Renungan Harian Anak, Jumat 21 Agustus 2026
Syalom, adik-adik Elohim Kids! Apakah kalian mempunyai sahabat? Tentu menyenangkan memiliki teman untuk bermain, belajar, dan berbagi cerita. Tetapi, tahukah kalian bahwa sahabat yang baik bukanlah sahabat yang selalu mengatakan, “Iya,” kepada semua yang kita lakukan?. Sahabat yang bijaksana akan membantu kita memilih jalan yang benar. Ia berani mengingatkan dengan kasih ketika kita mulai melakukan kesalahan dan mengarahkan kita kepada kebenaran. Hari ini kita akan belajar menjadi sahabat yang bijaksana yang membawa teman-temannya semakin dekat kepada Tuhan.
Suatu hari, Agus dan teman-temannya mengikuti kegiatan pramuka. Mereka pergi berjalan menuju sebuah bukit. Sebelum berangkat, Kakak Pembina memberikan peta dan panduan perjalanan agar mereka mengetahui jalan yang harus dilalui. Namun, saat perjalanan pulang, mereka mulai tersesat. Semua teman Agus mencoba memberikan pendapat berdasarkan apa yang mereka pikirkan. Ada yang berkata, “Lewat sini saja!” Ada juga yang berkata, “Sepertinya jalan yang benar ke arah sana!” Tetapi, semakin lama mereka justru semakin bingung. Agus kemudian berkata, “Teman-teman, bagaimana kalau kita membuka kembali peta yang diberikan Kakak Pembina?” Mereka pun melihat peta itu bersama-sama. Akhirnya, mereka menemukan jalan yang benar dan dapat kembali ke tempat perkemahan dengan selamat. Agus menjadi sahabat yang bijaksana karena ia mengarahkan teman-temannya kembali kepada petunjuk yang benar.

Dalam Ayub pasal 32, kita bertemu dengan Elihu. Sebelumnya, tiga sahabat Ayub, yaitu Elifas, Bildad, dan Zofar, sudah berbicara panjang lebar tentang masalah yang dialami Ayub. Namun, tidak semua perkataan dan penilaian mereka tepat. Mereka mencoba menjelaskan keadaan Ayub berdasarkan pemikiran mereka sendiri. Kemudian Elihu berbicara dengan lebih hati-hati dan ingin mengingatkan Ayub serta teman-temannya tentang kebesaran dan keadilan Tuhan. Dari kisah ini kita belajar bahwa menjadi sahabat yang bijaksana berarti tidak asal berbicara atau mengikuti pendapat banyak orang. Kita perlu belajar mencari apa yang benar dan mengarahkan teman kita kepada jalan yang baik. Jika teman mengajak berbuat salah, kita tidak perlu ikut-ikutan. Sebaliknya, kita dapat berkata dengan baik, “Yuk, kita lakukan yang benar.” Sahabat yang bijaksana menolong temannya semakin dekat kepada Tuhan dan Firman-Nya. Sahabat yang baik bukan hanya menemani, tetapi juga berani mengarahkan temannya kepada hal yang benar.

Dari renungan Hari ini, mari belajar menjadi sahabat yang bijaksana. Jika temanmu melakukan kesalahan, jangan langsung mengejek atau ikut melakukan kesalahan itu. Ingatkanlah dengan kata-kata yang baik dan sopan. Jika temanmu bingung memilih yang benar, bantulah ia mencari jalan yang sesuai dengan Firman Tuhan. Kita juga harus mau menerima nasihat ketika sahabat atau orang tua mengingatkan kita. Dengan begitu, kita dapat saling menolong untuk bertumbuh dan melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan.
Kesimpulan Renungan
Adik-adik, sahabat yang bijaksana adalah sahabat yang membawa pengaruh baik. Kita tidak perlu menjadi orang yang paling pintar untuk menjadi bijaksana. Kita hanya perlu belajar mendengarkan Firman Tuhan, berpikir sebelum berbicara, dan berani memilih yang benar. Mari menjadi sahabat yang tidak menyesatkan, tetapi menolong teman-teman kita berjalan di jalan yang benar.
Ayat Hafalan
Amsal 27:9 “Minyak dan wewangian itu menyenangkan hati, begitu juga manisnya seorang teman datang dari nasihatnya yang tulus.”
Komitmenku Hari Ini
Hari ini aku mau menjadi sahabat yang bijaksana, berkata dengan baik, memberi nasihat yang tulus, dan mengajak teman-temanku melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih untuk teman-teman yang Engkau berikan dalam hidupku. Ajarlah aku menjadi sahabat yang baik dan bijaksana. Tolong aku untuk tidak mengajak teman melakukan kesalahan, tetapi berani mengarahkan mereka kepada hal yang benar. Berikan aku perkataan yang baik, hati yang tulus, dan hikmat dari-Mu. Pakailah aku untuk menjadi berkat bagi sahabat-sahabatku. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.
Hikmat Hari Ini
Sahabat yang bijaksana tidak membawa kita ke jalan yang salah, tetapi menolong kita menemukan dan melakukan yang benar.
YNP -GCT
JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>