Elohim Ministry youth Ganti Hati

Ganti Hati



Renungan Harian Youth, Rabu 06 Mei 2026

Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN, menjalani operasi cangkok (transplantasi) hati pada 6 Agustus 2007 di Tianjin First Center Hospital, China. Operasi ini dilakukan akibat kanker hati yang dipicu komplikasi hepatitis B. Prosedur ini sukses, menjadikannya penyintas kanker yang aktif, dan ia mengisahkan pengalamannya dalam buku bertajuk “Ganti Hati”. Dahlan menderita kanker hati stadium IV dengan dua benjolan berukuran 6 cm dan 2 cm akibat hepatitis B yang sudah lanjut. Operasi dilakukan di Tianjin, China, pada tanggal 6 Agustus 2007. Dahlan membutuhkan waktu sekitar 5 tahun agar hati donor dapat menyatu sempurna dengan tubuhnya. Operasi ini membutuhkan biaya besar, yang saat itu mencapai sekitar Rp3,5 miliar. Setelah transplantasi, Dahlan kembali beraktivitas padat dan bahkan dikenal memiliki energi yang tinggi, sering dikaitkan dengan hati donor yang berasal dari pemuda China usia 21 tahun.  Pengalamannya tertuang dalam buku yang menceritakan tantangan dan perjuangannya menghadapi maut melalui operasi tersebut. Kini Dahlan Iskan dikenal sebagai salah satu survivor kanker hati yang inspiratif dan aktif membagikan gaya hidup sehat.

Bagaimanakah rasanya bisa melewatkan masa kritis setahun pertama setelah ganti hati?
Memang, untuk mencapai genap satu tahun itu, saya harus berjuang keras mempertahankan hati baru saya. Karena itu, semakin dekat genap masa satu tahun semakin berdebar-debar. Bisakah beberapa hari yang tersisa itu saya lewati dengan mulus? Sejak seminggu yang lalu, rasa berdebar itu lebih keras daripada biasanya. Saya yang seumur hidup tidak pernah berulang tahun seperti merasa menunggu sesuatu yang patut diulangtahuni. Yakni ulang tahun genap satu tahun ganti hati. Saya menanti datangnya tanggal 6 Agustus seperti seseorang yang sedang memimpikan acara ulang tahun. Sampai-sampai di beberapa kesempatan, saya sering bicara kepada orang banyak bahwa “seminggu lagi genap satu tahun ganti hati”. Demikian juga ketika tiga hari menjelang tanggal 6 Agustus itu saya diminta ikut rekaman acara Kick Andy lagi, saya mengatakan bahwa “tiga hari lagi saya genap satu tahun menjalani transplantasi hati”.

Bahkan, saya sering minta doa restu agar dalam beberapa hari menjelang “ulang tahun” ini saya tidak terkena flu atau sakit perut. “Saya sudah berhasil mempertahankan diri untuk tidak flu selama hampir satu tahun. Jangan sampai di hari-hari terakhir ini saya terkena flu,” kata saya di berbagai acara yang saya hadiri, termasuk di Kick Andy di Metro TV.

Sampai tadi malam, tepat setahun setelah ganti hati, saya belum pernah terkena flu. Saya memang dipesani agar dalam setahun setelah ganti hati tidak sampai terkena flu atau sakit perut. Kalau sampai kena dua penyakit tersebut, bisa-bisa itu pertanda bahwa ganti hati saya gagal. Karena itu, saya menjaga diri dengan amat keras untuk menghindari flu dan sakit perut. (Dahlan Iskan – 1 tahun setelah Ganti Hati)

Ketika seseorang harus menjalani transplantasi hati, itu sangat serius. Jantung mereka gagal dan, bila dibiarkan, orang itu akan meninggal. Tapi ada harapan—kemungkinan adanya hati (heart) yang baru. Tapi, untuk mendapatkan hati yang baru, diperlukan ahli bedah yang baik dan cakap. Lebih penting lagi, agar orang itu dapat hidup, seseorang harus mati. Hati yang gagal kemudian diganti dengan hati yang masih bekerja, dan hidup yang berkelimpahan dapat berlangsung lagi.

Dengan cara yang sama, ketika seseorang membutuhkan transplantasi hati spiritual, hal itu sangat serius. Hatinya gagal dan, bila dibiarkan, orang itu akan mati secara rohani. 

Tapi ada harapan—kemungkinan adanya hati (heart) yang baru. Tapi, untuk mendapatkan hati yang baru, diperlukan ahli bedah yang baik dan cakap. Bagaimana pun juga, agar orang itu dapat hidup, seseorang harus mati. Hanya dengan cara itu hati yang gagal dapat diganti dengan hati yang hidup, dan kehidupan kekal bisa terjadi.

Yehezkiel 36:26 TB, “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.”

Allah adalah ahli bedah kita yang baik, dan Yesus memberikan nyawa-Nya untuk kita. Dia mengambil usaha kita yang tidak mencukupi dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. Tetapi untuk menerima hidup yang berkelimpahan dari-Nya, kita harus dengan rendah hati meminta bantuan-Nya. kita harus mengizinkan Dia melakukan operasi pada hati kita. kita harus menyerahkan apa yang sedang sekarat dan mempercayakan hidup Anda kepada-Nya.   

Mungkin hal yang perlu mati adalah kebiasaan yang memengaruhi hidup kita.  Mungkin itu hubungan yang tidak sehat, atau rasa bersalah dan penyesalan atas masa lalu kita. Mungkin itu sikap angkuh atau tidak aman.  Apapun itu—Yesus ingin mengambil bagian dari hati kita yang rusak dan gagal dan menggantinya dengan sesuatu yang benar-benar baru dan memberi hidup. 

Refleksi Renungan

Kita sering kali mencoba mempertahankan bagian-bagian dalam hidup kita yang sebenarnya sudah “rusak”—baik itu kebiasaan yang salah, hubungan yang tidak sehat, rasa bersalah, atau sikap hati yang keras. Tanpa kita sadari, hal-hal itu menghambat pertumbuhan rohani kita. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kita membutuhkan hati yang baru, bukan sekadar memperbaiki yang lama. Ketika kita datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati dan menyerahkan seluruh hidup kita, Tuhan sanggup menggantikan hati kita yang lama dengan hati yang baru—yang taat, lembut, dan hidup dalam kehendak-Nya. Marilah kita belajar untuk tidak bertahan pada hal-hal yang lama, tetapi percaya penuh kepada Tuhan yang sanggup memperbarui hidup kita sepenuhnya.

Hikmat Hari Ini

Hidup yang baru dimulai ketika kita mengizinkan Tuhan menggantikan hati yang lama dengan hati yang taat.

Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini

Tuhan Yesus, kami menyadari bahwa sering kali hati kami keras, penuh dengan keinginan sendiri, dan jauh dari kehendak-Mu. Hari ini kami datang kepada-Mu dengan kerendahan hati, menyerahkan setiap bagian hidup kami yang rusak dan tidak berkenan di hadapan-Mu. Bentuklah kami, ya Tuhan, dan berikan kami hati yang baru—hati yang taat, lembut, dan rindu melakukan kehendak-Mu. Kami percaya Engkau sanggup memperbarui hidup kami sepenuhnya. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, amin.

Amin Tuhan Yesus Memberkati

RM – GA

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *