Elohim Ministry youth SALING MENOLONG DALAM KRISTUS

SALING MENOLONG DALAM KRISTUS



Renungan Harian Youth, Sabtu 28 Oktober 2023

Ayat                     : Galatia 6: 1-10

Syalom, selamat pagi teman-teman remaja dan pemuda semuanya. Apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua sehat selalu dan dalam lindungan Tuhan.

Sebuah istilah jawa, Sawang Sinawang yang merupakan kata yang berasal dari bahasa Jawa “Sawang” yang artinya “Lihat atau Pandang”. Sekilas, maknanya sama dengan memandang antara satu orang dengan orang yang lain. Bagi masyarakat Jawa, sawang sinawang memiliki makna yang cukup penting untuk dijadikan sebagai renungan. Kata tersebut bermaksud untuk memberi nasehat agar kita tidak terlalu sibuk melihat kehidupan orang lain dan mengabaikan hidup sendiri. Sawang sinawang juga mengajak kita agar lebih mudah mengucap syukur atas anugerah yang diberikan oleh Tuhan di dalam hidup.

Justru dalam kehidupan ini, kita harus saling tolong menolong antara satu dengan yang lainnya didalam Kristus.

Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Galatia adalah untuk menasehatkan jemaat tersebut untuk selalu hidup dalam pengajaran yang benar oleh kebenaran Firman Tuhan. karena diantara jemaat tersebut terdapat orang Yahudi dan non Yahudi yang saling memandang ini. Ditengah jemaat ini, Rasul Paulus mengingatkan agar tidak mengikuti ajaran-ajaran sesat dan keinginan-keinginan daging mereka, tetapi justru harus hidup didalam ‘Roh’. Didalam Galatia pasal 6 ayat 1-10 Paulus memberikan beberapa nasehat kepada jemaat-jemaat di Galatia antara lain :

1. Menuntun dengan Roh  lemah lembut (1-2)

Nasehat Rasul Paulus kepada jemaat di Galatia yaitu jika ada seorang yang kedapatan melakukan pelanggaran, lalu ada seorang yang disebut, “kamu yang rohani” … agar yang rohani dapat menuntun orang-orang yang sesat dan tidak hidup sesuai Firman Tuhan dengan Roh yang lemah-lembut ke jalan yang benar. Dan diteruskan dengan kaliamat “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”Kata “beban” yang digunakan di sini tidak dijelaskan beban seperti apa; namun nasehat rasul Paulus di ayat ini masih berhubungan dengan pasal 5:13-14 yaitu supaya jemaat saling melayani seorang akan yang lain oleh kasih sesuai dengan perintah utama dari hukum Taurat,” kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!”. Perintah tersebut dapat dilakukan, bukan karena mereka sanggup, tetapi karena Kristus telah menebus dan memerdekakan mereka dari kutuk dan kuk perhambaan hukum Taurat (3:13; 5:1).

2. Awasilah diri sendiri sesuai Firman Tuhan (3-6)

Ketika kita melakukan kebenaran Firman dengan menuntun orang-orang yang sesat menuju ke jalan yang benar, maka kita juga harus mengawasi diri sendiri agar jangan jatuh dan tersesat. Contohnya saja seperti seorang komentator bola yang hanya bisa mengomentari sebuah pertandingan bola, namun sesungguhnya ia sendiri tidak bisa bersikap sebagai pemain dalam pertandingan tersebut. Bukankah hal ini sering terjadi dalam kehidupan kita?

Jangan sampai kita membandingkan diri dan mengomentari hidup orang lain namun tidak menjaga diri kita sendiri didalam kebenaran Firman Tuhan. Sebab Firman Tuhan mengatakan, masing-masing kita bertanggung jawab atas hidup kita masing-masing.

3. Jangan jemu menabur yang baik (7-10)

Allah tidak ingin kita hidup didalam dosa. Hal ini seperti mempermainkan Allah dalam kehidupan kita. Oleh sebab itu Firman Tuhan mengatakan, ‘jangan sesat, Allah  tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya’. Justru dalam kehidupan kita, jangan kita bosan untuk menabur dalam Roh. Menabur apa yang baik. Karena satu kali waktu, kita akan menuai apa yang kita tabur sesuai dengan waktunya Tuhan dalam kehidupan kita. Dan pesan Firman Tuhan ini, diakhiri dengan taburan kitaterutama kepada saudara-saudara kita seiman.

Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan. mari kita hidup dengan saling tolong menolong didalam Tuhan, sebab demikian kita sudah memenuhi hukum Kristus, sambil kita mengawasi dan menjaga diri kita sesuai dengan Firman Tuhan. dan tak lupa juga untuk kita tidak jemu-jemu atau bosan dalam kita menabur hal-hal yang baik, karena kita akan menuai apa yang  kita tabur.

“Kamu harus memberi untuk mendapatkan, kamu harus menabur benih, sebelum kamu menuainya.” – Scott Reed

Tuhan memberkati!

MW – AdS

PENGUMUMAN

Kami mengundang rekan-rekan semuanya untuk bisa hadir dalam Youth ang akan diadakan pada hari SABTU, 28 Oktober 2023 jam 17.00 di Gedung Gereja Elohim Batu.

Hari ini tepat kita merayakan hari SUMPAH PEMUDA dan tema yang relate dengan anak Muda masa kini adalah “PEMUDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN” .. dalam Mazmur 127 dikatakan bahwa kita digambarkan seperti anak panah ditangan Pahlawan, tentunya ini adalah panggilan yang luar biasa buat setiap kita. Tentunya sebuah anak panah harus dibentuk dan diproses agar menjadi anak panah yang dapat dipakai untuk kemuliaan nama Tuhan. Ada proses penajaman dan pelurusan, diarahkan dan diseimbangkan. Yuk untuk lebih jelasnya datang dan bergabung Bersama dengan kita semuanya.

Dan jangan lupa Ibadah besok jam 06.00 WIB serta Sekolah minggu jam 08.00 di GPdI Elohim Batu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *