Renungan Harian, Selasa 06 Mei 2025
Syalom bapak ibu saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus …
Dalam dunia pewayangan kita mungkin pernah mendengar slogannya “gatotkaca”, yaitu “otot kawat balung wesi” yang memiliki kekuatan spesial. Berbicara tentang latihan dan otot, pada pagi hari ini kita akan kembali merenungkan bagaimana Tuhan seringkali melatih otot-otot rohani kita sehingga kita dapat bertanding dalam pertandingan iman dan meraih kemenangan.
Bapak Ibu saudara yang dikasihi Tuhan , kalau kita mau mencermati setiap kejadian dalam kehidupan kita sehari-hari, yang pastinya tidak lepas dari rancanganNYA. Tuhan sedang melatih otot-otot rohani kita dengan berbagai cara, baik melalui masalah, tantangan, pergumulan bahkan berkat pun dapat dipakai Tuhan sebagai medan pelatihan kita.
Maka itu adalah benar seperti yang dikatakan dalam 1 Korintus 9:1-27, tetapi pagi ini kita mau membaca mulai ayat 24-27
24. Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah ? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!
9:25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya (berjuang) dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.
26, Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.
9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Kehidupan ini di ibarat kan seperti sebuah pertandingan, meraih kemenangan merupakan tujuan kita tetapi apakah ada kemenangan tanpa ada nya sebuah latihan
Apakah latihan itu ringan?
Memang berat, dibutuhkan tenaga, daya tahan, komitmen, ketekunan, proses dan masih banyak lagi. Tidak ada tempat bagi kata “instant” disini… dibutuhkan sebuah Ketekunan … sama seperti yang ditunjukan oleh seorang Daniel sehingga muncul adanya ungkapan dalam
Daniel 3:17-18
17, Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami , maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja.
18, tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.”
Ini merupakan sebuah pernyataan iman yang luarbiasa dari daniel dan teman-temannya hal ini tentu bukan tiba-tiba saja terjadi melainkan daniel melatih otot-otot rohaninya sejak muda seperti yang dituliskan dalam
Daniel 1:8 Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya. (daniel sejak muda telah menjaga kesetiaannya kpd Allah)
Daniel tetap setia kepada Allahnya
6:4 Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apapun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya.
Daniel memiliki ketekunan
6:10 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya , seperti yang biasa dilakukannya.
6:16 Sesudah itu raja memberi perintah, lalu diambillah Daniel dan dilemparkan ke dalam gua singa. Berbicaralah raja kepada Daniel: “Allahmu yang kausembah dengan tekun, Dialah kiranya yang melepaskan engkau!”
Ahli sejahrawan alkitab menafsirkan saat daniel ditawan masih berumur 16 tahun dan sampai masa tuanya saat ia dimasukan ke gua singa daniel telah berumur 84 thn ia masih setia bahkan karena roh dalam diri daniel yang luarbiasa maka ia diminta menjadi penasehat dalam 3 periode pemerintahan raja di kerajaan babilonia
Mari kita terus bertekun menjalani setiap latihan otot-otot rohani kita seperti yang dinasehatkan rasul Palus dan diteladankan Yesus Kristus dalam
Ibrani 21:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.
12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
12:3 Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.
12:4 Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.
Ini juga penting bapak ibu, saat kita gagal atau kalah yang Tuhan inginkan adalah kita bangkit, berlatih lagi dan mengikuti kembali ke gelanggang untuk bertanding….
Saat kita gagal, Tuhan akan melatih kita kembali sampai kita berkemenangan…
Sesungguhnya saat kita mau dengan tekun melatih otot-otot rohani kita maka tidak ada yang terasa berat saat kita bertemu dengan tantangan kehidupan. Bersama Tuhan kita pasti bisa!
Tuhan memberkati…
TC
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
GUNAWAN SALATIGA 081287374044