Elohim Ministry umum Perjumpaan dengan Yesus yang Mengubah Hidupku

Perjumpaan dengan Yesus yang Mengubah Hidupku



Ayat utama: 2 Korintus 5:17, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Syalom bapak ibu yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Ada perbedaan antara mengetahui tentang Yesus dan mengalami perjumpaan dengan Yesus. Kita bisa tahu banyak tentang Yesus. Kita bisa tahu kisah kelahiran-Nya, mukjizat-Nya, pengajaran-Nya, bahkan hafal banyak ayat Alkitab. Tetapi mengetahui tentang Yesus tidak selalu berarti hidup kita sudah mengalami perubahan. Perjumpaan dengan Yesus bukan sekadar pengalaman emosional sesaat. Perjumpaan dengan Yesus seharusnya menghasilkan perubahan dalam cara kita melihat diri sendiri, melihat orang lain, menghadapi masalah, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan.

PERJUMPAAN DENGAN YESUS MEMBUKA MATA KITA

Kisah: Zakheus — Lukas 19:1–10

Zakheus adalah seorang kepala pemungut cukai dan memiliki banyak kekayaan. Ia dikenal sebagai orang berdosa dan kemungkinan besar tidak disukai oleh masyarakat. Tetapi suatu hari Zakheus mendengar bahwa Yesus sedang melewati Yerikho. Ia ingin melihat Yesus. Karena tubuhnya pendek, ia memanjat pohon untuk melihat Yesus. Yang menarik adalah Yesus tidak hanya melihat Zakheus dari kejauhan. Yesus berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.” Perjumpaan itu mengubah Zakheus.  Tetapi setelah berjumpa dengan Yesus, orientasinya berubah. Ia berkata: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”

Perjumpaan dengan Yesus membuat kita berani melihat kehidupan kita sebagaimana Tuhan melihatnya.

PERJUMPAAN DENGAN YESUS MENGUBAH IDENTITAS KITA

Saulus — Kisah Para Rasul 9:1–19

Saulus adalah seorang yang sangat aktif mengejar dan menganiaya pengikut Kristus. Ia merasa bahwa dirinya sedang melakukan sesuatu yang benar. Tetapi dalam perjalanan menuju Damsyik, ia mengalami perjumpaan dengan Yesus. Cahaya dari langit memancar mengelilinginya. Kemudian terdengar suara: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Perjumpaan itu menjadi titik balik dalam hidup Saulus. Orang yang sebelumnya mengejar pengikut Kristus kemudian menjadi orang yang memberitakan Kristus. Tetapi Injil menunjukkan bahwa Yesus mampu mengubah seseorang secara radikal. Saulus tidak hanya mendapatkan aktivitas baru. Ia mendapatkan identitas baru dan tujuan hidup yang baru.

PERJUMPAAN DENGAN YESUS MENGUBAH ARAH HIDUP KITA

Petrus — Yohanes 21:1–19

Petrus pernah berkata bahwa ia akan mengikuti Yesus sampai mati. Tetapi ketika Yesus ditangkap, Petrus menyangkal-Nya tiga kali. Bayangkan perasaan Petrus setelah itu. Ia mungkin merasa gagal.

Ia mungkin merasa tidak layak. Bahkan setelah kebangkitan Yesus, Petrus kembali menangkap ikan.

Seolah-olah ia kembali kepada kehidupan lamanya. Tetapi Yesus datang menemui Petrus. Yesus tidak datang untuk mempermalukannya. Yesus bertanya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Tiga kali Petrus ditanya. Dan kemudian Yesus memberikan kepadanya tanggung jawab: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Perjumpaan itu mengubah arah Petrus.

ILUSTRASI: SEORANG YANG BERTEMU DENGAN CAHAYA

Bayangkan seseorang berada di ruangan yang sangat gelap. Ia sudah lama berada di sana sehingga ia mulai terbiasa dengan kegelapan. Ia bahkan mungkin berpikir: “Memang beginilah hidup.” Kemudian seseorang membuka pintu. Cahaya masuk. Apa yang berubah? Bukan hanya ruangan itu. Cahaya membuat orang tersebut melihat sesuatu yang sebelumnya tidak ia lihat. Ia melihat jalan keluar. Ia melihat keadaan sebenarnya. Demikian juga ketika kita berjumpa dengan Yesus. Yesus adalah terang.

PENUTUP

Ada orang yang berharap hidupnya berubah karena keadaan berubah. Tetapi sering kali Tuhan memulai perubahan bukan dengan mengubah keadaan kita, melainkan dengan mengubah hati kita.

 “Apakah saya mau sungguh-sungguh berjumpa dengan-Nya dan membiarkan Dia mengubah hidup saya?” Tuhan tetap memanggil kita untuk datang lebih dekat kepada-Nya

Hikmat Hari ini:

Karena kekristenan bukan hanya tentang mengetahui Yesus, tetapi tentang mengalami Kristus dan membiarkan hidup kita diubahkan oleh-Nya. “Perjumpaan dengan Yesus bukan sekadar membuat kita merasa lebih baik; perjumpaan dengan Yesus membuat kita menjadi manusia yang baru.”

2 thoughts on “Perjumpaan dengan Yesus yang Mengubah Hidupku”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *