Renungan harian Anak, Jumat 29 Maret 2024
Syalom adik-adik semuanya, hari ini kita merayakan Jumat Agung, Jumat Agung sangat berarti bagi kehidupan setiap orang Kristen. Karena pada hari Jumat Agung setiap orang Kristen memperingati peristiwa kematian Yesus di kayu salib. Mengapan Tuhan Yesus harus disalib? Karena KasihNya kepada umat manusia sehingga Tuhan berkorban untuk menebus kita dari dosa
Adik-adik Pengorbanan sering kali diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu. Misalnya, menyisihkan waktu lebih banyak untuk belajar demi mendapatkan nilai yang lebih baik; atau mengurangi waktu luang untuk menonton TV atau tidak bermain HP agar bisa mengikuti les ekstra, belajar dan berlatih.
Sepeti Dina yang terpilih untuk mewakili sekolahnya dalam lomba bercerita dengan Bahasa Inggris. Dina memfokuskan diri untuk belajar dengan tekun setiap hari, dari pagi hingga malam, agar ia bisa cepat menguasai bahasa Inggris. Bahkan, ia tidak ragu untuk berinteraksi dengan orang asing di tempat kursusnya untuk meningkatkan kemampuan berbicaranya. Meski terkadang merasa malu karena kesalahan, dengan kerja kerasnya, Dina berhasil mencapai tujuannya. Ada banyak piala yang dia dapatkan dan menjadi kebanggaan teman-temannya, namun dibalik semuanya ada Dina yang mengorbankan banyak hal, waktu bermainnya, waktu santainya, bahkan orang tuanya juga berkorban dengan biasa lesnya. Untuk sesuatu yang bernilai selalu ada harga yang harus dibayarkan.
Tuhan Yesus telah memberikan pengorbanan paling besar dalam sejarah manusia. Ia tidak hanya mengorbankan waktu, harta, atau tenaga, tetapi Ia mengorbankan nyawa-Nya sendiri. Kenapa harus nyawa adik-adik? Karena Tuhan mau menebus manusia dari dosa.
Alkitab berkata dalam Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Adik-adik tahu masalah apakah yang terbesar dalam kehidupan manusia? Ternyata bukan masalah dalam keluarga, atau sakit penyakit, atau juga masalah keuangan karena jika orang itu meninggal masalah itu tidak dibawa dalam kekekalan. Namun ada satu masalah yang walaupun dia meninggal dan itu masih dibawa yaitu DOSA. Ketika orang meninggal Dosanya tetap dibawa, dan setiap orang yang mati didalam dosa yang ada adalah penguhukuman yang kekal dan maut.
Karena itulah adik-adik semuanya, Tuhan Yesus merelakan dirinya supaya kita tidak lagi dikuasai oleh Maut namun sebaliknya kita beroleh pengampunan dari Tuhan Yesus. Memang mengorbankan sesuatu memang tidak mudah, terutama jika itu adalah hal yang sangat berharga bagi kita. Namun, Tuhan Yesus dengan tulus mengorbankan nyawanya demi kita, meskipun kita adalah manusia berdosa. Bagi-Nya, kita memiliki nilai yang sangat berharga.
Bagaimana kita meresponi pengorbanan Tuhan Yesus? Dengan menerima KASIHNYA yang besar dan hidup mengasihi Tuhan dengan sungguh. Kalau ada adik-adik yang masih sering menentang orangtua, bolos sekolah, atau mengikuti perilaku negatif, saatnya untuk bertobat! Berubahlah, karena hidupmu telah dibebaskan dari dosa oleh kasih karunia-Nya.
Ayat Hafalan
Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Komitmenku hari ini
Aku bersyukur atas KASIH dan PENGORBANAN TUHAN YESUS yang sudah menebus hidupku dari kuasa dosa
YNP – YC