Renungan Harian Youth, Selasa 24 September 2024
Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”
Shalom teman-teman Youth semuanya, Hari ini kita akan berbicara tentang sesuatu yang sangat penting dalam hidup kita sebagai pengikut Kristus, yaitu IMAN. Apakah teman-teman tahu apa itu iman? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), iman adalah kepercayaan atau keyakinan. Namun, dalam Kekristenan, iman memiliki makna yang lebih dalam.
Apa Itu Iman dalam Kekristenan? Iman dalam Kekristenan adalah keyakinan yang kuat kepada Tuhan, seperti yang diajarkan oleh Yesus. Iman bukan hanya percaya dengan pikiran kita, tetapi juga sebuah tindakan yang mencerminkan kepercayaan itu.
Yesus mengajarkan bahwa iman adalah sebuah tindakan percaya dan penyangkalan diri, di mana kita tidak lagi mengandalkan kekuatan atau kebijaksanaan kita sendiri, tetapi kita melekatkan diri kepada kuasa dan janji Tuhan.
Ibrani 11:1 berkata bahwa iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari apa yang tidak kita lihat. Ini berarti iman adalah dasar hidup kita sebagai orang percaya—iman adalah keyakinan kita akan Tuhan, meskipun kita belum melihat semuanya terjadi di depan mata.
Mengapa Iman Itu Penting?
a. Iman Adalah Pegangan Hidup
Iman adalah seperti fondasi atau dasar dari kehidupan kita. Bayangkan jika kita hidup tanpa iman—kita akan mudah goyah ketika masalah datang. Iman memberikan kita kekuatan untuk tetap berdiri teguh, bahkan ketika situasi sulit menghampiri. Iman juga memberikan kita pengharapan dan tujuan dalam hidup. Ketika kita berjalan dalam iman, kita percaya pada siapa Allah itu, apa yang telah dilakukan-Nya, dan apa yang akan Dia lakukan dalam hidup kita.
Ketika kita memiliki iman yang kuat, kita bisa bertahan di tengah badai kehidupan. Bayangkan seseorang yang sedang menghadapi kesulitan besar. Tanpa iman, orang itu bisa merasa putus asa, tetapi dengan iman, dia bisa tetap tenang karena dia tahu Tuhan berdaulat atas segalanya.
b. Iman bagian dalam Karya Tuhan dalam Hidup Kita
Teman-teman, apakah kalian tahu bahwa Iman bagian dalam Karya Tuhan dalam Hidup Kita? Kita bisa melihat banyak contoh dalam Alkitab di mana iman seseorang membuat Tuhan melakukan mujizat dalam hidupnya. Salah satu contoh adalah dalam Lukas 18:42-43, ketika Yesus menyembuhkan seorang buta. Yesus berkata,”Imanmu telah menyelamatkan engkau!“
Dalam Lukas 5:20, Yesus juga mengatakan kepada seseorang yang lumpuh, “Imanmu telah menyelamatkan engkau.” Ini adalah pengingat bagi kita bahwa penting untuk kita senantiasa memegang Iman dan pengharapan kita kepada Tuhan. Ketika kita percaya kepada Tuhan dengan sepenuh hati, Tuhan akan bekerja dengan cara yang luar biasa.
c. Tanpa Iman, Kita Tidak Berkenan di Hadapan Allah
Alkitab sangat jelas dalam Ibrani 11:6 bahwa tanpa iman, kita tidak mungkin berkenan di hadapan Allah. Tuhan ingin kita datang kepada-Nya dengan kepercayaan penuh bahwa Dia ada dan Dia memberikan upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari-Nya. Iman bukan sekadar percaya bahwa Tuhan ada, tetapi juga percaya bahwa Tuhan akan memenuhi janji-janji-Nya dalam hidup kita.
Sebagai anak muda, memiliki iman yang kuat adalah hal yang sangat penting. Dunia ini penuh dengan tantangan dan masalah, tetapi ketika kita memiliki iman kepada Tuhan, kita memiliki pegangan yang tidak akan goyah.
Iman adalah apa yang membuat kita tetap berjalan ketika semua hal di sekitar kita terasa tidak pasti.
Bagaimana Kita Bisa Bertumbuh dalam Iman?
Percaya pada Tuhan dalam Segala Hal Iman kita harus bertumbuh setiap hari. Kita harus belajar percaya kepada Tuhan dalam segala aspek kehidupan kita, baik dalam hal besar maupun kecil. Kadang-kadang, Tuhan mengizinkan kita menghadapi tantangan agar iman kita bisa bertumbuh. Ketika kita melewati kesulitan dengan iman, kita akan melihat bahwa Tuhan setia dan selalu bersama kita.
Berpegang pada Janji Tuhan, Firman Tuhan penuh dengan janji-janji yang luar biasa. Salah satu cara untuk memperkuat iman kita adalah dengan berpegang pada janji-janji-Nya. Ketika kita merasa lemah, kita bisa kembali kepada firman Tuhan dan menemukan kekuatan di sana. Tuhan tidak pernah gagal, dan janji-Nya selalu benar.
Berdoa dan Berserah kepada Tuhan, Doa adalah salah satu cara kita mengungkapkan iman kita kepada Tuhan. Ketika kita berdoa, kita sedang menunjukkan bahwa kita percaya kepada Tuhan dan mempercayakan hidup kita kepada-Nya. Melalui doa, kita bisa meminta Tuhan untuk memperkuat iman kita, terutama saat kita merasa lemah atau ragu.
Rekan-rekan semuanya kita hidup dalam dunia yang penuh dengan godaan dan tantangan. Tetapi, orang yang memiliki iman yang kuat akan mampu melewati badai kehidupan. Iman bukan berarti kita tidak pernah merasa takut atau ragu, tetapi iman berarti kita memilih untuk tetap percaya kepada Tuhan, bahkan ketika situasi tidak masuk akal. Iman kita bukan hanya soal percaya kepada Tuhan untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan kita.
Tuhan memiliki rencana yang indah untuk setiap kita, dan melalui iman, kita bisa berjalan dalam kemenangan yang Tuhan sediakan.
Milikilah iman yang teguh, yang tidak goyah oleh masalah atau godaan dunia. Percayalah bahwa Tuhan bekerja sesuai dengan iman kita, dan Dia akan melakukan hal-hal luar biasa dalam hidup kita. Jangan lupa, tanpa iman, kita tidak bisa menyenangkan Tuhan. Jadi, mari kita terus membangun iman kita melalui firman Tuhan, doa, dan berserah kepada-Nya setiap hari.
Tuhan Yesus memberkati kita semua!
AH – DOT