Renungan Harian Anak, Kamis 27 Februari 2025
Syalom, adik-adik Elohim Kids Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak harap semuanya dalam keadaan sehat dan penuh sukacita ya! Sebelum kita memulai aktivitas hari ini, yuk kita belajar bersama tentang “Melepaskan Pengampunan“.
Adik-adik, pernahkah kalian mengalami kejadian di mana seseorang menyakiti hati kalian? Misalnya, ada teman yang mengambil pensilmu tanpa izin, atau mungkin ada teman yang berkata kasar kepadamu. Apa yang kamu rasakan? Marah? Sedih? Kecewa? Terkadang, ketika seseorang berbuat salah kepada kita, kita merasa sulit untuk memaafkannya. Kita ingin membalas atau bahkan memilih untuk tidak berteman lagi dengan orang itu. Tetapi, tahukah kalian? Tuhan ingin kita belajar untuk mengampuni, sama seperti Tuhan telah mengampuni kita.
Kisah Esau dan Yakub
Dalam Kejadian 27, dikisahkan tentang dua saudara, Yakub dan Esau. Esau adalah kakak Yakub, tetapi Yakub telah menipu Esau dan mengambil hak kesulungan serta berkat yang seharusnya menjadi milik Esau. Karena perbuatan Yakub, Esau sangat marah dan menyimpan dendam. Ia bahkan berencana untuk membunuh Yakub! Karena ketakutan, Yakub melarikan diri ke rumah pamannya, Laban, dan hidup di sana selama bertahun-tahun. Namun, dalam Kejadian 33, setelah sekian lama, Yakub sadar bahwa ia harus meminta maaf kepada Esau. Awalnya, Yakub merasa takut. Bagaimana jika Esau masih marah? Bagaimana jika Esau membalas dendam? Tapi, saat mereka bertemu, Esau tidak marah. Ia berlari mendekati Yakub, memeluknya, dan menangis. Esau sudah memaafkan kesalahan Yakub! Mereka berdamai dan kembali menjadi saudara yang saling mengasihi.

Mengampuni = Memberi Ruang bagi Sukacita
Adik-adik, kisah Esau dan Yakub mengajarkan kita bahwa memaafkan lebih baik daripada menyimpan dendam. Jika kita tidak mau memaafkan, maka hati kita akan penuh dengan kemarahan dan kebencian, dan itu membuat kita tidak bahagia. Sebaliknya, ketika kita berani mengampuni, hati kita menjadi damai dan sukacita. Kita bisa hidup dengan tenang tanpa perasaan marah atau dendam. Tuhan Yesus juga mengajarkan kita untuk mengampuni orang lain, karena Tuhan sendiri telah mengampuni dosa-dosa kita. Dalam Matius 6:14, Tuhan Yesus berkata:”Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.” Artinya, jika kita mau mengampuni teman kita yang berbuat salah, maka Tuhan juga akan mengampuni kesalahan kita.
Bagaimana Cara Mengampuni? Mengampuni memang tidak selalu mudah, tetapi dengan bantuan Tuhan, kita bisa melakukannya! Yuk, belajar cara mengampuni:
1. Berdoa kepada Tuhan, Minta Tuhan menolong kita agar bisa mengampuni orang yang telah menyakiti kita.
2️. Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Jika ada teman yang berbuat salah, jangan membalasnya dengan cara yang sama.
3️. Bicara baik-baik. Jika memungkinkan, bicaralah dengan orang yang telah menyakiti kita dan katakan bahwa kita sudah memaafkannya.
4️. Lupakan dan jangan mengungkit lagi. Jika sudah memaafkan, jangan terus-menerus mengingat kesalahan itu atau membicarakannya kepada orang lain.
5️. Tetap berbuat baik. Walaupun orang lain pernah berbuat salah kepada kita, tetaplah berbuat baik kepadanya, seperti yang Tuhan ajarkan.
Sebagai anak-anak Tuhan, kita harus belajar untuk memaafkan dengan tulus, seperti Esau yang mengampuni Yakub. Mengampuni bukan berarti kita setuju dengan kesalahan orang lain, tetapi itu berarti kita memilih untuk tidak menyimpan kebencian di hati. Tuhan ingin kita hidup dengan penuh damai dan sukacita, bukan dengan dendam dan kemarahan. Yuk, mulai hari ini, belajar untuk selalu melepaskan pengampunan!
Ayat Hafalan:
“Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka.” (Kejadian 33:4)
Komitmen Hari Ini:
“Aku mau belajar untuk selalu mengampuni orang lain, karena Tuhan juga telah mengampuni aku.”
Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah mengampuni semua dosaku. Aku ingin belajar untuk selalu mengampuni orang lain yang bersalah kepadaku. Tolong aku agar tidak menyimpan kemarahan atau dendam di hatiku. Dalam nama Yesus, Amin.”
Tuhan Yesus memberkati! 😊❤️
YNP – RS
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan