Renungan Harian Anak, Selasa 15 Agustus 2023
Hallo adik-adik Elohim Kids,..selamat pagi. Semoga pagi hari ini adik-adik semua dalam sehat dan selalu bersemangat..karena Tuhan selalu beserta dengan kita.
Adik-adik yang dikasihi oleh Tuhan! Kita semua ingin menjadi kuat dan tahan terhadap segala hal, bukan? Tapi, pernahkah kamu berpikir tentang menjadi kebal terhadap dosa? Mengapa ini penting? Mari kita lihat bersama.
Raja Mithridates VI dari Pontus punya kebiasaan minum racun dengan dosis rendah sepanjang hidupnya, agar dia kebal dari segala racun. Itu dilakukan sebagai tindakan berjaga-jaga seandainya ada seseorang yang mencoba meracuni dirinya. Namun suatu kali, kerajaannya runtuh dan ia ditangkap oleh orang Romawi pada tahun 63 SM. Waktu itu, dia mencoba bunuh diri dengan minum racun dosis tinggi. Sayangnya, ternyata tubuhnya sudah benar- benar kebal, sehingga racun itu tidak membunuhnya. Karena takut disiksa oleh tentara Romawi, akhirnya dia meminta seorang budak untuk membunuhnya dengan menggunakan sebuah pedang.
Karena suka minum racun, lama-lama tubuh Raja Mithridates jadi tahan terhadap racun. Demikian juga dengan kita, misalnya kita berbohong satu kali mungkin awalnya kita takut ketahuan, takut dimarahi, tapi bila kita terus- menerus melakukannya, terus berkata dusta maka lama-lama hati kita akan kebal, kita jadi tidak takut lagi melakukan perbuatan negatif itu.
Kita tahu bahwa dosa adalah hal yang tidak disukai oleh Tuhan. Ia menginginkan yang terbaik untuk kita, dan dosa bisa membuat kita menjauh dari-Nya. Kadang-kadang, kita mulai dengan sedikit hal yang salah, dan lama kelamaan, hal itu bisa menjadi kebiasaan buruk yang sulit diubah. Terkadang kita merasa, “Ah, ini hanya sekali. Tidak masalah.” Tetapi, jika kita terus melakukannya, itu bisa menjadi seperti benih yang ditanam dan tumbuh menjadi pohon besar. Di dalam Kitab Roma 6:23, tertulis, “Upah dosa ialah maut.” Ini artinya dosa memiliki akibat yang buruk.
Tetapi sebaliknya Kita juga bisa menjadi kebal terhadap godaan dosa. Caranya adalah dengan terus memilih untuk melakukan yang benar, Kita bisa membiasakan diri dengan hal-hal yang baik, seperti membaca Firman Tuhan, berdoa, berbakti kepada sesama, dan menjalani hidup yang benar.
Ketika kita terbiasa melakukan yang baik, kita akan menjadi kuat dalam menghadapi godaan dosa. Ketika kita memilih hidup dalam ketaatan kepada Firman Tuhan, kita akan hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan yang sejati. Sebaliknya dosa akan membuat hidup kita penuh dengan ketakutan dan tidak ada damai didalam hati kita.
Hari ini kita belajar, saat melakukan hal buruk, mari cepat sadari kalau hal itu salah, lalu segera minta ampun pada Tuhan. Jika terus mengeraskan hati, kita akan kebal akan dosa, dan tidak akan peka lagi dengan suara Tuhan.
Ayat Hafalan
Amsal 28:14 Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan TUHAN, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka.
Komitmenku hari ini
Milikilah hati yang lemah lembut, jangan mengeraskan hati ketika Tuhan menegur kita. Lekaslah untuk bertobat dan berubah supaya kita tidak menjadi anak yang kebal terhadap Kebenaran
YNP – KCP