Renungan Harian Rabu, 06 Mei 2026
Ayat Pokok : Yunus 1:3, “Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.”
Syalom . . . Selamat Pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Saya percaya setiap kita pernah berjanji, janji kepada anak-anak kita, janji kepada partai kita, janji kepada orang tua kita ataupun janji kepada diri kita sendiri. Jika kita mau evaluasi berapa kali kita mengingkari atau tidak menepati janji kita??? Apakah kita berhasil menepati janji tersebut atau sebaliknya kita bahkan berulang kali tidak menepati janji kita.
Janji itu sendiri memiliki definisi ucapan yang menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat (seperti hendak memberi, menolong, datang, bertemu). Ketika kita berjanji maka kita menyatakan bahwa kita bersedia dan sanggup untuk berbuat sesuatu. Janji juga merupakan bentuk jaminan lisan ataupun tertulis yang memberikan hak kepada penerimanya untuk mengharapkan pemenuhan atas apa yang telah diikrarkan. Oleh sebab itu ketika seseorang berjanji maka secara moral sebenarnya dia memiliki kewajiban untuk menepati janji tersebut dan memberikan hak kepada orang lain untuk mengharapkan tindakannya.
Hari ini kita belajar bersama dari salah satu nabi Tuhan yaitu Yunus. Nama Yunus dalam bahasa Ibrani adalah Yonah “יוֹנָה” yang memiliki arti “Merpati” dimana di dalam alkitab merpati dikaitkan dengan simbol perdamaian, ketulusan, tidak menyimpan dendam, etc. Tuhan memilih Yunus sebagai informan atau pembawa informasi dari Tuhan kepada orang-orang di Ninewe bahwa kejahatan mereka telah sampai kepada Tuhan dan oleh karena kejahatan tersebut Tuhan akan menghukum mereka [Yunus 3:4].

Sebagai nabi Tuhan tugas utama mereka [sebagaimana tercatat dalam Perjanjian Lama] adalah menjadi juru bicara Allah (nabī) untuk menyampaikan firman, wahyu, dan kehendak-Nya kepada umat Israel. Mereka menegakkan hukum Tuhan, memanggil umat untuk bertobat dari dosa, memperingatkan konsekuensi ketidaktaatan, serta menubuatkan peristiwa masa depan dan kedatangan Mesias. Ketika firman Tuhan datang kepadanya agar menyampaikan pesan kepada bangsa Ninewe Yunus memilih untuk pergi ke Tarsus, arah sebaliknya dari Ninewe, tujuan yang dikehendaki Tuhan. Sang merpati ingkar janji dan meninggalkan panggilannya untuk memberitakan pesan Firman Tuhan.
Konteks pada masa Perjanjian Lama, pesan Tuhan disampaikan melalui para nabi. Namun pada konteks perjanjian baru, apalagi setelah Tuhan Yesus naik ke sorga, memberitakan kabar baik adalah tugas dan panggilan setiap orang percaya. YESUS berkata ; “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.” [Markus 16:15-16] Amanat Agung dipandang oleh bapa gerejasebagai Perintah Utama dari Tuhan Yesus sebelum kenaikan-NYA ke sorga dan perintah-NYA tersebut bersifat mengikat dan wajib dilakukan oleh setiap orang percaya. Amanat Agung adalah panggilan setiap orang percaya.
Dunia memerlukan kabar baik itu, yaitu keselamatan melalui iman kepada Karya Yesus diatas salib. Barangsiapa percaya kepada-NYA tidak akan dihukum dan diselamatkan namun barangsiapa tidak percaya akan dihukum dan mengalami kematian kekal. Musuh terbesar manusia telah dikalahkan, apalagi masalah-masalah kita yang lain, sudah pasti Tuhan memberikan kelepasan. Berita baik inilah yang ditunggu banyak orang, ladang telah menguning dan siap untuk dituai.
Seorang bernama Nancy Gavilanes setelah pelayanan Misinya ke Ekuador, berkata; “Mungkin kita tidak melayani di pegunungan Andes yang spektakuler, tetapi di mana pun Allah menempatkan kita, Roh Kudus tetap sanggup menolong kita untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada orang-orang yang dipertemukan-Nya dengan kita.”
Dalam surat Roma 10:4-15 kepada jemaat yang ada di Roma, Rasul Paulus menjelaskan tentang panggilan untuk memberitakan kabar baik. Yaitu bahwa Kristus adalah kegenapan dari hukum Taurat, artinya bahwa setiap bagian dalam hukum taurat menuju kepada Kristus. Bahwa keselamatan datang karena iman kepada Yesus yang telah mati dan dibangkitkan, dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Dan keselamatan adalah untuk semua orang, tidak terkecuali namun diterima oleh orang yang meresponi dengan iman kepada-NYA. Supaya keselamatan itu sampai kepada semua orang, Paulus membawa jemaat untuk ikut berperan aktif dalam memberitakan kabar baik, yaitu berdiri sebagai orang yang diutus untuk menyampaikan kabar baik. Anugerah Keselamatan diterima oleh iman [percaya] kepada Kristus, namun bagaimana mereka percaya jika tidak mendengar???, bagaimana mereka mendengar jika tidak ada yang memberitakan?? Dan bagaimana mereka dapat memberitakannya jika mereka tidak diutus??? Kita adalah bagian esensial dalam rencana keselamatan. Tanpa mata rantai manusia, proses ini terhenti.
Bapak, ibu dan saudara yang terkasih, janganlah kita abaikan panggilan ini, amanat Agung telah diberikan kepada kita, dan ini adalah tanggung jawab dan tugas kita. Tuhan telah memilih kita untuk menjangkau mereka. Membawa kabar baik [Injil] bukanlah sebuah beban yang menghancurkan, melainkan sebuah kehormatan yang memuliakan. “Betapa indahnya langkah mereka yang membawa kabar baik.” Membagikan kabar baik adalah hak Istimewa bagi orang percaya, mari kerjakan panggilan ini dengan penuh sukacita.
Hikmat Hari Ini
Ketaatan kepada panggilan Tuhan adalah bukti kasih kita kepada-Nya dan menjadi jalan bagi orang lain mengalami keselamatan.
Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini
Tuhan Yesus, ampuni kami jika selama ini kami sering mengabaikan panggilan-Mu dan memilih jalan kami sendiri. Ampuni kami ketika kami ragu, takut, atau tidak taat dalam melakukan kehendak-Mu. Hari ini kami rindu untuk kembali kepada-Mu dan memperbaharui komitmen kami. Pakailah hidup kami menjadi alat-Mu untuk membawa kabar baik kepada banyak orang. Berikan kami keberanian, kesetiaan, dan hati yang taat untuk menjalankan Amanat Agung. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin.
Tuhan Yesus memberkati
DS
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>
Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini. Berikan kami hikmat dan keampuan untuk melakukan kehendak Mu.