Elohim Ministry umum Menjadikan diri teladan

Menjadikan diri teladan



Renungan Harian Rabu, 08 Juli 2026

Ayat Pokok :  2 Timotius 2:15, “Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.”

Syalom . . . Salam Sejahtera Dalam Kasih Kristus.  Bapak, ibu dan saudara terkasih. Sebagai orang percaya, setiap kita seharusnya sadar sepenuhnya bahwa ada tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepada kita, karena kita ini adalah pekerja-pekerja-Nya. Disebut pekerja, artinya bahwa ada sesuatu yang harus kita kerjakan, seperti lagu lama yang mengatakan; “ada banyak kerja bagi TUHAN Yesus, ada banyak kerja kalau mau. . .” bukan bermalas-malasan atau santai. 

Tuhan Yesus berkata dalam Yohanes 5:17 demikian; Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.” Kerja adalah DNA Tuhan, sejak dari kisah penciptaan alkitab menuliskan bahwa DIA bekerja. Dan seharusnya kerja juga menjadi natur kita. Tuhan memanggil kita untuk bekerja. Setelah kisah penciptaan, Allah menempatkan manusia [Adam dan Hawa] di taman di Eden, perintah Tuhan adalah untuk mengusahakan dan memelihara [Kejadian 2:15]. Kata mengusahakan dalam bahasa ibrani memakai kata “Ləabadah“. Akar kata dari Ləabadah adalah abad yang berarti : “to work” – bekerja.

Sebelum kenaikan-NYA ke sorga, TUHAN Yesus memberikan amanat agung-NYA bagi para murid dan setiap kita orang percaya yaitu untuk memberitakan Injil kepada smua makhkuk. Ini adalah tugas utama yang menjadi tanggung jawab kita. Yang dimaksudkan pekerja Tuhan bukan hanya mereka yang menyandang gelar sarjana Theologia, atau memegang jabatan resmi dalam keorganisasian gereja sebagai pastur, pendeta, penginjil atau para fulltimer, tapi setiap orang yang mengakui Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidupnya.

Bapak, ibu dan saudara terkasih. Rasul Paulus meminta Timotius untuk memberikan nasihat kepada jemaat yang dilayaninya demikian; “Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.

Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.” [2 Timotius 2:14-15]. Janganlah menjadi orang yang suka bersilat kata, karena halnitu tidak berguna namun malah merusak, tetapi bjadipahbseorang pekerja yang tidak malu dan berterus terang memberitakan perkataan kebenaran.

Secara khusus kepada Timotius Rasul Paulus juga berpesan; Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau. [1 Timotius 4:12,16]. Paulus memotivasi Timotius untuk tidak menjadi rendah diri karena usianya masih muda, tetapi hal penting yang harus dilakukan adalah “Menjadi Teladan” bagi orang percaya, dengan demikian dengan melihat hidup Timotius jemaat di berkati dan hati mereka tersedia untuk setiap pengajaran kebenaran.

Bapak, ibu dan saudara terkasih, hidup kita adalah sarana penginjilan yang efektif karena dapat dilihat dan dampaknya langsung dirasakan oleh orang-orang disekitar kita. Kepada jemaat yang ada di korintus, Rasul Paulus berkata bahwa kita adalah surat yang terbuka yang dapat dilihat dan dibaca semua orang. [2 Korintus 3:2]. Oleh sebab itu marilah kita membangun hidup kita sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, memberikan ruang bagi Firman untuk membaharui pikiran kita yang terekspresi dalam tindakan kita sehari-hari. Dengan demikian hidup kita tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain atau bahkan menghalangi orang lain untuk semakin mengenal TUHAN.

Menjadi teladan sebagai pengikut Kristus bukanlah tentang memiliki posisi yang tinggi atau kemampuan yang luar biasa, melainkan tentang hidup yang setia dan konsisten mencerminkan karakter Kristus setiap hari. Tuhan memanggil setiap orang percaya untuk menjadi pekerja-Nya yang layak, yang hidup dalam kebenaran, menjaga perkataan, tindakan, kasih, kesetiaan, dan kekudusan. Ketika hidup kita menjadi kesaksian yang nyata, orang lain tidak hanya mendengar Injil melalui perkataan kita, tetapi juga melihat kuasa Kristus melalui kehidupan kita. Karena itu, marilah kita terus membiarkan Firman Tuhan membentuk karakter kita, sehingga hidup kita menjadi teladan yang membawa banyak orang semakin mengenal dan memuliakan Tuhan Yesus.

Refleksi

Mari kita merenungkan apakah selama ini kehidupan kita sudah menjadi teladan yang memuliakan Tuhan. Sebagai orang percaya, kita dipanggil bukan hanya untuk mengetahui Firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam setiap aspek kehidupan. Melalui perkataan yang membangun, sikap yang penuh kasih, kesetiaan dalam tanggung jawab, serta kehidupan yang kudus, kita dapat menjadi “surat Kristus” yang dibaca oleh banyak orang. Marilah kita meminta Tuhan untuk terus membentuk karakter kita agar hidup kita menjadi kesaksian yang nyata, sehingga melalui kehidupan kita, semakin banyak orang mengenal kasih dan kebenaran Kristus.

Hikmat Hari Ini

Hidup yang menjadi teladan adalah pemberitaan Injil yang paling nyata, karena dunia lebih dahulu melihat kehidupan kita sebelum mendengarkan perkataan kita.

Doa Merespons Firman Tuhan Hari Ini

Bapa di surga, terima kasih atas Firman-Mu yang mengingatkan kami untuk menjadi pekerja-Mu yang layak dan hidup sebagai teladan bagi orang-orang di sekitar kami. Ampunilah kami apabila melalui perkataan, sikap, atau tindakan kami masih sering menjadi batu sandungan. Bentuklah karakter kami agar semakin serupa dengan Kristus, sehingga kami setia dalam kebenaran, hidup dalam kasih, menjaga kekudusan, dan melayani dengan hati yang tulus. Pakailah kehidupan kami sebagai alat untuk membawa banyak orang semakin mengenal Engkau dan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Tuhan Yesus memberkati

DS

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

1 thought on “Menjadikan diri teladan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *