Elohim Ministry anak “Tetaplah Mengampuni”

“Tetaplah Mengampuni”



Renungan Harian Anak, Senin 25 September 2023

Syalom adik-adik semuanya … puji Tuhan kita diberikan kesempatan yang baru untuk menikmati hari yang baru.

“Adik-adik, banyak cara dilakukan seseorang untuk menunjukkan perasaan marah. Ada yang hanya merengut, menangis hingga mengamuk. Sekarang coba bayangkan, bagaimana jika Adik-adik bertemu dengan seseorang yang telah menipu dirimu sebanyak dua kali?

Nah Alkitab menceritakan Esau telah menjadi korban penipuan Yakub sebanyak dua kali.

  • Yang pertama, Yakub menipu Esau untuk menukar hak kesulungannya dengan sup kacang merah.
  • Yang kedua, Yakub menipu ayahnya, Ishak, sehingga berkat yang sebetulnya disiapkan untuk Esau direbut oleh Yakub. Esau sangat marah waktu itu dan berniat membunuh Yakub.

Peristiwa Yakub memperdaya Esau sudah lama berlalu, kemudian Esau tinggal di padang Seir, negeri Moab. Tanpa diduga-duga suatu hari datanglah seorang hamba Yakub padanya, katanya, “Tuan, saya adalah hamba Yakub, saat ini Yakub sedang menuju ke sini hendak bertemu Tuan.” Kemudian Esau berkata, “Kembalilah kepada tuanmu, Yakub, aku sendiri akan menjemput Yakub bersama dengan rombonganku.” Esau lalu mempersiapkan 400 orang untuk ikut bersamanya menemui Yakub. Apa yang akan Esau lakukan terhadap Yakub yang menipunya dua kali? Hamba Yakub itupun memberitahukan kepada Yakub bahwa kakaknya Esau datang dengan membawa 400 orang. Yakub sangat ketakutan hingga ia menyendiri di tepian Sungai Yabok. Di sungai Yabok itulah, Yakub mendapat berkat Tuhan. Baru setelah itu Yakub berani menyeberangi sungai Yabok menyusul rombongan keluarganya.

Yakub segera menuju di barisan paling depan untuk memimpin rombongan. Dari tanah yang agak tinggi Yakub bisa melihat kakaknya Esau mendekat bersama 400 orang di belakangnya Dalam hati timbul rasa kuatlr Yakub, maka ia mengatur rombongannya, Para hamba beserta keluarganya di barisan depan. Setelah itu Lea beserta anak-anaknya, sedangkan Rakhel beserta Yusuf paling belakang. Yakub yang terdepan berjalan mendekati Esau dan rombongannya. Semakin dekat dengan rombongan Esau Yakub semakin kuatir, kemudian ia bersujud tujuh kali di hadapan Esau. Tanpa disangka-sangka Esau mendatangi Yakub dan memeluknya erat-erat. Lalu Yakub dan Esau menangis sambil berpelukan. Dua orang saudara yang berpisah cukup lama kini telah bertemu kembali.

Adik-adik, kini tidak ada lagi dendam dan amarah dlantaia kakak beradik, Yakub telah mendapatkan kasih dan ampunan dari Esau. Kini Yakub dan Esau hidup dalam damai, Tidak ada permusuhan dan pertengkaran lagi. Nah, Adik adik, hidup berdamai dengan teman dan saudara, itulah yang Tuhan mau. Siapa yang sedang bermusuhan dengan saudaranya? Jika Adik adik masih kesal dan marah kepada mereka, firman Tuhan hari ini mengajakmu untuk mau memaafkan mereka, seperti yang dilakukan Esau pada Yakub. Jadi berilah maaf kepada saudaramu.

Ayat Hafalan

Markus 11:25, “Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang

Komitmenku hari ini

Hari ini kita belajar bahwa Memendam marah dan dendam selalu merusak hubungan kita dengan orang lain, bahkan merusak hidup kita sendiri yang dihantui oleh amarah. Satu-satunya cara untuk melepaskan kemarahan dan dendam adalah dengan mengampuni.

ElohimKids 240923 – SP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *