Renungan Harian Youth, Rabu 31 Juli 2024
II TIMOTIUS 2:7, Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.
Kita semua diciptakan dengan tujuan yang mulia dari Tuhan; dan untuk mencapai tujuan Tuhan, kita harus melewati berbagai proses kehidupan yang sangat panjang… sejauh ini tidak ada manusia yang lahir sudah mahir berbicara dan meminta apa yang dia inginkan dengan kalimat yang jelas. Namun kitahu bersama, dan kita telah belajar tahapan-tahapan perkembangan manusia sampai bisa melakukan apa saja. Dan oleh sebab itu, kehidupan yang kita jalani di dunia ini adalah tentang pembelajaran yang sangat panjang supaya setiap manusia bisa memahami arti dari peristiwa-peristiwa kehidupan yang terjadi.
Tiada akhir bagi orang-orang yang mau belajar; dan ganjaran dari setiap kerinduan untuk mau belajar dan diajar ialah pengertian dan hikmat…
Perhatikanlah apa yang kukatakan; suatu kalimat dorongan yang dituliskan oleh Paulus kepada Timotius. Karena Rasul Paulus telah menganggap Timotius sebagai anak rohaninya sendiri; dan Di usianya yang masih relatif muda Timotius sudah dipercaya Tuhan untuk menjadi pemimpin jemaat di Efesus. Karena itu ia merasa perlu untuk mengingatkan dan meneguhkan Timotius akan panggilannya sebagai pengikut Kristus dan pelayan di jemaat. Nasehat untuk tetap berusaha menjadi kuat oleh karena kasih karunia yang diterima di dalam Kristus Yesus, meskipun menghadapi berbagai penderitaan. Hal ini diikuti dengan pengajaran adanya kualitas pribadi sebagai orang yang menderita karena nama Kristus. Untuk itu, Paulus mengangkat tiga profesi menjadi contoh, yaitu prajurit, olahragawan dan petani.
Rekan-rekan youth, Nilai yang Paulus angkat dari ketiga profesi itu adalah adanya kemampuan untuk fokus pada tujuan, taat pada peraturan, daya juang yang tinggi, gigih dan pantang menyerah, kesabaran yang tinggi, ketabahan dan kuatnya pengharapan akan hasil akhir yang baik, semangat kerja keras, dan kesetiaan sampai akhir. – dikatakan dalam ayat 1, “jadilah kuat.. dalam kasih karunia…
Kita dapat bertumbuh dalam kasih karunia, memiliki iman yang kuat dan terus terarah pada Kristus dan kehendak-Nya.
Jadi marilah kita melihat kebenaran tentang seorang prajurit yang tidak lagi memikirkan keinginan dirinya sendiri melainkan memutuskan untuk taat saja pada komandangnya. Seorang atlit yang berlatih dengan tekut, memperhatikan setiap detai aturan baik itu untuk pengembangan diri dan aturan di lapangan ketika akan bertanding. Dan seorang petani yang menikmati hasilnya dari kerja keras, fokus dan perhatian pada benihnya yang terus tumbuh, melalui terang Injil Yesus Kristus. DARI KETIGA PROFESI INI KITA SEPERTI DITUNTUN UNTUK MEMILIKI PEMAHAMAN YANG BENAR TENTANG KEHIDUPAN
Tuhan memberikan pengertian
Maksudnya adalah kemampuan untuk memahami segala seluk-beluk kehidupan ini. Hal ini terlihat contohnya dalam kehidupan Salomo. Hal utama yang diminta oleh Salomo ketika ia menjadi raja atas Israel, adalah supaya ia meminta hikmat dan pengertian. Dia tidak meminta kekayaan yang banyak, tapi dia menyadari kelemahannya dihadapan Tuhan sebelum menjadi pemimpin ats suatu bangsa yang besar. Sehingga Salomo dimampukan TUHAN mengatasi permasalahan dalam hidupnya karena TUHAN memberikan pengertian yang baik kepadanya untuk menimbang segala perkara yang dihadapinya.
Sementara itu, di masa kini, Kehidupan anak-anak muda selalu identik dengan hura-hura, gaya hidup bebas, ugal-ugalan, gaul dan enerjik. Pada masa seperti ini sangat diperlukan pengertian dari TUHAN agar kehidupan mereka tertata dengan baik. Tidak semua anak-anak jaman now yang memiliki pola pikir yang tidak baik. Ada banyak anak muda di negeri ini yang di masa kemudaannya justru memiliki prestasi yang dapat dibanggakan. Contohnya: Anthony Sinisuka Ginting, pebulutangkis muda Indonesia ini sudah mampu mengharumkan nama Indonesia dengan meraih gelar di kejuaraan bulutangkis kelas Superseries Korea Open 2017 dan Daihatsu Indonesia Master 2018. Namun ada sebagian anak muda yang justru terpuruk dalam pergaulan yang menjerumuskan: memakai narkoba, pesta miras, terlibat dugem dan bahkan berani melakukan seks bebas. Ironis sekali! Itulah fenomena kehidupan anak muda. Tidak ada yang instan di dalam hidup ini, namun satu demi satu peristiwa yang terjadi di sekitar kita menuntun kita kepada pemahaman yang benar dan respon yang tepat
MILIKILAH PENGERTIAN
Hidup dipakai Tuhan di usia muda itu ada harga yang harus dibayar. Karena itu rasul Paulus tak henti-hentinya berdoa untuk Timotius dan mendorongnya agar tidak mudah putus asa: “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu” (1Tim. 4:12).
Dorongan untuk menjalani teladan itu harus diawali dengan memiliki pengertian seperti yang sudah dikatakan oleh Paulus. Dan kaitannya dengan kita adalah jika kita benar-benar memasang telinga kita; jika kita mengarahkan mata kita kepada nasihat hal-hal yang benar, maka tidak akan ada satupun hal baik yang akan terlewatkan dan hidupmu akan berdampak.
Rekan-reakn youth, Menjalani hidup kita harus memiliki Misi dan Visi yang jelas, supaya kita tidak asal menjalani hidup. Apa yang hendak kita lakukan untuk mencapai tujuan dari kehidupan kita, sehingga sekalipun terjadi hal tidak kita harapkan atau terjadi sesuatu yang tidak kita duga, tetap kita fokus kepada tujuan hidup kita, tidak menjadi bingung dan lemah harus berbuat apa. Untuk mencapai tujuan tentu harus ada komitmen dan kesungguhan untuk membangun diri kita. Komitmen yang utama adalah membangun diri di atas kasih karunia Tuhan. Kemampuan kita mengembangkan diri adalah dengan menghidupi kasih karunia Tuhan.
Ada kuasa Tuhan yang memampukan, menguatkan, menghibur dan juga yang memberikan kita pada waktunya mahkota kemenangan iman kita kepada Tuhan Yesus.
Amin, Tuhan Yesus Memberkati
RM – NDK