Renungan Harian Anak, Senin 16 Juni 2025
ποΈ Shalom, Adik-Adik Elohim Kids!
Apa kabar hari ini? Kakak berharap kalian semua sehat dan semangat mengikuti Sekolah Minggu! Hari ini kita akan belajar tentang sesuatu yang sangat menyenangkan dan penting, yaitu tentang memberi atau berbagi. Banyak orang berpikir kalau memberi itu membuat kita kehilangan. Tapi hari ini kita akan belajar bahwa memberi itu tidak membuat kita rugi, malah membuat Tuhan senang!
Kisah Nyata: Bocah yang Ingin Belikan Sushi untuk Ibunya
Adik-adik, ada kisah nyata yang sangat menyentuh hati. Seorang anak laki-laki menabung uangnya dengan tekun, bukan untuk beli mainan atau jajan, tapi untuk membelikan ibunya sushi! Dia tahu ibunya sudah bekerja keras setiap hari, jadi dia ingin memberikan hadiah sebagai tanda sayang. Ketika sampai di restoran sushi, dia memesan makanan untuk ibunya. Tapi saat mau bayar, ternyata uangnya kurang Rp4.000 dari total harga. Tapi karena pemilik restoran tersentuh oleh niat baik anak itu, dia tetap mengizinkannya membeli sushi dengan uang yang ada. Anak itu sangat senang dan bersyukur. Walaupun uang tabungannya habis, dia tidak merasa rugi sama sekali karena ia telah membahagiakan ibunya. Dari cerita ini, kita belajar bahwa memberi dengan tulus hati tidak akan pernah sia-sia.
Kisah Para Rasul 4:32β37 ~ Kisah Rasul Jemaat yang Saling Berbagi
Ternyata, di dalam Alkitab juga ada cerita tentang banyak orang yang suka berbagi, lho! Setelah Tuhan Yesus naik ke sorga dan Roh Kudus turun pada hari Pentakosta, para murid Yesus mulai memberitakan Injil dengan penuh semangat. Banyak orang percaya kepada Yesus, bahkan ribuan orang bertobat dan dibaptis! Orang-orang yang percaya ini disebut sebagai jemaat mula-mula. Mereka luar biasa, adik-adik! Mereka hidup sehati dan sejiwa, merasa seperti keluarga. Mereka bahkan saling berbagi harta milik mereka! Ada yang menjual tanah atau rumahnya, lalu membawa uangnya kepada para rasul untuk dibagikan kepada yang membutuhkan. Contohnya, ada seorang bernama Barnabas. Ia menjual ladangnya dan memberikan hasilnya kepada para rasul. Mereka semua tidak takut kekurangan, karena mereka percaya bahwa Tuhan akan mencukupkan mereka. Mereka belajar dari teladan Tuhan Yesus yang telah memberikan nyawa-Nya bagi keselamatan manusia.

π Memberi Itu Tanda Kasih dan Peduli
Adik-adik, memberi tidak harus selalu berupa uang atau barang mahal. Kita bisa mulai dari hal kecil: Berbagi mainan dengan teman, Memberi makanan kepada teman yang lupa bawa bekal, Membantu teman yang kesulitan belajar, Memberikan waktu untuk mendengarkan orang lain Saat kita memberi dengan sukacita, Tuhan sangat senang! Kita sedang menabur kasih, dan Tuhan pasti akan memberkati hati yang murah hati.
π Ayat Hafalan: (2 Korintus 9:7) “Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, … sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”
π Komitmenku Hari Ini:
βAku mau belajar berbagi dengan orang lain. Aku percaya bahwa memberi bukanlah kerugian, tetapi kesempatan untuk menunjukkan kasih dan menjadi berkat.β
π Doa:
Tuhan Yesus yang baik, Terima kasih karena Engkau telah memberi segalanya untukku. Ajar aku untuk tidak pelit, tapi mau berbagi kepada orang lain dengan sukacita. Aku percaya bahwa Engkau mengasihi anak-anak yang mau memberi. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Tuhan memanggil kita untuk hidup saling peduli dan mau berbagi. Kita tidak akan rugi jika mau berbagiβkarena kita sedang menabur kasih, dan Tuhan akan memberkati.
Tuhan Yesus memberkati adik-adik semua! πβ¨
SP 150625 – SP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan