Renungan Harian Youth, Sabtu 03 Mei 2025
Shalom, salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Apa kabarnya hari ini, rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.
Mazmur 98 menggambarkan penebusan Israel oleh Tuhan dan sukacita yang akan terjadi. Mazmur ini juga menampilkan banyak ekspresi dan instrumen musik dan lagu. Mazmur 98 ini juga menggambarkan sebuah kemenangan, sebuah keselamatan, yang dimenangkan Allah bagi umat-Nya.
Kemenangan ini merupakan berkat bagi Israel, tetapi kemenangan ini diketahui di seluruh dunia karena pemazmur menyerukan kepada semua orang untuk memuji Tuhan atas keselamatan-Nya.
Mazmur 98 :1 “Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang Ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.”
Seperti juga halnya Raja Daud sendiri ketika luput dari ancaman musuh dan bahaya, sering menaikkan puji-pujian kepada Allah sebagai ucapan syukur dan doanya, nyanyian kemenangan dan nyanyian baru juga selalu dinyanyikan untuk memuji-muji Allah karna pertolongan-Nya dengan sukacita (Mazmur 40 : 4), bahkan semua org yang mendengar nyanyian tersebut menjadi takut dan percaya kepada Tuhan.
Nyanyian baru yang dimaksudkan di sini diterjemahkan dari Bahasa Ibrani “tehilla”, yang berarti ‘penyanjungan,’ yaitu sebuah kidung pujian yang selayaknya karena kebajikan-kebajikan yang diberikan oleh Tuhan. Jadi, kita dapat menyanyi dengan luapan sukacita atau sukacita yang meluap-luap. Nyanyian ini tidak lahir dari ekspresi biasa, tetapi dari sukacita yang meluap-luap dalam kehidupan kita karena pertolongan Tuhan.
Dalam perjanjian lama maupun perjanjian baru banyak nyanyian-nyanyian yang di berikan kepada Tuhan karena perbuatan – perbuatan Tuhan yang ajaib dan sukacita yang melimpah,contohnya saja :
1. Nyanyian Musa dan Israel ( keluaran 15: 1-21)
Puji-pujian kepada Tuhan dinyanyikan oleh bangsa Israel ketika mengalami pertolongan dari Tuhan. Bayangkanlah bala tantara Mesir dengan kekuatan yang besar, pasukan berkuda yang gagah perkasa disertai persenjataan yang lengkap. Ketakutan pasti dialami oleh bangsa Israel pada waktu itu karena mereka tidak memiliki kemahiran dan kecakapan dalam berperang bahkan hanya memiliki persenjataan yang seadanya. Dalam situasi demikian, Tuhan hadir untuk memberi pertolongan kepada mereka. Tentara mesir dikacau balaukan oleh Tuhan dan tenggelam di laut. Lalu apa yang dilakukan bangsa Israel ketika mendapatkan pertolongan Tuhan? Mereka menaikkan puji-pujian kepada Tuhan dengan menyanyi dan menari bagi Tuhan (ayat 20-21). Mereka menyadari bahwa tanpa pertolongan dan campur tangan Tuhan, mereka tidak dapat luput dari tangan orang-orang mesir.
2. Puji-Pujian Hanna (I Samuel 2 : 1 – 10)
Ketika pergumulan berat seolah tanpa jalan keluar tentu kita akan merasa hidup kita gelap. Namun ketika jalan keluar terlihat di depan mata, tentu kita akan merasakan sukacita yang luar biasa. Sukacita itulah yang dialami Hana, ketika Tuhan menjawab doanya. Hanna yang adalah seorang perempuan mandul yang seharusnyatidak mungkin mengandung dan melahirkan anak, namun Tuhan bekerja dengan perbuatan ajaib dengan menjawab doanya Hanna. Untuk itu Hanna bersukacita dan menaikkan nyanyian pujian kepada Tuhan
3. Nyanyian pujian Maria (Lukas 1 : 46 – 55)
Pujian Maria yang penuh dengan sukacita, menegaskan bahwa Maria dengan tegas menyebut dirinya berbahagia dan jiwanya memuliakan Tuhan, hatinya bergembira dan itu semua karna Allah. Allah yang menyelamatkannya, Allah yang menolongnya, Allah yang sangat memperhatikannya sebab ia dipandang rendah. Jadi kebahagiaan Maria ditengah pergumulan tidak diperoleh dari tempat lain, tetapi dalam Allah, untuk itu Maria menaikkan kidung puji-pujian bagi Tuhan.
Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, pujian yang sejati adalah pujian yang menyembah Tuhan, bukan karena apa yang Tuhan sanggup lakukan, melainkan karna pribadi Allah sendiri.
Jangan pernah motivasi kita memuji Tuhan karna menginginkan sesuatu dari-Nya; tapi lebih kepada karna kita mengasihi Tuhan dalam kehidupan kita.
Daud melanjutkan pujian kepada Tuhan dengan berkata,”Banyaklah yang telah Kau lakukan, ya Tuhan Allah-Ku. Perbuatan-Mu yang Ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.” (Mazmur 40 : 6).
Tuhan Yesus memberkati
MW – AdS
PENGUMUMAN
Mengundang rekan-rekan semuanya untuk bisa hadir dalam Youth ang akan diadakan pada hari SABTU, 03 Mei 2025 jam 17.00 di Gedung Gereja Elohim Batu

Tema youth celebration kita sore ini adalah ~ ” Ia berkuasa atas mati dan hidup” ~
Injil Yohanes 12:12-19, menceritakan kisah Yesus dielu-elukan di Yerusalem. Kebangkitan Lazarus adalah peristiwa penting yang langsung memicu sorak sorai dan penyambutan besar-besaran waktu Yesus memasuki Yerusalem. Peristiwa ini melatarbelakangi mengapa Yesus dianggap layak menjadi pemimpin dan raja, yang layak untuk dipuji dan dielu-elukan.
Kematian Lazarus selama 4 hari memastikan bahwa kebangkitannya tidak bisa dijelaskan secara manusiawi, apalagi berdasarkan kepercayaan Yahudi tentang roh. Daun-daun palem yang mereka bawa adalah bentuk penghormatan istimewa yang biasa dilakukan untuk menyambut para pahlawan yang pulang dari medan pertempuran dengan membawa kemenangan. Seruan ini merupakan bentuk pengakuan bahwa Yesus adalah Sang Mesias. Ia berkuasa atas hidup dan mati, bahkan ketika semua harapan manusia sudah sirna. Bahkan Yesuspun Bangkit dari kematian dan Hidup.
Lebih jelasnya yuk datang sama-sama sebentar sore … kami tunggu yaaaa
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan