Elohim Ministry anak “Hidup Jujur dan Jangan Suka Berbohong”

“Hidup Jujur dan Jangan Suka Berbohong”



Renungan Harian Anak, Selasa 27 Mei 2025

Shalom adik-adik yang dikasihi Tuhan Yesus! Bagaimana kabar kalian pagi ini? Kakak berdoa semoga kalian semua sehat, penuh sukacita, dan siap menjalani hari ini dengan semangat! Sebelum mulai beraktivitas, yuk kita merenungkan bersama firman Tuhan yang penting untuk hidup kita: Hidup Jujur dan Jangan Suka Berbohong.

Apa Itu Kejujuran?

Kejujuran adalah berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan. Kalau adik-adik berbuat salah, jujur itu berarti berani mengakuinya, bukan malah menyembunyikan atau mengalihkan kesalahan. Sedangkan berbohong adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar, supaya kita tidak dimarahi, atau supaya orang lain berpikir baik tentang kita padahal kenyataannya tidak begitu.

Belajar dari Kisah Alkitab: Ananias dan Safira

Di dalam Alkitab, ada kisah yang mengajarkan kita tentang akibat dari kebohongan. Namanya Ananias dan Safira, sepasang suami istri. Mereka menjual sebidang tanah dan berjanji untuk memberikan seluruh hasil penjualannya kepada para rasul sebagai persembahan kepada Tuhan. Tapi ternyata, mereka menyimpan sebagian uang itu diam-diam dan hanya memberikan sebagian. Yang lebih parah, mereka berbohong dengan berkata bahwa mereka sudah memberikan semuanya. Karena mereka berbohong kepada manusia dan juga kepada Tuhan, maka akibatnya sangat berat—mereka berdua mati seketika. Cerita ini bisa kita baca dalam Kisah Para Rasul 5:1–11.

Mengapa Tuhan Tidak Suka Kebohongan?

Kebohongan itu melukai hati Tuhan dan juga melukai orang lain. Ketika kita berbohong:

  • Kita membuat orang lain percaya pada hal yang tidak benar.
  • Kita menutupi kesalahan, padahal Tuhan ingin kita belajar dari kesalahan itu.
  • Kita belajar menjadi pengecut, bukan pemberani.

Tuhan Yesus sendiri mengajarkan: “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak.” (Matius 5:37).

Artinya, Tuhan ingin kita berkata apa adanya. Tidak dilebih-lebihkan dan tidak dikurang-kurangi. Kalau kita mulai berkata yang tidak benar, itu berarti kita sedang mengikuti si jahat.

Kenapa Kadang Kita Berbohong? Mungkin adik-adik pernah berpikir:“Aku takut dimarahi Mama, jadi aku bilang bukan aku yang memecahkan gelas itu.””Aku tidak mau diejek, jadi aku bilang sudah belajar, padahal belum.” Tapi adik-adik, berbohong hanya membuat kita tenang sesaat, lalu hati kita akan merasa bersalah dan tidak damai. Tuhan ingin hati kita tenang dan bersih, bukan penuh ketakutan karena kebohongan.

Hidup Jujur Membawa Damai. Kalau kita hidup jujur:Kita disayang Tuhan, Kita dipercaya orang lain, Kita punya hati yang bersih dan damai.

Ayat Hafalan :

📖 Efesus 4:25 (TB): “Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.”

Komitmen Hari Ini

🙏 Doa

Tuhan Yesus yang baik, Terima kasih karena Engkau telah mengajarkan aku untuk berkata jujur.
Ampuni aku kalau aku pernah berbohong. Tolong aku supaya berani berkata benar, walaupun itu sulit. Aku mau menyenangkan hati Tuhan dengan hidup jujur setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa, amin.

Sekecil apa pun kebohongan itu, tetaplah dosa. Ayo, kita jadi anak Tuhan yang jujur dan membawa damai! Tuhan Yesus memberkati, adik-adik! 🌟

Mik – KCP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *