Renungan Harian Anak, Selasa 24 September 2024
Shalom adik-adik Elohim Kids! Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya sehat dan penuh sukacita! Hari ini sebelum kita memulai kegiatan kita, mari kita bersama-sama merenungkan firman Tuhan tentang belajar untuk mengampuni. Apakah adik-adik tahu apa itu mengampuni? Mengampuni berarti kita melepaskan rasa marah dan tidak menyimpan dendam kepada orang yang pernah menyakiti kita.
Mengapa Mengampuni Itu Sulit? Adik-adik, mari kita jujur, kadang-kadang mengampuni memang tidak mudah. Mungkin kalian pernah merasa sakit hati karena teman atau saudara yang menyakiti kalian, atau kalian merasa dirugikan karena orang lain bersikap tidak adil. Ada beberapa alasan kenapa kita merasa sulit untuk mengampuni: Pertama bisa karena Sakit hati, Ketika kita terluka atau kecewa, sulit rasanya untuk melepaskan perasaan itu. Dan alas an kedua adalah Ego atau harga diri, terkadang kita merasa gengsi untuk memaafkan karena kita ingin orang lain tahu bahwa kita benar.
Tetapi, tahukah adik-adik bahwa ada dampak buruk jika kita tidak mau mengampuni? Salah satunya adalah kita tidak akan merasakan damai sejahtera di hati. Jika kita menyimpan kebencian, kita akan merasa tidak nyaman, dan hati kita dipenuhi rasa marah.
Tuhan Yesus adalah teladan terbaik dalam hal mengampuni. Ingatkah kalian, ketika Yesus berada di kayu salib, Dia berdoa kepada Bapa di surga agar mengampuni orang-orang yang menyakiti-Nya? Yesus tidak menyimpan dendam, bahkan kepada orang-orang yang melukai dan membenci-Nya. Dia mengajarkan kita bahwa mengampuni adalah hal yang sangat penting.
Adik-adik, ketika kita mengampuni orang lain, hati kita akan dipenuhi dengan damai sejahtera dan kasih. Kita tidak lagi dikuasai oleh kebencian, tetapi oleh kasih Tuhan. Mengampuni bukan berarti kita membiarkan orang lain berbuat salah kepada kita, tetapi itu berarti kita melepaskan perasaan dendam dan marah. Ketika kita memilih untuk mengampuni, kita menjadi berkat bagi orang lain dan menunjukkan kasih Tuhan kepada mereka.
Adik-adik, ingatlah bahwa kita semua diselamatkan oleh pengampunan Tuhan. Tuhan Yesus rela mati di kayu salib untuk mengampuni dosa-dosa kita, sehingga kita bisa mendapatkan hidup yang kekal. Jadi, jika Tuhan sudah mengampuni kita, bukankah kita juga harus mengampuni orang lain? Jika adik-adik merasa sulit untuk mengampuni, ingatlah bahwa Tuhan Yesus akan selalu menolong dan memampukan kita. Berdoalah dan meminta kekuatan untuk mengampuni. Dengan kasih Tuhan di dalam hati kita, kita bisa melakukannya.
Adik-adik, mari kita belajar untuk mengampuni seperti yang diajarkan Tuhan Yesus. Jika ada teman yang menyakiti kalian, atau ada orang yang membuat kalian marah, ingatlah Firman Tuhan hari ini yang mengajarkan kita untuk mengampuni. Dengan begitu, kita bisa hidup dengan penuh kasih dan damai. Ketika kita mengampuni, kita akan merasakan damai sejahtera di hati dan kita tidak lagi dipenuhi dengan kebencian. Pengampunan membawa berkat, bukan hanya bagi orang yang kita ampuni, tetapi juga bagi kita sendiri.
Ayat Hafalan:
Matius 18:35, “Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”
Komitmenku hari ini
Aku mau senantiasa mau belajar untuk mengampuni kesalahan orang lain dengan tidak menyimpan sakit hati dan kemarahan serta senantiasa ingat kasih Tuhan yang besar mengampuni aku.
Tuhan Yesus memberkati!
ID – KCP