Elohim Ministry umum Hidup Berkemenangan Didalam DIA

Hidup Berkemenangan Didalam DIA



Renungan Harian Jumat, 28 April 2023

“Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita” (Roma 8:37)

“Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita” (1 Korintus 15:57).

Apakah yang Dimaksud dengan Frase “Lebih dari Pemenang”?

hupernikaō  (hoop-er-nik-ah’-o) More than conquer, Lebih Dari Pemenang

Dari dua akar kata, yaitu

  • huper (hoop-er’) “over”, above, beyond
  • nikaō (nik-ah’) conquer, get the victory

Seorang yang oleh kasih karunia Allah yang diterimannya melalui iman kepada Yesus Kristus telah mengalami kehidupan yang baru dan tinggal tetap di dalam kemenangan atas dosa

Para pemenang adalah orang-orang percaya yang menolak untuk berkompromi dengan dunia dan kefasikan

Roma 12:1-2 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Dan tetap setia pada Kristus sampai saat akhir dan memperoleh mahkota kehidupan

1 Korintus 9:25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

Paulus mengatakan tentang dirinya sendiri

“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya2 Timotius 4:7-8

Orang orang yang Berkemenangan

Pertama, mengetahui rahasia kemenangan ini

Rahasia kemenangan kita adalah kematian Kristus di kayu salib yang mendamaikan, menebus, menggantikan, membenarkan dan membebaskan kita dari kuasa dosa (Kolose 2:13-15; Ibrani 2:14-15).

Kedua, mengetahui status yang telah dimiliki

Paulus mengatakan dalam Roma 8:37 bahwa didalam Kristus kita “more than conquerors” (lebih dari pemenang).

Apabila kita ingin hidup berkemenangan, kita harus memulainya dari posisi kemenangan ini. Kebimbangan, kekuatiran, putus asa bukanlah dasar yang dapat kita gunakan untuk membangun kehidupan yang berkemenangan.

Tidak berdaya dan tanpa pengharapan adalah tipuan iblis, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta (Yohanes 8:44).

Kita tidak mungkin menjadi orang-orang yang menang jika kita sendiri tidak mengetahui dan menyadari posisi kita sebagai orang-orang yang menang, di dalam Kristus (1 Korintus 15:57).

 Ketiga, hidup di dalam Roh yang MEMPERBAHARUI

Galatia 5:16,25, hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Apakah hidup dalam Roh itu? Hidup dalam Roh adalah hidup seseorang yang memiliki respon kepada pimpinan Roh dan taat kepada apa yang dikehendakiNya.

HIDUP yang DIPERBAHARUI adalah PROSES KEHIDUPAN yang dikerjakan oleh Roh Kudus, Sesudah manusia dilahirkan baru, sehingga hidupnya adalah hidup yang baru, bukan lagi hidup yang lama.

Namun hidup yang baru ini harus dipahami pada areal kerohanian kualitatif, bukan kuantitatif.Artinya, hidup baru bukan suatu perubahan fisik atau psikis: orang yang tadinya jelek menjadi cantik, atau orang yang temperamental menjadi sanguistik atau melankolik.

SEBUAH PERUBAHAN karena ARAH HIDUP yang sesuai dengan yang dikehendaki Allah. Kini orientasinya kepada Tuhan, bukan kepada diri sendiri. Hidup kita yang lama sudah mati, karena kebangkitan Kristus telah menghidupkan kita, sehingga oleh kuasa Roh Kudus kita mempunyai kehidupan yang baru. Yaitu hidup yang berpusat kepada kehendak Allah.

Efesus 4: 17-20 mengatakan, “Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka”

Karena kita LEBIH dari PEMENANG

Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. we are more than conquerors, Roma 8 : 37

Pdt. Budi Wahono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *