Elohim Ministry anak “Tuhan Melihat Hati”

“Tuhan Melihat Hati”



Renungan Harian Anak, Senin 20 November 2023

Syalom adik-adik Elohim kids semuanya, bagaimana kabarnya hari ini … semoga kalian semuanya dalam keadaan sehat dan baik semuanya

Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan tentang sebuah kisah dalam Alkitab yang mengajarkan kepada kita betapa pentingnya hati yang tulus di hadapan Tuhan, karena Tuhan melihat hati didalam Kitab I Samuel 16:1-13.

Ketika Raja Saul tidak lagi berkenan dihadapan Tuhan karena memilih untuk tidak taat dan setia kepada TUhan. Maka Tuhan kemudian memerintahkan Samuel untuk mencari seseorang yang akan menggantikan Saul sebagai raja. Inilah kisah saat Daud, seorang gembala muda, dipilih dan diurapi oleh Tuhan. Saat Samuel tiba di rumah Isai, ayah Daud, Samuel melihat Eliab, anak sulung Isai, yang tampak gagah. Tetapi Tuhan menegaskan bahwa Dia tidak memilih berdasarkan penampilan luar. Allah berkata kepada Samuel,

“Jangan memperhatikan parasnya atau tinggi badannya, sebab Aku telah menolaknya. Sungguh, manusia melihat apa yang kelihatan, tetapi TUHAN melihat hati.” (1 Samuel 16:7).

Tuhan melihat hati Daud yang tulus dan penuh dengan iman. Meskipun ia hanya seorang gembala, tetapi hatinya bersih di hadapan Tuhan. Ini mengajarkan kepada kita bahwa hal yang utama bukanlah kehebatan atau penampilan kita, tetapi hati yang tulus dan taat. Setelah diurapi oleh Samuel, Roh Tuhan mulai bekerja dalam hidup Daud. Daud menjadi tokoh besar dalam sejarah Israel dan menjadi raja yang bijaksana. Ini menunjukkan bahwa ketika kita memiliki hati yang bersih di hadapan Tuhan, Dia akan memimpin dan memberkati hidup kita.

Sebagai anak-anak Tuhan, mari renungkan hati kita. Apakah hati kita bersih di hadapan Tuhan? Kita mungkin dapat menyembunyikan apapun dari manusia, tetapi Tuhan melihat hati kita. Marilah kita meminta Roh Kudus membimbing dan membersihkan hati kita setiap hari.

Tuhan ingin kita menjadi orang yang memiliki hati yang baik dan tulus. Dia ingin kita mengasihi Dia dan orang lain. Bagaimana cara kita menjadi anak yang memiliki ketulusan hati? Ayo kita mau belajar untuk selalu berkata yang sebenarnya. Kita juga harus bersikap baik kepada orang lain dengan hati yang tulus tanpa mengharapkan imbalan.

Adik-adik, yang dipikirkan manusia tidak sama dengan yang dipikirkan Tuhan. Justru yang muda dan dianggap tidak memiliki kemampuan menjadi seorang raja, dipilih Tuhan menjadi raja. Seseorang yang tidak masuk hitungan karena masih kecil, malah dipakai Tuhan untuk menjadi pemimpin. Oleh sebab itu, jangan pernah menghina atau mengejek orang lain dengan perkataan: kamu pendek, kamu jelek, kamu hitam, kamu kribo, atau kamu sipit, karena Tuhan melihat hati bukan paras atau fisik seseorang.. 

Ingatlah Tuhan melihat hati. Biarkan hatimu menjadi tempat yang disukai Tuhan, penuh dengan iman dan kasih. Ketika hatimu bersih, Tuhan akan bekerja dalam hidupmu dengan cara yang indah, begitu juga bagaimana kita melihat orang lain.

Ayat Hafalan

I Samuel 16:7, “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah, manusia melihat apa yang didepan mata tetapi Tuhan melihat hati”

Komitmenku hari ini

Aku mau belajar menilai hidupku dan orang lain dengan berhikmat bukan dengan cara pandang yang salah, karena Tuhan melihat kedalam hatiku

ElKids 191123 – SP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *