Elohim Ministry youth TUHAN YESUS SUMBER PERTOLONGAN DAN PENGHIBURAN

TUHAN YESUS SUMBER PERTOLONGAN DAN PENGHIBURAN



Renungan harian Youth, Rabu 21 Mei 2025

📖 Bacaan: Matius 9:20–22

Syalom, rekan-rekan remaja dan pemuda yang dikasihi Tuhan!

Kehidupan tidak lepas dari berbagai pergumulan. Ada saatnya kita merasa sendiri, tidak dianggap, atau kehabisan harapan. Tapi kabar baiknya adalah: Tuhan Yesus adalah Sumber Pertolongan dan Penghiburan bagi setiap orang yang datang kepada-Nya dengan iman. Kisah perempuan yang mengalami pendarahan selama 12 tahun dalam Matius 9:20–22 adalah gambaran nyata bahwa tidak ada pergumulan yang terlalu berat untuk dijangkau oleh kasih dan kuasa Tuhan.

Dalam budaya Yahudi, penyakit seperti ini membuat seseorang dianggap najis secara ritual (Imamat 15:25–27). Artinya, ia tidak boleh masuk ke dalam Bait Allah, tidak boleh menyentuh orang lain, dan bahkan barang yang ia sentuh pun akan menjadi najis. Bisa dibayangkan, ia hidup dalam isolasi total selama 12 tahun—terasing dari keluarga, komunitas, dan ibadah kepada Allah. Ini bukan sekadar kesepian, tapi penderitaan sosial dan rohani yang dalam.

Selain itu, Markus 5:26 mencatat bahwa ia sudah berobat ke banyak tabib, menghabiskan seluruh hartanya, namun bukan membaik—justru semakin memburuk. Artinya, harapan medis sudah habis, secara finansial ia bangkrut, dan secara psikologis kemungkinan besar ia putus asa.

Namun, di tengah semua keputusasaan itu, muncul setitik iman. Ia mendengar tentang Yesus. Mungkin ia belum begitu kenal, tapi iman membuatnya percaya bahwa hanya dengan menjamah jubah-Nya saja, ia akan sembuh. Dan iman seperti inilah yang Tuhan Yesus hargai.

Apa yang kita bisa pelajari dari kehidupan Wanita ini

1. Datang Mendekat kepada Tuhan Yesus

Matius 9:20 mencatat bahwa perempuan yang sudah menderita selama 12 tahun itu “maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.”
Perempuan ini tahu bahwa hanya ada satu harapan yang tersisa—Yesus. Ia berani melangkah meski menurut hukum dan budaya Yahudi, ia dianggap najis dan tidak layak untuk berada di keramaian.

Saudara muda yang dikasihi Tuhan, mungkin kita juga sedang merasa tak berdaya: tubuh yang sakit, pikiran yang lelah, hati yang patah. Tapi mari belajar dari perempuan ini—jangan menjauh dari Tuhan saat kita terpuruk. Justru datanglah mendekat. Yesus tidak menolak siapa pun yang datang dengan iman. Ia adalah Sumber Penghiburan sejati.

2. Beriman Teguh kepada Tuhan Yesus

Matius 9:21 berkata: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
Perempuan ini tidak punya banyak kata. Tidak ada permohonan panjang. Tapi hatinya penuh dengan iman yang besar. Ia yakin, hanya dengan menjamah jubah-Nya, ia akan sembuh.

Iman tidak harus selalu keras dan lantang. Iman bisa diam, tetapi teguh.
Iman seperti ini yang menggerakkan tangan Tuhan. Mungkin kita tidak tahu bagaimana caranya keluar dari masalah. Tapi saat kita percaya penuh dan mengandalkan Tuhan—itu cukup.

➡️ Iman yang sederhana tapi tulus jauh lebih berharga di mata Tuhan daripada keraguan yang dibungkus dengan keragaman pengetahuan.

3. Menerima Keselamatan dan Kesembuhan

Matius 9:22 mencatat bahwa Yesus berpaling kepada perempuan itu dan berkata: “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.”
Perhatikan kata “menyelamatkan”. Tuhan Yesus tidak hanya menyembuhkan tubuhnya, tetapi menyelamatkan seluruh kehidupannya.

Tuhan tidak hanya memulihkan bagian yang tampak. Dia menyentuh bagian yang paling dalam dari hati kita—yang sering kali paling terluka. Maka jika kita datang kepada-Nya, pertolongan-Nya bukan setengah, tapi sempurna. Ia menyelamatkan tubuh, jiwa, dan hidup kita.

Karena itu siapa pun kita yang saat ini mungkin sedang menderita sakit penyakit atau sedang menghadapi persoalan hidup yang berat: dalam keluarga, dalam usaha dalam hubungan yang retak bahkan hancur dengan sesama; mendekatlah kepada Tuhan Yesus dan berimanlah kepada-Nya dengan sungguh sungguh, maka kita akan memperoleh pertolongan, keselamatan, kesembuhan dan penghiburan dari Tuhan Yesus. Percayalah!

Rekan-rekan youth, mungkin hari-hari ini ada di antara kita yang sedang mengalami tekanan, penolakan, masalah dalam keluarga, pergaulan, bahkan kegagalan dan luka batin. Ingatlah:

Jangan tunggu semuanya baik dulu baru mencari Tuhan. Cari Dia justru saat keadaanmu paling lemah. Sebab kasih dan kuasa-Nya nyata bagi orang yang datang dengan iman yang teguh.

Tuhan Yesus tidak jauh. Ia menyapamu hari ini. Jamahlah Dia dengan iman.
“Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” (Matius 9:22)

Tuhan Yesus memberkati. 🙏🏼

AH – NDK

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *