Elohim Ministry umum Kekuatan Orang Percaya

Kekuatan Orang Percaya



Kekuatan Orang Percaya

Renungan Harian Kamis, 31 Agustus 2023

Ayat Pokok : Yohanes 13:31-35

Shalom… Selamat pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. 

Dalam disiplin perenungan terhadap firman Tuhan, supaya kita dapat memahami apa maksud yang terkandung dalam sebuah perikop dalam alkitab, kita perlu untuk mengetahui konteks secara keseluruhan dari fasal tersebut. Dalam hal ini teks pokok kita adalah Yohanes 13:31-35, jadi kita perlu untuk membaca keseluruhan fasal 13 untuk mengetahui konteksnya.

Yohanes 13 ini memiliki nuansa kesedihan yang sangat kuat, hal tersebut dapat dilihat pernyataan dari Tuhan Yesus. DIA mengatakan; “Hai anak-anak-KU hanya seketika saja lagi AKU ada bersama kamu…” dengan kata lain Yesus tidak lama lagi akan pergi meninggalkan mereka.

Pesan inti dari perikop ini terdapat di judul perikop tersebut yaitu Perintah Baru.  Pertanyaannya adalah, Apakah perintah baru tersebut??? Dan jawabannya adalah saling Mengasihi, dengan tujuan untuk mempermuliakan nama TUHAN.

Jika demikian, maka kekuatan dari orang percaya adalah karena;

Pertama, Percaya bahwa kita di panggil Tuhan oleh Kasih Karunia-NYA untuk mempermuliakan DIA.

Mari kita perhatikan frasa “Hai anak-anak-KU… ke tempat AKU pergi, engkau tidak mungkin kamu ke sana.” Pernyataan ini menimbulkan kebingungan besar dalam diri murid-murid karena selama ini mereka selalu bersama-sama.  Dan ini adalah saat yang tidak menyenangkan.  Bagi murid-murid, moment terindah mereka adalah “bersama dengan Yesus secara fisik,” dimana mereka mendapat proteksi dan pengajaran yang luar biasa dari Tuhan Yesus. Kebingungan murid-murid membuat mereka tidak ingat bahwa Tuhan memiliki tujuan atas panggilan-NYA bagi murid-murid. Point penting dari Panggilan-NYA adalah; mempermuliakan Tuhan dalam setiap situasi.

Pertanyaan selanjutnya adalah, Bagaimanakah caranya Murid-murid memuliakan-NYA??? Murid-murid harus mengalami perubahan cara pandang dari Yesus adalah pribadi yang baik kepada Yesus adalah Tuhan yang baik.

Mengapa kita dapat mempermuliakan Tuhan dalam segala situasi??? Karena Tuhan adalah pribadi yang baik dan maha kuasa yang sanggup mengerjakan segala perkara.

Kedua, Tuhan mau kita bukan menjadi orang yang beragama namun orang-orang yang memiliki relasi dengan Tuhan.

Kita dapat menjadi orang yang kuat mampu dan mempermuliakan DIA dalam segala situasi karena kita memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan.

Jika kita menghubungkan dengan  Kisah Para Rasul 1:8, disana tertulis; “kamu akan menerima kuasa…” artinya setiap kita menjadi representasi dari orang yang memberikan kuasanya bagi kita. Dalam hal ini, konteksnya adalah Tuhan yang memberikan kita kuasa melalui Roh Kudus-NYA bagi kita. Jadi pergunakanlah kuasa yang Tuhan berikan kepada kita suoaya kita dapat mempermuliakan DIA dalam situasi apapun.

Ketiga, Tuhan mengasihi dengan berlimpah dan terus menerus.

Roma 5:5 mencatat bahwa kasih Allah telah dicurahkan dalam hati kita. Kata dicurahkan juga berarti digelontori atau dengan kata lain diberikan secara berlimpah-limpah.

Kasih Tuhan telah diberikan kepada murid-murid dengan berlimpah dan terus menerus, demikianpun kasih yang sama telah dicurahkan dengan melimpah kepada kita. Kasih inilah yang membuat kita kuat untuk mengerjakan panggilan dan perintah-NYA dalam kehidupan kita.

Bapak, ibu dan saudara yang terkasih. Marilah kita bersama saling mengasihi, seperti Yesus telah mengasihi kita, sehingga dengan demikian orang akan mengetahui bahwa kita adalah murid Kristus. Kasih yang sama juga kiranya memberikan kekuatan bagi kita untuk mengerjakan panggilan-NYA, yqitu hidup yqng mempermuliakan Tuhan. Amin.

Tuhan Yesus memberkati

DS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *