Elohim Ministry umum Allah dan Jiwaku

Allah dan Jiwaku



Renungan Harian Senin, 19 Februari 2024

Tema Jiwa/Roh dalam bahasa aslinya ditemukan 1000 kali lebih didalam ALkitab. Jiwa tidak keliatan namun jiwa inilah yang membuat manusia bernilai. Jiwa inilah yang membedakan manusia dengan ciptaan yang lain.

Jiwa adalah bagian yang penting dihadapan Allah namun kita seringkali memperhatikan hal yang fisik yang kelihatan lebih banyak dibanding dengan kepedulian kita dengan jiwa kita. Waktu, energi, pikiran bahkan uang kita lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan Fisik

Jiwa – tidak kelihatan namun sangat berdampak. Aspek dari Jiwa 1) Pikiran, 2) Perasaan, 3) Kehendak, 4) Hati Nurani, 5) Memori, 6) Imajinasi

Dalam kita mengambil Keputusan dalam kehidupan kita maka jiwa kita akan terjadi dialog satu dengan yang lain bagian dari jiwa untuk mengambil Keputusan dalam kehidupan kita.

1 Petrus 2:11 Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.

Petrus menasehatkan kita untuk berjuang melawan keinginan daging yang berjuang melawan jiwa kita. Jiwa kita dibombardir oleh keinginan kita yang dikuasai dosa dan tujuannya adalah menguasai jiwa kita. Jika kalah akan hidup dalam kekuatiran, luka, depresi dan kehilangan harapan, menjadi lumpuh secara Rohani.

Tetapi Puji Tuhan Allah menyediakan jalan supaya jiwa kita juga mempunyai perhentian, Ada ketenangan didalam Tuhan

Mazmur  62:2 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.

Karena itulah semakin dekat kita dengan Tuhan maka kita akan mengalami ketenangan hati sebaliknya semakain jauh dari Tuhan yang ada adalah ketakutan dan kekuatiran

Belajar dari Mazmur 115 tentang Kekuatan Jiwa kita

Mazmur 115:4-8  Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia, mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat, mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium, mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya. Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.

Orang percaya yang menggeser posisi Allah dalam kehidupan kita, dan ditempati hal yang lain berhala (Kekuasaan, keuangan, kenikmatan) yang menjadi lebih penting maka kita akan menjadi seperti apa yang sedang disembahnya.

JIKA ENGKAU MENEMPATKAN SESUATU DI TEMPATNYA ALLAH,
INI YANG AKAN TERJADI PADAMU:
 ENGKAU AKAN KEHILANGAN KAPASITAS UNTUK MENDENGAR SUARA-NYA,
MELIHAT PENYERTAAN-NYA, BERJALAN BERSAMA-NYA,
DAN MERASAKAN KEBAIKAN-NYA!

Begitu jiwa kita melekat kepada sesuatu yang bukan dari Allah maka jiwa kita akan menyusut, jiwa kita akan menjadi kerdil dan kehilangan kapasitas hidup kita untuk mendengar suara Tuhan dan tuntunannya, bahkan tidak merasakan lagi kebutuhan tentang Tuhan. Jangan sampai jiwa kita melekat kepada hal yang lain sehingga kita menjadi mati secara Rohani.

Ulangan 4:27-28 TUHAN akan menyerakkan kamu di antara bangsa-bangsa dan hanya dengan jumlah yang sedikit kamu akan tinggal di antara bangsa-bangsa, ke mana TUHAN akan menyingkirkan kamu. Maka di sana kamu akan beribadah kepada allah, buatan tangan manusia, dari kayu dan batu, yang tidak dapat melihat, tidak dapat mendengar, tidak dapat makan dan tidak dapat mencium.

Ayat diatas adalah sebuah peringatan yang disampaikan oleh MUSA pesan dari Allah kepada umatNya. Ketika umat Tuhan menyembah berhala, maka mereka akan mencondongkan hatinya kepada dosa dan menjauh dari Allah.

Yeremia 5:3 Ya TUHAN, tidakkah mata-Mu terarah kepada kebenaran? Engkau memukul mereka, tetapi mereka tidak kesakitan; Engkau meremukkan mereka, tetapi mereka tidak mau menerima hajaran. Mereka mengeraskan kepalanya lebih dari pada batu, dan mereka tidak mau bertobat.

Bahaya hati yang keras dan membatu – tidak mau untuk bertobat dan tidak mau Kembali kepada Allah sehingga Allah berurusan secara langsung dengan mereka. Banyak anak Tuhan yang susah untuk menjadi pelaku Firman, jatuh bangun didalam dosa, menjadi cemar dan sangat mudah dengan kompromo, memori pikiran kita dipenuhi dengan hal yang negatif… bertanyalah dalam hati kita, adakah hati kita sudah membantu dan hati kita menyembah kesenangan atau ilah yang lain.

Mari refokuskan hati kita kepada Tuhan, mintalah Tuhan memulihkan jiwa kita dihadapan Allah

Rangkuman Khotbah

Pdt Soerono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *