Renungan Harian Anak, Sabtu 27 April 2024
Selamat pagi adik-adik yang dikasihi Tuhan Yesus, bagaimana kabar kalian pastinya masih semangat ya? Pagi hari ini kita akan kembali mendengarkan renungan firman Tuhan dengan judul “Wajahmu cerminan Hatimu”
Adik-adik Bayangkan kamu berada dekat sebuah kolam yang tenang di sebuah taman. Air kolam ini jernih dan datar seperti kaca. Ketika seseorang mendekatinya, dia akan melihat bayangannya dengan jelas. Namun sebaliknya jika kolam itu dipenuhi dengan sampah atau kotoran, bayangan yang terlihat akan buram dan tidak jelas. Nah Hati kita seperti kolam tersebut. Jika hati kita dipenuhi dengan kebencian, kemarahan, atau keserakahan, maka tercermin dalam kehidupan kita sehari-hari dan wajah kita yang tidak bisa bersukacita. Namun, jika hati kita dipenuhi dengan kasih, kebaikan, dan kerendahan hati, maka hati kita akan bersinar dan wajah kita akan mencerminkan sukacita yang berlimpah.
Jika kalian berteman, pasti kalian akan senang dengan teman yang memilki wajah penuh senyuman dan sukacita disbanding dengan teman yang suka marah dan pemurung bukan? Sekarang coba kamu bercermin bagaimana wajahmu hari ini apakah penuh dengan sukacita atau sebaliknya wajahmu penuh dengan rasa kesal atau kemarahan
Amsal 27:19, yang mengatakan, “Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.”
Wajahmu adalah cerminan hatimu. Jagalah hatimu agar selalu penuh kasih dan kebaikan. Ketika kamu menunjukkan wajah yang penuh kasih, maka semua orang akan merasa nyaman dan senang berada di dekatmu.
Dalam Kejadian 4:3-7, kita diceritakan tentang dua bersaudara, Kain dan Habil. Keduanya memberikan persembahan kepada Tuhan, namun hanya persembahan Habil yang diterima oleh Allah. Karena persembahan Kain tidak mendapat perhatian dari Tuhan, dia merasa kesal dan marah terhadap Habil, yang terlihat dari ekspresi wajahnya yang murung. Firman Tuhan kepada Kain adalah sebagai berikut:
Kejadian 4:6-7 Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”
Karena Kain tidak menjaga hatinya, dia merasa iri dan marah terhadap Habil, yang menyebabkan dia melakukan tindakan jahat kepada saudaranya itu.

Jadi, Adik-adik jika hati kita penuh dengan perasaan tidak baik dimata Tuhan, hal itu akan tercermin dari wajah kita yang tidak berseri dan tidak bersukacita. Oleh karena itu, kita semua harus menjaga hati kita dengan baik. Hati yang penuh dengan sukacita akan membuat wajah kita berseri dan penuh dengan kebahagiaan. Teman-teman lebih suka melihat wajah yang murung atau yang tersenyum? Tentu saja yang tersenyum, bukan?
ayat hafalan kita hari
Amsal 27:19, “Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.”
Komitmenku hari ini
Wajahku adalah cerminan hatiku. Aku mau menjaga hatiku agar selalu penuh kasih dan sukacita.
YNP – TPR
PENGUMUMAN
Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Onsite di Gedung Gereja ya besok hari minggu jam 8.00 dengan tema
“SAKSI KEBANGKITAN KRISTUS”

Kita akan Belajar bersama dari kisah Kisah Yesus Menampakkan Diri kepada Semua Murid dalam Lukas 24:36-49.. Adik-adik, Tuhan Yesus menunjukkan bahwa diri- Nya hidup dan kita tahu bahwa kita adalah saksi tentang Tuhan Yesus yang hidup….
Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan.
Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.