Elohim Ministry umum Disiplin adalah Kunci Kemenangan

Disiplin adalah Kunci Kemenangan



Renungan Harian Kamis, 16 November 2023

Ayat Pokok : 1 Korintus 9:27, “Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasai nya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.”

Shalom… Selamat pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. 

                Setiap kita pasti paham bahwa saat mengikuti pertandingan olahraga, seorang atlet yang bertanding harus memenuhi kriteria olahraga dan mentaati peraturan baku yang tidak boleh dilanggar. Olahraga lari, misalnya; harus melewati lintasan yang sudah disediakan dengan jarak lintasan tertentu. Demikian juga dalam pertandingan olahraga tinju, petinju bertanding sesuai kelasnya dan petinju tidak boleh sembarangan memukul, contohnya; meninju di bagian bawah perut dan di bagian belakang kepala. Memukul bagian tubuh tersebut dilarsng dalam olahraga tinju.  Apabila peraturan dilanggar, atlet bisa didiskualifikasi.

                Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Rasul Paulus mengibaratkan kualitas kehidupan seorang Kristen ibarat atlet yang sedang bertanding. Diperlukan latihan keras dan disiplin atau penguasaan diri dalam segala hal.

1 Korintus 9:25 mencatat bahwa  “Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahokta yang abadi”

Untuk memperoleh suatu “mahkota” (jaman dulu piala berbentuk mahkota) di kejuaraan olahraga dunia yang fana ini saja tidak ada yang bisa main-main, semua harus serius berlatih dan selalu mempersiapkan diri untuk menguasai pertandingan, apalagi setiap kita yang percaya kepada Kristus.  Hidup kita adalah berjuang untuk mendapatkan mahkota abadi. Kita harus berjuang sama seperti atau bahkan lebih keras untuk menguasai diri agar kita memperoleh kemenangan dan mendapat mahkota abadi.

Selain itu, kita juga tidak boleh hidup sembarangan, karena kita bisa saja didiskualifikasi alias tidak diizinkan melanjutkan pertandingan karena bertanding tanpa mengikuti aturan pertandingan. Dalam bahasa Inggris, 1 Korintus 9:27 tertulis demikian, “But I discipline my body and keep it under control, lest after preaching to others I myself should be disqualified.”

                Prinsip yang sama juga berlaku dalam kehidupan Kristen. Untuk menjadi pemenang, kita membutuhkan disiplin. Disiplin adalah kemampuan untuk mengendalikan diri dan mengarahkan diri kita ke arah tujuan yang benar. Disiplin diperlukan dalam berbagai aspek kehidupan Kristen, seperti:

  • Doa dan pembacaan Alkitab: Disiplin dalam berdoa dan membaca Alkitab akan membantu kita untuk bertumbuh dalam iman dan mengenal Allah dan kebenaranNya.
  • Disiplin untuk beribadah: Disiplin dalam beribadah akan membantu kita untuk setia dalam kita beribadah dan menempatkan ibadah sebagai prioritas dalam diri kita.
  • Disiplin Persekutuan: Disiplin dalam persekutuan dengan saudara seiman akan membantu kita untuk saling menguatkan dan membangun satu sama lain.
  • Disiplin Pelayanan: Disiplin dalam pelayanan akan membantu kita untuk menjadi berkat bagi orang lain dan melatih diri kita untuk berbagi apa yang kita miliki dan melepaskan egoisme

                Disiplin bukanlah hal yang mudah. Ada kalanya kita merasa lelah atau malas untuk melakukan hal-hal yang membutuhkan disiplin. Namun, kita harus ingat bahwa disiplin adalah kunci kemenangan.

Dengan disiplin, kita akan mampu mencapai tujuan kita dan menjadi pemenang dalam kehidupan Kristen.

Jadi, seperti Rasul Paulus yang menggunakan istilah olahraga, yaitu harus mendisiplin diri, dan harus bertindak sesuai peraturan agar tidak didiskualifikasi. Kehidupan kekristenan, terutama bagi kita yang aktif melayani, harus hidup seperti seorang atlet yang selalu mendisiplin diri, dan selalu bertanggung jawab untuk siap mengikuti pertandingan dengan segala peraturannya.

                Mari kita belajar untuk disiplin dalam kehidupan Kristen. Dengan disiplin, kita akan mampu menjadi pemenang dan mencapai tujuan kita.

Amin. TUHAN Yesus memberkati.

DS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *