Renungan Harin anak, Jumat 23 September 2024
Syalom adik-adik elohim kids semuanya, bagaimana kabar kalian hari ini semoga kalian dalam keadaaan baik dan sehat ya.
“Orang yang mencintai kesucian hati dan yang manis bicaranya menjadi sahabat raja.” Amsal 22:11
Adik-adik apa sih makna menjadi sahabat Raja? Ini tidak hanya merujuk pada hubungan pertemanan dengan seorang raja secara harfiah, tetapi juga menggambarkan bagaimana karakter seseorang yang berintegritas dan berbicara dengan bijaksana bisa mendapatkan kehormatan dan pengaruh yang besar, bahkan di hadapan pemimpin tertinggi seperti raja.
Tuhan mau kita menjadi berkat dimanapun kita berada, dan Amsal 22:11 mengajarkan kita dua hal penting: mencintai kesucian hati dan berbicara dengan manis. Tetapi apa artinya ini dalam kehidupan sehari-hari kita?
1. Mencintai Kesucian Hati, berarti menjaga hati kita tetap bersih dari hal-hal yang tidak baik, seperti kebencian, iri hati, atau keinginan untuk membalas dendam. Tuhan ingin kita memiliki hati yang dipenuhi dengan kasih, kebaikan, dan pengampunan. Jika ada teman yang membuatmu marah atau sedih, cobalah untuk memaafkannya dan berdoa agar hatimu tetap bersih. Jangan biarkan kemarahan dan hal yang jelek tinggal di hatimu.
2. Berbicara dengan manis, berarti menggunakan kata-kata yang baik, ramah, dan penuh kasih kepada orang lain. Kata-kata yang manis bisa membuat orang lain merasa dihargai dan disayangi. Ketika berbicara dengan teman, orang tua, atau guru, pilihlah kata-kata yang lembut, penuh hormat dan baik.
Kita pasti senang berteman dengan anak yang tulus hatinya dan indah perkataannya dibandingkan dengan anak yang tidak tulus dan suka berbicara Kasar. Alkitab menceritakan seorang bernama Daniel, Daniel menjadi seseorang yang terpandang sejak Raja Babel Nebukadnesar, Kemudian Belshazar, Darius Raja Media Persia dan terakhir Raja Koresy di kerjaan Persia. Daniel adalah seorang yang bijaksana dan tertulis dalam Firman Tuhan bahwa Daniel memiliki perkataan yang penuh dengan Hikmat. Daniel juga menjaga kesucian dan ketulusan hatinya. Daniel mengasihi Tuhan dan ia selalu setia melakukan perintah Tuhan. Daniel juga selalu menjaga perkataannya dengan baik, ia tidak mengatakan hal-hal yang jahat.

Adik-adik, jika kita mencintai kesucian hati dan selalu berusaha berbicara dengan kata-kata yang bijaksana, kita bukan hanya akan disukai oleh teman-teman kita, tetapi kita juga akan menjadi “sahabat raja” – dalam hal ini, Raja kita adalah Tuhan Yesus. Dia sangat senang ketika anak-anak-Nya menjaga hati mereka tetap bersih dan berbicara dengan penuh kasih.
Hari ini, coba perhatikan bagaimana kamu berbicara kepada teman-teman dan keluargamu. Jika kamu merasa marah atau kesal, ingatlah untuk tetap berkata-kata dengan lembut dan penuh kasih. Jadilah anak yang memiliki hati yang suci dan kata-kata yang manis, sehingga kamu bisa menjadi “sahabat raja” yang Tuhan inginkan. Tuhan Yesus memberkati!
Ayat Hafalan
“Orang yang mencintai kesucian hati dan yang manis bicaranya menjadi sahabat raja.” Amsal 22:11
Komitmenku hari ini
Aku mau menjadi Sahabat yang baik dengan menjaga kesucian dan ketulusan hati, serta memiliki kata-kata yang baik dan bijaksana sehingga hidupku menjadi berkat buat orang lain.
YNP – YC