Renungan Harian Youth, 15 Februari 2024
I Timotius 4:12, “Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”
Shalom, salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Apa kabarnya hari ini, rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.
Timotius adalah seorang muda yang menjadi murid dan rekan pelayanan Rasul Paulus. Ia lahir dari ayah berkebangsaan Yunani dan ibu Yahudi, yang mengajarinya tentang Kitab Suci sejak kecil (2 Timotius 3:15). Timotius juga memiliki seorang nenek yang saleh, bernama Lois, yang turut membangun imannya (2 Timotius 1:5). Timotius dipilih oleh Paulus untuk menjadi mitranya dalam pelayanan, karena ia memiliki hati yang tulus dan tekun dalam mengikuti ajaran Paulus (Filipi 2:19-22). Ia juga memiliki karunia rohani, yang diberikan kepadanya melalui penumpangan tangan Paulus dan para penatua (1 Timotius 4:14; 2 Timotius 1:6).
Setelah mendapat bimbingan dari Rasul Paulus, sebagian jemaat menganggap Timotius belum cukup dewasa untuk memimpin mereka. Namun, Paulus tidak meminta Timotius membuktikan diri dengan menunjukkan kemampuannya. Sebaliknya, Paulus mendorong Timotius menunjukkan kedewasaan rohani melalui perkataan, tingkah laku, kasih kepada jemaat, kesetiaan iman, dan kesuciannya (ay. 12). Tak seorang pun dapat menolak Timotius sebagai guru dan gembala jika ia sudah menjadi teladan dalam kehidupannya.
Teladan adalah sifat dan sikap yang baik yang patut di tiru dan dicontoh.
Mengapa kita harus jadi teladan? 1.) Karena dengan menjadi teladan, kita tidak akan dipandang remeh, sekalipun kita masih muda. dan 2.) menjdi teladan adalah suatu perintah dalam kebenaran Firman Tuhan. Artinya, menjadi teladan bukan karna mood atau situasi dan kondisi mendukung saja, tetapi menjadi teladan itu wajib.
Ada 5 aspek kehidupan yang harus diperhatikan oleh Timotius dan kita untuk bisa menjadi teladan :
1. Perkataan (logo).
Perkataan membawa pengaruh besar dalam kehidupan. Mari memakai perkataan yang membangun dimanapun kita berada (Amsal 16:24). Bukan hanya yang membangun, tetapi juga perkataan yang jujur dan dapat dipercaya.
2.Tingkah laku (Anastrophe)
Dalam Bahasa Yunani, tingkah laku disini adalah anastrophe yang artinya perbuatan yang sesuai dengan Firman Tuhan. Perbuatan kita harus mencerminkan jadi anak-anak terang (Efesus 5 : 11)
3. Kasih. (Agape)
Kasih yang dimaksud disini adalah kasih Agape yaitu kasih yang rela berkorban bukan sekedar kata-kata tetapi juga melalui tindakan atau perbuatan..(I yoh 4 : 11)
4. Kesetiaan (pistei)
Kesetiaan/ pistei disini juga berbicara tentang iman percaya yang terus/intens percaya sungguh- sungguh kepada Tuhan Yesus.(Wahyu 2 : 10B)
5. kesucian/ kekudusan (hagios)
Sangat jarang sekali anak-anak muda yang mau hidup dalam kesucian dan kekudusan. Namun ini adalah suatu perintah yang penting didalam Alkitab bagi kita semua. “Kuduslah kamu, sebab Aku kudus” (I Petrus 1:16). Dunia sedang jatuh dalam dosa yang menjijikkan seperti pornografi, pergaulan bebas, dan lain sebagainya. Namun sebagaoi anak Tuhan hendaklah kita menjaga kesucian dan kekudusan hidup dalam Tuhan.
Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, surat Paulus ini bukan hanya mengingatkan kepada Timotius saja, namun juga kepada kita generasi muda. Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa kita harus jadi teladan, suatu tindakan yang tidak boleh tidak kita lakukan yaitu menjadi teladan dalam hal perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan dan kesucian. Dengan demikian, anak muda seperti Timotius dan kita tidak akan terintimidasi oleh orang yang lebih tua dan norma budaya, meskipun kita masih muda. Bahkan
Kita dapat menjadi contoh dan teladan dalam pengajaran dan perkataan, termasuk juga dalam kasih, iman atau kesetiaan, dan dalam kemurnian atau kekudusan hidup.
Tuhan memberkati.
MW- AdS
PENGUMUMAN
Mengundang rekan-rekan semuanya untuk bisa hadir dalam Youth ang akan diadakan pada hari SABTU, 15 Februari 2025 jam 17.00 di Gedung Gereja Elohim Batu
Tema youth celebration kita sore ini adalah ~ “LOVE CONNECTIONS”~ ~

Pernahkah kamu merasa sudah menunjukkan kasih kepada seseorang, tetapi orang tersebut tidak merespon seperti yang kamu harapkan? Atau mungkin kamu pernah merasa tidak dikasihi, padahal orang lain sebenarnya sudah berusaha menunjukkan kasih kepada kamu? Terkadang, masalahnya bukan terletak pada kurangnya kasih, tetapi pada bagaimana kasih itu diekspresikan. Sama seperti kita berbicara dalam bahasa yang berbeda, setiap orang juga memiliki “bahasa kasih” yang berbeda. Jika kita ingin mengasihi dengan cara yang benar, kita perlu belajar bagaimana mengungkapkan kasih dengan cara yang dapat diterima dan dipahami oleh orang lain.
Dan jangan lupa Ibadah besok jam 06.00 WIB serta Sekolah minggu jam 08.00 di GPdI Elohim Batu
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan