Elohim Ministry anak “The Thankful Heart”

“The Thankful Heart”



Renungan harian Anak, Senin 23 Februari 2026

https://open.spotify.com/episode/24wmtUmeivprd3sWKQea8a?si=8og2xceFTseUJCfKhcT_KQ

Shalom adik-adik yang dikasihi Tuhan! Hari ini kita akan belajar tentang sesuatu yang sederhana tetapi sangat penting, yaitu memiliki hati yang bersyukur. Sudahkah hari ini kamu mengucapkan terima kasih kepada Tuhan?

Dalam Lukas 17:11–19, kita membaca kisah tentang sepuluh orang yang sakit kusta. Penyakit ini sangat berat pada zaman itu. Mereka tidak boleh tinggal bersama keluarga, tidak boleh bermain dengan teman, dan harus hidup terpisah dari orang lain. Hidup mereka penuh kesedihan.

Ketika mereka mendengar bahwa Yesus lewat, mereka berseru dari jauh, “Yesus, Guru, kasihanilah kami!” Yesus melihat mereka dan menyuruh mereka pergi kepada imam. Walaupun mereka belum melihat kesembuhan, mereka taat dan berjalan. Di tengah perjalanan, mereka sembuh! Namun dari sepuluh orang itu, hanya satu yang kembali kepada Yesus untuk mengucap syukur.

Ada seorang anak bernama Sinta yang berdoa sebelum ujian, “Tuhan, tolong aku supaya bisa mengerjakan soal dengan baik.” Setelah ujian selesai dan nilai dibagikan, ternyata nilainya bagus! Sinta sangat senang dan langsung bermain dengan teman-temannya. Tetapi… ia lupa satu hal penting: mengucapkan terima kasih kepada Tuhan. Beberapa hari kemudian, guru Sekolah Minggu mengingatkan tentang pentingnya bersyukur. Sinta pun sadar dan berdoa, “Tuhan, terima kasih sudah menolongku.” Saat itu hatinya penuh sukacita dan damai. Ia belajar bahwa bersyukur membuat hatinya lebih dekat dengan Tuhan.

Adik-adik, kesepuluh orang kusta itu semuanya menerima mukjizat. Tetapi hanya satu yang kembali kepada Yesus. Yang kembali itu bahkan seorang Samaria, orang yang biasanya dipandang rendah. Namun ia datang, memuliakan Allah dengan suara nyaring, tersungkur di kaki Yesus, dan mengucap syukur.

Yesus berkata kepadanya, “Imanmu telah menyelamatkan engkau.” Semua memang sembuh secara fisik, tetapi hanya satu yang mengalami keselamatan rohani karena ia kembali dengan hati yang bersyukur.

Dari kisah ini kita belajar bahwa: Semua berkat berasal dari Tuhan; Mukjizat adalah anugerah, bukan hak kita; Bersyukur adalah tanda iman yang hidup; Tuhan senang pada hati yang tahu berterima kasih. Apakah kita hanya mencari berkat Tuhan, atau kita juga mencari Tuhan sebagai sumber berkat itu?

Hari ini kita mau belajar Mulailah kebiasaan mengucap syukur setiap hari. Saat bangun pagi, ucapkan terima kasih untuk hidup yang baru. Saat makan, bersyukurlah atas makanan. Saat doa dijawab, jangan lupa kembali berdoa dan berkata, “Terima kasih Tuhan.” Adik-adik juga bisa membuat jurnal syukur kecil dan menuliskan satu hal yang disyukuri setiap hari. Hati yang bersyukur membuat kita lebih dekat dengan Tuhan.

Kesimpulan Renungan

Tuhan Yesus penuh belas kasihan dan senang menolong kita. Namun Tuhan juga rindu agar kita memiliki hati yang tahu bersyukur. Jangan menjadi seperti sembilan orang yang lupa kembali. Jadilah seperti satu orang yang datang kembali kepada Yesus dan memuliakan-Nya. Anak Tuhan adalah anak yang tahu berterima kasih.

Ayat Hafalan

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18)

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih untuk semua kebaikan-Mu dalam hidupku. Ampuni aku jika sering lupa bersyukur. Ajari aku memiliki hati yang selalu berterima kasih kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

Hati yang bersyukur membuat kita semakin dekat dengan Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati

Elkids220226 – SP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

2 thoughts on ““The Thankful Heart””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *