Elohim Ministry anak Ratu Wasti yang Tidak Taat

Ratu Wasti yang Tidak Taat



Renungan Harian Anak, Rabu 08 Juli 2026

πŸ“– Bacaan Firman Tuhan: Ester 1:10-22

Shalom, adik-adik Elohim Kids! Apa kabarnya hari ini? Kakak berharap kalian semua sehat, penuh sukacita, dan semangat menjalani hari bersama Tuhan. Sebelum memulai aktivitas hari ini, yuk kita belajar Firman Tuhan agar kita menjadi anak-anak yang taat kepada Tuhan dan orang tua.

Adik-adik, apakah kalian pernah diminta Mama atau Papa untuk membereskan mainan, belajar, atau membantu di rumah? Kadang kita langsung melakukannya, tetapi kadang juga kita menunda atau bahkan tidak mau melakukannya. Firman Tuhan hari ini mengajarkan bahwa ketaatan adalah sikap yang menyenangkan hati Tuhan. Anak yang taat menunjukkan kasih dan hormat kepada Tuhan serta kepada orang tua.

Suatu sore, Mama meminta Siska untuk merapikan mainan yang berserakan di ruang keluarga. Namun, Siska sedang asyik bermain sehingga ia berkata, “Nanti saja, Ma.” Mama mengingatkannya beberapa kali, tetapi Siska tetap tidak mau melakukannya. Tidak lama kemudian, adiknya berjalan di ruang keluarga dan hampir terjatuh karena menginjak mainan yang masih berserakan. Siska pun merasa bersalah. Ia segera membereskan semua mainannya dan meminta maaf kepada Mama. Dari pengalaman itu, Siska belajar bahwa menaati orang tua bukan hanya membuat mereka senang, tetapi juga membawa kebaikan bagi dirinya dan orang lain.

Dalam Ester 1:10-22 diceritakan bahwa Raja Ahasyweros mengadakan pesta yang sangat besar. Pada saat itu, raja memerintahkan pegawainya untuk memanggil Ratu Wasti agar datang mengenakan mahkota kerajaan. Namun, Ratu Wasti menolak perintah raja. Penolakannya membuat Raja Ahasyweros sangat marah. Setelah meminta nasihat para penasihat kerajaan, raja akhirnya memutuskan untuk memberhentikan Ratu Wasti dari kedudukannya sebagai ratu.

Dari kisah ini kita belajar bahwa ketaatan sangat penting. Tuhan mengajarkan kita untuk memiliki hati yang mau mendengar dan melakukan hal yang benar. Sebagai anak-anak, kita belajar taat kepada Tuhan dengan menaati Firman-Nya dan menghormati orang tua serta guru. Ketaatan bukan karena takut dihukum, tetapi karena kita mengasihi Tuhan. Ketika kita taat, kita sedang belajar memiliki karakter yang baik dan menjadi anak yang membawa sukacita bagi keluarga serta memuliakan nama Tuhan.

Kesimpulan Renungan

Adik-adik, Tuhan senang kepada anak-anak yang memiliki hati yang taat. Ketaatan membuat kita belajar menghormati Tuhan, orang tua, dan orang-orang yang Tuhan tempatkan untuk membimbing kita. Marilah kita memilih menjadi anak yang segera melakukan yang benar dan menunjukkan kasih kepada Tuhan melalui ketaatan kita.

Ayat Hafalan

“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” Yohanes 14:15

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih atas Firman-Mu hari ini. Tolong aku supaya memiliki hati yang taat kepada-Mu. Ajarku untuk menghormati orang tua, guru, dan melakukan setiap hal yang benar dengan sukacita. Biarlah hidupku menjadi kesaksian yang baik dan menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

Ketaatan adalah bukti bahwa kita mengasihi Tuhan dan menghormati orang tua.

Tuhan Yesus memberkati

YNP – TPR

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *