Elohim Ministry youth Injil Adalah Kekuatan Allah

Injil Adalah Kekuatan Allah



Renungan Harian Youth, Rabu 13 Mei 2026

Sampai sejauh ini kita melangkah dengan status kita sebagai orang percaya, apakah setiap hari kita merenungkan atau bertanya kepada diri kita, apa alasan kita percaya? Dari manakah kita bertahan di dalam iman kepada Yesus Kristus? Yesus Kristus telah hadir sebagai juru selamat bagi semua yang percaya, karya salib telah menjadi fondasi utama dari keyakinan kita, namun apa sebenarnya yang menjadikan kita kuat?

Roma 1:16, Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Paulus menyampaikan tentang iman dan kepercayaan dia terhadap Injil. Dia mengatakan bahwa dia tidak salah dalam meletakkan keyakinannya mengenai Injil. Dia justru memiliki keyakinan yang kuat dan tangguh terhadap Injil. Dia tidak mau diombang ambingkan oleh yang lain yaitu diluar Injil. Dia tahu betul dengan benar apa itu Injil dan isi Injil tersebut. Dalam Roma 1:16 dikatakan bahwa “Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang.”

Kata “Injil” dalam bahasa Yunani “euangelion” artinya ‘kabar baik’. kata “Injil” terdapat lebih 75 kali dalam Perjanjian Baru. Injil adalah kabar baik bahwa Allah di dalam Yesus Kristus telah memenuhi janji-janji-Nya kepada Israel, dan bahwa suatu jalan keselamatan telah dibuka bagi semua orang (Roma 1:2-4). Injil dihadirkan bukan hanya dengan kekuatan (1 Tes 1:5) tapi Injil itu sendiri adalah kekuatan Allah (Rm 1:16). Injil menyatakan kebenaran Allah dan memimpin kepada keselamatan semua orang yang percaya (Rm 1:16, 17). Rasul Paulus memandang Injil sebagai sesuatu dari Allah yang mulia, yang telah dipercayakan kepadanya (1 Tim 1:11). Injil diterima oleh Paulus melalui penyataan Yesus Kristus (Gal 1:11, 12), demikian juga oleh jawaban iman Injil hadir dengan kuasa yang menyelamatkan (Ibr 4:2).

Mengapa Injil Harus Menjadi Pegangan Orang Percaya

1. Injil mengandung kekuatan ilahi,

sehingga sungguh-sungguh membawa hasil. Sebab Injil adalah Firman Allah. Kalau yang berbicara adalah Allah yang Mahakuasa, FirmanNya memiliki kekuatan. Firman itu berkumandang lalu terciptalah apa yang sebelumnya tidak ada (Kej. 1:3). Firman yang keluar dari mulut Tuhan tidak akan kembali kepadaNya dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan apa yang dikehendakiNya (Yer. 23:29; Yes. 55:11; bnd. Roma 4:21). Firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya (Yes. 40:8). Sebab Tuhan sendirilah yang menjamin pelaksanaannya.
Keyakinan Paulus terhadap injil langsung diikuti oleh alasan di baliknya. Kata sambung “karena” pada frasa “karena injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan” menerangkan mengapa Paulus tidak malu terhadap injil. Dia meyakini bahwa injil adalah  kekuatan Allah. Kekuatan untuk menyelamatkan. Konsep yang sama juga diajarkan oleh Paulus di tempat lain: “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah” (1Kor. 1:18).

Karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Jikalau keselamatan adalah melalui Hukum Taurat, mungkin hanya bangsa Yahudi yang mampu memperolehnya, itu pun jikalau mereka mampu menaati Taurat secara sempurna (bdk. Rm. 3:19-20). Jikalau keselamatan adalah melalui sains dan filsafat, mungkin orang-orang Yunani yang paling berhak mendapatkannya. Jikalau sarana keselamatan adalah kepandaian dan kekayaan manusia, bagaimana nasib orang-orang yang bodoh dan miskin? Puji Tuhan! Allah sudah mempersiapkan sarana keselamatan yang universal. Universal, bukan dalam arti bahwa setiap orang pada akhirnya akan diselamatkan, namun dalam arti bahwa siapa saja yang percaya kepada pemberitaan injil akan diselamatkan. Tidak ada batasan apapun. Allah tidak memandang muka. 

2. Injil bukan sekedar berita informasi.

Injil Adalah kekuatan Allah ( “kekuatan” – yun: “dunamis” artinya: “kuasa atau kekuatan Allah yang aktif menyelamatkan.” Pemberitaan injil bukan hanya membuat keselamatan menjadi mungkin, melainkan juga mempengaruhi dan menentukan keselamatan orang-orang pilihan. Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh” (1Tes. 1:4-5). 

Mengapa injil merupakan kekuatan Allah yang menyelamatkan (Rm. 1:16b)? Jawabannya disediakan di ayat 17: “sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah”. Dalam terjemahan yang lebih hurufiah, bagian ini berbunyi: “sebab kebenaran Allah sedang dinyatakan di dalamnya”. SEHINGGA Berdasarkan kebenaran Kristus dan melalui iman, kita diperhitungkan sebagai orang-orang yang benar di mata Allah. Kebenaran ilahi yang kita terima pada saat percaya kepada Yesus Kristus bukan hanya mengubah status kita dahulu sebagai orang berdosa tetapi benar-benar membebaskan kita dari dosa (Rm. 6:7 “sebab siapa yang telah mati, dia telah bebas dari dosa”).  

Kuasa Allah dalam Injil hanya menjadi efektif bagi mereka yang “percaya”. Iman adalah tangan yang terulur untuk menerima uluran tangan penyelamatan Allah. 

Galatia 2:20, Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Jadi hidup kita sebagai orang orang yang percaya, hidup bergantung pada iman percaya kita kepada Allah, bukan pada kekuatan diri sendiri atau kepada kekuatan yang lain. 

Hikmat Hari Ini

Injil bukan sekadar kabar baik untuk didengar, tetapi kuasa Allah yang mengubahkan hidup orang yang percaya. Ketika kita hidup berpegang pada Injil, kita tidak lagi berjalan dengan kekuatan sendiri, melainkan oleh iman kepada Kristus yang menyelamatkan dan memelihara kita setiap hari.

Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini

Tuhan Yesus, terima kasih untuk Injil-Mu yang menjadi kekuatan dan keselamatan bagi hidup kami. Ajari kami untuk tetap berpegang pada kebenaran firman-Mu di tengah dunia yang penuh dengan kebingungan dan godaan. Teguhkan iman kami supaya kami tidak mudah diombang-ambingkan oleh keadaan, tetapi tetap percaya kepada-Mu setiap hari. Biarlah hidup kami dipimpin oleh kuasa Injil dan menjadi kesaksian yang memuliakan nama-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Tuhan Yesus Memberkati

RM – NDK

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

1 thought on “Injil Adalah Kekuatan Allah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *