Elohim Ministry anak “Dipulihkan dan Menjadi Berkat”

“Dipulihkan dan Menjadi Berkat”



Renungan Harian Anak, Selasa 20 Agustus 2024

Syalom adik-adik Elohim Kids! Semoga semua dalam keadaan sehat ya. Hari ini, sebelum kita melakukan aktivitas, mari kita merenungkan Firman Tuhan tentang “Dipulihkan dan Menjadi Berkat.”

Pernahkah kalian melihat sebuah mainan yang rusak? Mungkin sebuah mobil-mobilan yang rodanya patah atau boneka yang tangannya copot. Ketika mainan itu rusak, kita merasa sedih dan tidak bisa memainkannya lagi dengan gembira. Namun, ada kalanya mainan itu bisa diperbaiki. Mungkin Papa atau Mama bisa menempelkan kembali roda yang patah, atau menjahit tangan boneka yang copot. Setelah diperbaiki, mainan itu menjadi seperti baru lagi dan bisa dimainkan kembali dengan senang. Sama seperti mainan yang rusak dan diperbaiki, kita juga kadang-kadang bisa merasa ‘rusak’ di dalam hati kita. Mungkin kita merasa sedih, kecewa, atau marah. Namun, tahukah kalian bahwa Tuhan Yesus bisa memperbaiki hati kita yang ‘rusak’? Tuhan itu penuh kasih dan selalu siap memulihkan kita saat kita merasa terluka. Dia mengasihi kita dan ingin kita merasa senang dan damai di dalam hati.

Misalnya, jika ada teman yang sedih, kita bisa menolongnya dengan berkata baik, memberikan senyuman, atau mengajaknya bermain. Saat kita berbagi kasih Tuhan kepada orang lain, kita menjadi berkat bagi mereka. Ingatlah, ketika kita mengalami kesedihan atau kesulitan, kita bisa berdoa kepada Tuhan Yesus. Dia akan memulihkan hati kita, membuat kita kuat lagi, dan memberi kita kesempatan untuk menjadi berkat bagi teman-teman dan keluarga kita. Seperti mainan yang diperbaiki dan bisa dimainkan lagi, hati kita yang dipulihkan oleh Tuhan juga bisa membawa sukacita bagi orang lain.

Jadi adik-adik, melalui pengorbanan Tuhan Yesus, kita dipulihkan untuk menjadi pribadi yang baru. Maka dari itu, kita harus menggunakan setiap kesempatan yang Tuhan berikan dalam hidup kita untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Coba kita lihat salah satu tokoh dalam Alkitab, yaitu Lazarus. Ketika ia sudah mati selama empat hari, Tuhan Yesus datang dan membangkitkan Lazarus. Namun, saat Lazarus bangkit, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain. Nah, adik-adik, setiap ikatan dosa dalam hidup kita juga harus dilepaskan, karena hanya Yesus yang bisa melepaskan kita dari ikatan dosa. Dari kehidupan Lazarus yang dipulihkan, banyak orang yang melihat dan akhirnya percaya kepada Yesus.

Hari ini, coba pikirkan satu teman yang mungkin sedang merasa sedih atau kesulitan. Berdoalah untuk temanmu, lalu lakukan sesuatu yang baik untuknya, seperti memberikan pelukan, membantu dengan tugas, atau hanya mendengarkan ceritanya. Mari menjadi berkat bagi orang lain!

Ayat Hafalan:

Mazmur 145:9″TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.”

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus memberkati!

ID – KCP

1 thought on ““Dipulihkan dan Menjadi Berkat””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *