dan dari kasih itulah kita belajar mengasihi orang lain dengan dewasa dan benar.

🎉 Ajak temanmu & rayakan Valentine dengan makna yang lebih dalam! See you! 💕✨

#ElohimYouth #ValentineYouth #YouAreLoved #GodIsLove #1Yohanes4 #TrueLove

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *