Kitab Mazmur pasal 115-118
Mazmur 115 menegaskan bahwa kemuliaan hanya layak diberikan kepada Tuhan, bukan kepada manusia atau berhala buatan tangan manusia. Berhala dianggap tidak berdaya, tetapi Tuhan adalah penolong dan perisai umat-Nya. Mazmur ini mengingatkan bahwa Tuhan memberkati mereka yang percaya kepada-Nya, dan umat-Nya diundang untuk memuji Tuhan dari sekarang sampai selama-lamanya.
Mazmur 116 adalah ungkapan syukur kepada Tuhan atas keselamatan yang diberikan-Nya. Pemazmur berseru kepada Tuhan dalam penderitaannya, dan Tuhan mendengar serta membebaskannya. Sebagai respons, pemazmur berjanji untuk terus memuji Tuhan, membayar nazarnya, dan hidup dalam pengabdian kepada-Nya.
Mazmur 117 ini adalah panggilan singkat kepada seluruh bangsa untuk memuji Tuhan karena kasih setia-Nya yang besar dan kebenaran-Nya yang kekal.

Mazmur 118 memuji Tuhan atas kasih setia-Nya yang kekal dan menyatakan bahwa Tuhan adalah sumber keselamatan dan kemenangan umat-Nya. Pemazmur bersaksi bahwa Tuhan memberikan pertolongan di tengah kesesakan, dan percaya bahwa tangan kanan Tuhan telah membawa keselamatan. Mazmur ini diakhiri dengan seruan untuk bersyukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya.
Kesimpulan: Mazmur 115-118 mengajak umat untuk memuji dan bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia, pertolongan, dan penyelamatan-Nya. Mazmur ini mengingatkan bahwa Tuhan layak dipuji karena kebesaran-Nya, dan umat-Nya dipanggil untuk hidup dalam pengabdian, percaya sepenuhnya kepada Tuhan, serta bersaksi tentang perbuatan-Nya kepada bangsa-bangsa.
Lanjutkan di Link Membaca :