Renungan Harian Anak, Selasa 09 Juni 2026
Belajar dari Iman Abraham dan Sara
Syalom, adik-adik Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak berharap kalian semua sehat, semangat, dan penuh sukacita. Sebelum memulai aktivitas hari ini, yuk kita belajar firman Tuhan bersama.
Adik-adik, pernahkah kalian berdoa untuk sesuatu lalu merasa Tuhan belum menjawab doa kalian? Apa yang kalian lakukan saat harus menunggu? Dalam perjalanan hidup, ada kalanya kita berdoa dan berharap sesuatu terjadi, tetapi jawabannya belum datang. Kita mungkin mulai bertanya-tanya, “Mengapa Tuhan belum menjawab doaku?” atau “Apakah Tuhan masih mengingatku?”
Saat keadaan seperti itu terjadi, kita bisa merasa sedih, kecewa, bahkan hampir menyerah. Namun firman Tuhan mengajarkan bahwa kita harus tetap percaya kepada-Nya. Meskipun kita belum melihat jawabannya, Tuhan tetap bekerja dan tidak pernah melupakan janji-Nya.
Bayangkan kamu menanam sebuah biji mangga di halaman rumah. Setelah menanamnya, kamu menyiramnya setiap hari. Namun keesokan harinya pohon itu belum tumbuh. Seminggu kemudian juga belum terlihat buahnya. Apakah itu berarti biji tersebut gagal tumbuh? Tentu tidak. Di dalam tanah, akar sedang bertumbuh. Prosesnya memang tidak terlihat oleh mata, tetapi sebenarnya tanaman itu sedang berkembang. Begitu juga dengan janji Tuhan. Kadang kita belum melihat hasilnya sekarang, tetapi Tuhan sedang bekerja di balik layar. Pada waktu yang tepat, kita akan melihat apa yang telah Tuhan siapkan bagi kita.

Salah satu contoh terbaik tentang percaya kepada janji Tuhan adalah kisah Abraham dan Sara. Dalam Kejadian 21:1-3 Tuhan pernah berjanji kepada Abraham bahwa ia akan memiliki keturunan yang sangat banyak, seperti bintang-bintang di langit. Namun ada satu masalah besar. Abraham dan Sara sudah sangat tua dan mereka belum memiliki anak. Secara manusia, keadaan itu tampak mustahil. Tahun demi tahun berlalu, tetapi anak yang dijanjikan Tuhan belum juga datang. Mungkin Abraham dan Sara pernah merasa lelah menunggu. Namun mereka memilih tetap percaya kepada Tuhan. Mereka yakin bahwa Tuhan yang memberikan janji adalah Tuhan yang setia. Akhirnya, pada waktu yang telah ditentukan Tuhan, Sara melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Ishak. Tuhan benar-benar menepati janji-Nya.
Kisah ini mengajarkan bahwa Tuhan tidak pernah berbohong. Jika Tuhan berjanji, Dia pasti akan melakukannya. Mungkin tidak selalu secepat yang kita inginkan, tetapi selalu tepat pada waktu-Nya.
Mengapa kita harus tetap percaya kepada Tuhan?
1. Tuhan Selalu Setia pada Janji-Nya. Manusia kadang lupa atau tidak dapat menepati janji. Namun Tuhan berbeda. Apa yang Tuhan katakan pasti dapat dipercaya karena Dia selalu setia.
2. Tuhan Bekerja Walaupun Kita Tidak Melihat. Saat Abraham menunggu, seolah-olah tidak ada yang berubah. Namun Tuhan tetap bekerja. Demikian juga dalam hidup kita. Walaupun keadaan terlihat sama, Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang baik.
3. Iman Bertumbuh Saat Kita Menunggu. Menunggu bukanlah waktu yang sia-sia. Saat menunggu, Tuhan sedang mengajarkan kita untuk percaya, bersabar, dan semakin dekat kepada-Nya.
4. Jangan Mengandalkan Kekuatan Sendiri. Saat menghadapi ketakutan, kesulitan belajar, ujian sekolah, atau masalah lainnya, jangan hanya mengandalkan kemampuan sendiri. Datanglah kepada Tuhan dalam doa dan percayalah bahwa Dia akan menolong kita.
Hari ini, cobalah mengingat satu hal yang sedang kamu doakan kepada Tuhan. Jangan berhenti berdoa hanya karena jawabannya belum datang. Tetaplah berdoa, membaca Alkitab, dan bersyukur setiap hari. Saat merasa takut atau khawatir, katakan kepada Tuhan apa yang kamu rasakan dan percayalah bahwa Dia sedang bekerja. Belajarlah untuk menunggu dengan sabar sambil terus melakukan hal-hal yang baik dan benar.
Kesimpulan Renungan
Abraham dan Sara mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan selalu setia pada janji-Nya. Walaupun mereka harus menunggu sangat lama, mereka tetap percaya bahwa Tuhan akan melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya. Demikian juga dalam hidup kita. Saat doa belum dijawab atau keadaan belum berubah, jangan menyerah dan jangan kehilangan harapan. Tetaplah percaya kepada Tuhan, karena Dia tidak pernah melupakan anak-anak-Nya. Pada waktu yang terbaik dan sempurna, Tuhan akan menggenapi rencana-Nya dalam hidup kita.
Ayat Hafalan
📖 Ibrani 11:11 “Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.”
Komitmenku Hari Ini
Hari ini aku mau tetap percaya kepada Tuhan dan tidak menyerah menunggu janji-Nya digenapi dalam hidupku.
Doa Penutup
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang setia dan selalu menepati janji-Mu. Tolong aku untuk tetap percaya kepada-Mu saat aku harus menunggu jawaban doa atau menghadapi keadaan yang sulit. Ajarku untuk tidak mudah menyerah, tidak takut, dan tidak mengandalkan kekuatanku sendiri. Penuhi hatiku dengan iman dan pengharapan sehingga aku tetap setia mengikuti-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
Hikmat Hari Ini
Janji Tuhan mungkin membutuhkan waktu untuk digenapi, tetapi Tuhan tidak pernah terlambat dan tidak pernah gagal menepatinya.
ID – KCP
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>