Renungan Harian Anak, Kamis 03 September 2026
Syalom adik-adik Elohim Kids, kakak doakan kalian dalam keadaan sehat dan baik semuanya.
Siapa yang pernah merasa malas merapikan mainan, mengerjakan tugas, atau membantu membersihkan rumah? Rasa malas memang kadang datang kepada semua orang. Tetapi jika kita selalu mengikuti rasa malas, banyak pekerjaan bisa tidak selesai. Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa orang yang bermalas-malasan dalam pekerjaannya seperti saudara dari si perusak. Mengapa demikian? Karena perusak membuat sesuatu menjadi rusak, sedangkan kemalasan dapat membuat sesuatu yang seharusnya dikerjakan menjadi terbengkalai. Keduanya sama-sama dapat membawa masalah.
Riko dikenal sebagai anak yang suka membuat berantakan. Suatu hari, teman-temannya sudah menyusun meja kelas dengan rapi. Namun, Riko datang dan merusak susunan meja tersebut. Sementara itu, Kiki memiliki kebiasaan yang berbeda. Ia tidak merusak meja, tetapi ketika teman-temannya sedang membersihkan kelas, ia selalu berkata, “Ah, malas! Kalian saja yang merapikan!” Akibatnya, teman-teman Riko dan Kiki merasa kesal. Riko merusak pekerjaan yang sudah dilakukan, sedangkan Kiki tidak mau melakukan bagiannya. Riko dan Kiki memang berbeda, tetapi akibat perbuatan mereka hampir sama: pekerjaan yang seharusnya menjadi baik dan rapi menjadi terganggu. Dari sini kita belajar bahwa bukan hanya orang yang sengaja merusak yang dapat membuat masalah. Orang yang tidak mau melakukan tanggung jawabnya juga dapat menyulitkan orang lain.

Pemalas dan perusak sama-sama membawa masalah
Amsal 18:9 berkata: “Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak.” Pemalas dan perusak sama-sama membawa masalah. Amsal 18:9 berkata, “Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak.” Orang yang merusak membuat sesuatu menjadi kacau, sedangkan orang yang malas dapat membuat pekerjaan terbengkalai. Misalnya, ketika semua anak mendapat tugas membersihkan kelas tetapi ada yang tidak mau membantu, teman-temannya harus bekerja lebih keras. Karena itu, kemalasan juga dapat menyulitkan orang lain.
Tuhan mengajar kita menjadi anak yang rajin dan bertanggung jawab. Kita dapat memulainya dengan hal-hal sederhana, seperti merapikan mainan, mengerjakan tugas, menjaga kebersihan, dan membantu orang tua. Kita tentu boleh bermain dan beristirahat, tetapi ketika tiba waktunya melakukan tugas, jangan terus menunda atau menyerahkannya kepada orang lain. Mari menjadi anak yang suka membangun, suka menolong, dan membawa kebaikan bagi keluarga, sekolah, gereja, dan teman-teman.
Hari ini kita belajar tidak menunda-nunda tugas. Jika selesai bermain, harus merapikan Kembali, Jika mendapat tugas sekolah, harus berusaha mengerjakannya dengan baik. Belajarlah membantu menjaga kebersihan dan tidak membiarkan orang lain mengerjakan semua tugas sendirian. Ketika rasa malas datang, Mintalah pertolongan Tuhan untuk segera melakukan apa yang menjadi tanggung jawab kita. Kerena Kemalasan dapat membuat pekerjaan yang baik menjadi terbengkalai, karena itu Tuhan mengajar kita untuk menjadi anak yang rajin dan bertanggung jawab.
Kesimpulan Renungan
Firman Tuhan mengingatkan bahwa kemalasan bukanlah hal yang boleh dianggap enteng. Perusak membuat sesuatu menjadi kacau, sedangkan orang yang malas dapat membuat pekerjaan terbengkalai dan menyulitkan orang lain. Karena itu, kita tidak mau menjadi perusak ataupun pemalas. Mari belajar menjadi anak yang rajin, bertanggung jawab, tertib, dan suka membangun. Dengan sikap seperti itu, kita dapat membawa kebaikan bagi orang-orang di sekitar kita.
Ayat Hafalan
Amsal 18:9, “Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak.”
Komitmenku Hari Ini
Aku tidak mau menjadi pemalas atau perusak. Aku mau menjadi anak yang rajin, bertanggung jawab, dan suka membangun.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih untuk Firman-Mu hari ini. Ampuni aku jika aku sering malas dan suka menunda pekerjaanku. Tolong aku untuk menjadi anak yang rajin dan bertanggung jawab. Ajarku untuk melakukan tugasku dengan baik dan tidak menyulitkan orang lain. Pakailah aku untuk membawa kebaikan dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarku. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.
Hikmat Hari Ini
Jangan menjadi pemalas yang membiarkan pekerjaan terbengkalai. Jadilah anak yang rajin dan suka membangun!
YNP – RS
JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>