Renungan Harian Youth, Sabtu 06 Juni 2026
Kisah Para Rasul 5:1-11
Salam Sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Apa kabarnya rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.
Berdusta adalah suatu perkataan yang tidak benar atau berbohong. Ini adalah tindakan menyampaikan suatu informasi atau melakukan perbuatan yang bertentangan dengan kebenaran, biasanya dengan tujuan untuk menipu, mengelabui, atau menyembunyikan fakta yang sesungguhnya. Dalam kebenaran Firman Tuhan, berdusta sangatlah melanggar perintah Tuhan, dan Tuhan membenci akan hal ini, karena dusta adalah kekejian bagi Tuhan. Dusta dapat merusak integritas dan mendatangkan konsekuensi yang fatal, baik secara rohani maupun secara sosial. Dalam Kisah para Rasul 5:1-11 menceritakan tentang peristiwa tragis yang menimpa suami istri bernama Ananias dan Safira.
Sepasang suami istri, Ananias dan Safira, bersepakat menjual sebidang tanah. Namun mereka menahan sebagian hasilnya dan memberikan sisanya kepada para rasul sambil berdusta bahwa itu adalah seluruh hasil penjualan mereka.

Mereka melakukan ini untuk mencari pujian, kehormatan, dan pengakuan rohani dari para jemaat pada waktu itu. Rasul Petrus menegur mereka dan menyatakan bahwa tindakan mereka bukan hanya sekadar berbohong kepada manusia, tetapi mendustai Allah dan Roh Kudus. Hukuman mati seketika yang dijatuhkan Allah kepada Ananias dan Safira menunjukkan kesucian dan kekudusan Tuhan yang tidak dapat dipermainkan Hal yang dapat kita renungkan dari kisah ini adalah ;
1. Allah tidak bisa dipermainkan
Allah kita adalah Allah yang kudus dan suci. Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Galatia 6 :7a “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan.” Allah ingin kita sebagai gereja-Nya memahami bahwa hubungan dengan pribadi Allah bukanlah suatu permainan. Kasih karunia Allah selalu ada bagi kita, namun Allah juga tidak mengabaikan dosa dan pelanggaran. Allah kita adalah Allah yang penuh kasih, namun Allah juga adalah Allah yang kudus dan adil. Kesadaran akan kekudusan-Nya akan menumbuhkan sikap hidup yang tulus, murni, dan takut akan Tuhan dalam setiap aspek hidup kita.
2. Terlihat murah hati namun serakah
Dosa Ananias dan safira adalah berpura-pura murah hati, padahal sebenarnya mereka serakah. Ananias dan safira ingin terlihat murah hati dengan membagikan hasil penjualan tanah. Tetapi kenyataannya tidaklah demikian. Mereka mencoba menipu para rasul. Tetapi Petrus menunjukkan bahwa mereka bersalah karena mencoba menipu Allah. Ananias meninggal dan beberapa jam kemudian istrinya juga meninggal. Keinginan Ananias dan Safira ingin dipandang rohani seperti jemaat lainnya, ternyata menjebak mereka dalam keserakahan dan kepalsuan, sehingga berakibat fatal dalam kehidupan mereka. Dosa sering dimulai dari motivasi hati yang salah. Justru kehidupan yang jujur dan transparan dihadapan Tuhan adalah perlindungan dari tipu daya dosa.
3. Takut akan Tuhan membawa rasa hormat kepada Tuhan
Dalam ayat 11,”Maka sangat ketakutanlah seluruh jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu.” Ketakutan disini bukanlah sekedar rasa ngeri, melainkan kesadaran akan kebesaran, kekudusan dan otoritas Allah. Rasa hormat kepada Tuhan membuat orang hidup dengan lebih berhati-hati dan taat. “Takut akan Tuhan adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.”- Amsal 14:27.
Kita sebagai gereja Tuhan yang sehat, mari kita menghormati Tuhan lebih daripada mencari puji-pujian manusia.
Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, Kisah Ananias dan Safira ini mengajarkan kita bahwa Allah kita adalah Allah yang kudus dan benar. Dan Allah menginginkan hati yang tulus, bukan sekedar penampilan yang saleh. Ia memanggil kita untuk hidup dalam kejujuran dihadapan Allah, berintegritas dan memiliki rasa hormat serta takut akan Tuhan. Oleh sebab itu janganlah kita mencari pujian manusia, tetapi marilah kita mencari perkenanan Tuhan dalam kehidupan kita. Karena kehidupan rohani yang sehat dibangun diatas hubungan yang jujur dengan Tuhan, bukan pada kemunafikan dan pencitraan.
Hikmat Hari Ini
Tuhan tidak mencari penampilan rohani yang sempurna, tetapi hati yang jujur, tulus, dan takut akan Dia.
Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini
Tuhan Yesus, terima kasih untuk firman-Mu yang mengingatkan kami agar hidup dalam kejujuran dan ketulusan di hadapan-Mu. Ampunilah kami apabila masih ada motivasi yang salah, keinginan untuk mencari pujian manusia, atau sikap yang tidak sesuai dengan isi hati kami yang sebenarnya. Tolong kami untuk memiliki integritas yang benar, sehingga kehidupan kami tidak hanya terlihat baik di depan orang lain, tetapi juga berkenan di hadapan-Mu. Ajarlah kami untuk hidup dalam takut akan Tuhan, menghormati kekudusan-Mu, dan menjauhi segala bentuk kepalsuan. Biarlah Roh Kudus menolong kami menjadi pribadi yang jujur, setia, dan tulus dalam setiap perkataan, tindakan, maupun keputusan yang kami ambil. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
Tuhan memberkati
MW – AdS

🔥 ELOHIM YOUTH CELEBRATION 🔥
📅 Sabtu, 6 Juni 2026 | 🕔 Jam 17.00 WIB
📍 GPdI Elohim Batu – Jl. Diponegoro No.125, Batu
🎯 Tema: “ PILIHAN”
📖 Mazmur 25:12, “Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.”
Setiap hari kita diperhadapkan dengan pilihan.
Pilih ikut Tuhan atau ikut keinginan sendiri?
Pilih taat atau kompromi?
Pilih melangkah dalam iman atau tetap di zona nyaman?
💭 Satu pilihan kecil hari ini bisa menentukan arah hidup kita di masa depan.
Belajar dari tokoh-tokoh Alkitab yang pernah salah memilih, dan juga mereka yang berani berkata, “Ya Tuhan, aku siap!”
🔥 Youth, jangan biarkan dunia menentukan pilihanmu. Biarkan Tuhan menuntun jalanm
🎉 Yuk datang dan ajak temanmu! Karena masa depanmu dibentuk oleh pilihan yang kamu ambil hari ini.
✨ See you, Youth!
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>