Elohim Ministry anak Dari Kegagalan kepada Panggilan

Dari Kegagalan kepada Panggilan



From Failure to Calling : Dari Kegagalan kepada Panggilan

Renungan Harian Anak, Senin 11 Mei 2026

Syalom adik-adik Elohim Kids … semoga adik-adik semuanya semangat memasuki minggu yang baru ini … Adik-adik, pernahkah kamu merasa gagal atau melakukan kesalahan lalu merasa sedih? Kadang kita pernah melakukan kesalahan, gagal dalam tugas, atau tidak melakukan hal yang benar. Saat itu terjadi, kita mungkin merasa kecewa dan malu. Tetapi kabar baiknya, Tuhan Yesus tidak meninggalkan kita saat kita gagal. Tuhan justru mau memulihkan dan memakai hidup kita untuk melakukan hal yang baik.

Kakak punya sedikit cerita, ada seorang anak bernama Bimo yang diberi tugas oleh gurunya untuk menjaga tanaman kelas. Tetapi karena Bimo lupa menyiram tanaman itu beberapa hari, tanaman itu mulai layu. Bimo merasa sangat sedih dan takut dimarahi. Namun gurunya tidak marah besar. Gurunya justru berkata, “Bimo, kamu memang salah, tapi kamu masih bisa belajar bertanggung jawab.” Setelah itu, Bimo mulai rajin menyiram tanaman setiap hari sampai tanaman itu kembali segar. Dari pengalaman itu, Bimo belajar bahwa kesalahan bukan akhir dari segalanya. Ia bisa berubah dan melakukan yang lebih baik.

Dalam Yohanes 21, murid-murid Yesus pergi menangkap ikan di Danau Galilea. Mereka bekerja sepanjang malam, tetapi tidak mendapatkan ikan sama sekali. Mereka pasti kecewa dan lelah. Lalu Yesus datang dan berkata supaya mereka melemparkan jala ke sebelah kanan perahu. Ketika mereka taat, mereka mendapatkan banyak ikan. Petrus pun sadar bahwa itu adalah Tuhan Yesus. Karena sangat rindu kepada Yesus, Petrus langsung berenang menemui-Nya. Setelah makan bersama, Yesus berbicara kepada Petrus. Yesus bertanya tiga kali, “Apakah engkau mengasihi Aku?” Petrus menjawab bahwa ia mengasihi Yesus. Lalu Yesus berkata: Yohanes 21:17 Kata Yesus kepadanya: ‘Gembalakanlah domba-domba-Ku.'”

Yesus bertanya tiga kali bukan karena Ia tidak tahu jawabannya. Yesus ingin menguatkan dan memulihkan hati Petrus. Petrus pernah gagal dan takut mengakui Yesus, tetapi Yesus tetap mengasihinya dan memberinya tanggung jawab baru.

Dari kisah ini kita belajar bahwa:

  • Tuhan tidak membuang kita saat kita gagal.
  • Mengasihi Yesus harus dibuktikan lewat tindakan.
  • Tuhan memberi kita tanggung jawab untuk melakukan hal yang baik.

“Gembalakan domba” artinya menjaga, menolong, dan peduli kepada orang lain. Sebagai anak-anak Tuhan, kita juga punya tanggung jawab, seperti taat kepada orang tua, belajar dengan rajin, membantu teman, dan melakukan yang benar.

Kesimpulan Renungan

Tuhan Yesus mengasihi kita bahkan saat kita gagal. Ia tidak hanya mengampuni kita, tetapi juga memberi kita kesempatan baru untuk melakukan hal yang baik. Karena itu, mari belajar mengasihi Yesus melalui tanggung jawab dan tindakan kita setiap hari.

Ayat Hafalan

Yohanes 21:17 “Kata Yesus kepadanya: ‘Gembalakanlah domba-domba-Ku.'”

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau tetap mengasihiku walaupun aku pernah gagal. Tolong aku supaya setia melakukan tanggung jawabku setiap hari. Ajarku untuk mengasihi-Mu melalui perkataan dan perbuatanku. Amin.

Hikmat Hari Ini

Tuhan bisa memakai hidupku walaupun aku pernah gagal.

Elkids100526 – SP

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *