Elohim Ministry umum “Membangun”

“Membangun”

Renungan Harian, Kamis 21 Oktober 2021

1 Korintus 3:10, “Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.”

Shalom… selamat pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih didalam Tuhan Yesus Kristus.  Kata membangun dalam bahasa Inggris memakai kata Build.  Kata build merupakan kata kerja transitif.  Dalam Merriam Webster Dictionary memiliki arti: 1) to develop according to a systematic plan, by a definite process, or on a particular base. (untuk berkembang menurut rencana yang sistematis, dengan proses yang pasti, atau atas dasar tertentu); 2) increase, enlarge (meningkat, memperbesar). Dalam arti sederhana kata build memiliki arti berkembang secara sistematis lewat proses tertentu menuju tujuan yang telah ditetapkan.

Dalam membangun sesuatu, kita tidak boleh membangun dengan asal-asalan.  Kita harus membangun dengan tujuan yang jelas dan dengan cara membangun yang benar dan baik.  Mari kita belajar hal membangun dengan langkah-langkah yang sistematis.

Apa yang akan anda bangun?

Hal ini menyatakan apa rencana bapak, ibu dan saudara ketika membangun sesuatu.  Kita tidak bisa asal-asalan dalam membangun sesuatu.  Sekalipun keuangan kita mencukupi, namun kita harus menetapkan dulu apa yang akan kita bangun.

Setelah menetapkan apa yang akan kita bangun, kemudian barulah kita menyusun anggaran dalam pembangunan.  Hal yang tak kalah penting dalam membangun adalah di mana lokasi kita membangun.  Yesus pernah memberi perumpamaan hal membangun di atas pasir dan batu karang.  Tentu saja di mana kita membangun akan menentukan cara membangunnya dan hasil pembangunannya.  Hal penting lain yang harus kita perhatikan juga adalah kualitas bahan bangunan yang akan dipakai, karena hal tersebut juga menentukan kekuatan bangunan yang kita bangun tersebut.

Mengapa anda membangun?  

Hal ini menyatakan apa alasan dan tujuan bapak, ibu dan saudara membangun.  Mari kita ajukan pertanyaan kepada diri kita masing-masing apa yang menjadi alasan kita membangun sesuatu.  Kemudian dengan jujur kita mulai memperhatikan pembangunan tersebut, untuk kepentingan siapa kita membangun?  Kepentingan diri sendiri atau kepentingan bersama.  Selanjutnya sebagai orang percaya kita juga harus menanyakan apa motivasi kita dalam membangun. Kitab Roma   Untuk kemuliaan diri sendiri atau untuk kemuliaan Tuhan? Sudahkah bapak, ibu dan saudara menemukan alasan dan tujuan membangun? 

Bagaimana cara anda membangun?

Hal ini menyatakan apa yang menjadi strategi dan cara bapak, ibu dan saudara dalam membangun.  Dalam membangun hal yang sederhana sekalipun kita harus tetap memperhatikan strategi dan cara membangunnya.  Kita tidak dapat hidup sendirian, kita juga tidak dapat membangun sendirian, kita harus menetapkan dengan siapa kita membangun sesuatu.  Kita membutuhkan dukungan orang lain.  Dalam membangun sesuatu kita harus mengumpulkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing untuk mendukung pembangunan yang sudah kita tetapkan. Kemudian berapa lama rencana pembangunan juga harus ditetapkan, sebab waktu sangat berharga bagi kita semua.

Sudahkah bapak, ibu dan saudara mengatur strategi dan cara dalam membangun sesuatu? Marilah kita membangun dengan rencana, alasan, tujuan dan strategi yang benar.

Tuhan kita adalah pribadi yang memiliki rencana, tujuan, alasan dan strategi yang benar dalam segala yang DIA perbuat.  Sebagai orang percaya kitapun harus demikian dan motivasi dalam membangun segala sesuatu adalah untuk kemuliaan TUHAN.  Amin. 

Tuhan Yesus memberkati.

DS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *